FTI https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti <p>Fakultas Teknologi Industri</p> en-US FTI Pengetesan Tahanan Isolasi Pada Belitan Stator Motor Induksi 500 kW https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/930 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Mesin Elektrik Adalah peralatan penting untuk menunjang kehidupan sehari-hari manusia baik di bidang industri maupun skala rumah,pengetesan tahanan isolasi pada belitan stator motor induksi ini sangat penting untuk menjaga keadaan dari Mesin Elektrik tersebut, PT Pindad (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang menjual jasa untuk pembuatan motor dan juga perbaikan motor, pengetesan tahanan isolasi tersebut berfungsi untuk menguji keadaan dan keandalan tahanan isolasi pada stator apakah layak digunakan dalam jangka panjang atau tidak, oleh karena itu karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui apakah tahanan isolasi berfungsi baik dengan tahapan pengujian yang ada. Data pengukuran 12kV test impulse, 11kV test tegangan tinggi DC, 13kV test tegangan tinggi AC ini didapat berdasarkan pengetesan motor induksi yang sedang dibuat dengan standard yang digunakan perusahaan, berdasarkan pengukuran perusahaan hasil yang didapat adalah beberapa pengukuran telah menggunakan standard IEEE dan IEC sebagai acuan utama sehingga dapat dijamin keandalan dari kekuatan isolasi pada belitan motor induksi keluaran PT Pindad tersebut.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Electrical Machine is one of the most important thing to support our activity start from houseworking until the industrial sector, insulation test on induction motor stator winding was very important to do because its let us know how the condition of the insulation, is one of the company that selling services of repairing the Electrical Machine, the function of the test is to know how the condition if its ready to use on the long term or not, therefore, this paper aims to determine making the right test or not. The data of the testing 12kV Impulse test, 11kV High Potential DC test, 13kV High Potential AC test in this paper were obtained based on the standard the company do and based on that, the company was testing the insulation of the stator winding with the IEEE and IEC standard, that’s guarantee of the product can live longer.<br><br></p> Teddy Apriyadi Syahrial Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisis Kerugian Daya dan Jatuh Tegangan Pada Saluran Transmisi dari Gardu Induk Balambano ke Gardu Induk Thermal 150 kV https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/933 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kebutuhan energi listrik yang meningkat, mensyaratkan ketersediaan energi listrik yang efisien dan berkualitas. Untuk menyuplai energi listrik tersebut dibutuhkan saluran transmisi dimana saluran ini berfungsi menyalurkan energi listrik dari sisi pengirim(pembangkit listrik) ke sisi penerima(beban listrik). Dalam proses penyaluran energi listrik terjadi kerugian energi listrik atau pengurangan energi listrik pada sisi penerima(beban listrik) dan menyebabkan jatuh tegangan sehingga menghasilkan biaya listrik yang harus dikeluarkan akibat kerugian daya. Pada penelitian ini menggunakan metode pengambilan data terukur yang selanjutnya akan dilakukan perhitungan. Hasil kerugian daya tertinggi diperoleh 205,496 kW pukul 21:00 di Line 4 dan pada Line 3 diperoleh 2461,794 kW pukul 22:00. Besarnya jatuh tegangan yang diperoleh sebesar 1797,654 ∠ 79,06º V pada line 4 dan 5946,019 ∠ 79,43 º V pada line 3. Berdasarkan standar kerugian daya PLN sebesar 5% hasil kerugian daya diatas dapat disimpulkan bahwa saluran transmisi gardu induk balambano ke gardu induk thermal masih beroperasi dengan baik.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The increasing demand for electrical energy requires the availability of efficient and quality electrical energy. To supply this electrical energy, a transmission line is needed where this channel functions to distribute electrical energy from the sending side (power plant) to the receiving side (electrical load). In the process of distributing electrical energy, there is a loss of electrical energy or a reduction in electrical energy on the receiving side(electrical load) and causes a drop voltage resulting in electricity cost that must be incurred due to power losses. In this study using the method of taking measured data which will than be calculated. The highest power loss results were obtained at 205,496 kW at 21:00 on Line 4 and on Line 3 obtained 2461,794 kW at 22:00. The magnitude of the drop voltage obtained is 1797,654 ∠ 79,06° V on line 4 and 5946,019 ∠ 79,43° V on line 3. Based on the standard PLN power loss of 5%, it can be concluded that the transmission line from the balambano substation to the thermal substation is still operating properly.</p> MUHAMMAD NUR PRATAMA WALUYO Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Rancang Bangun Sistem Pengukur Sudut Leanmeter pada Motor Roda Dua https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/934 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pengembangan teknologi pada dunia otomotif merupakan hal yang dapat meningkatkan kualitas berkendara dan kendaraan itu sendiri. Dalam penelitian ini akan dirancang sebuah sistem yang dapat mengukur dan menampilkan besar sudut kemiringan dari kendaraan motor roda dua. Modul MPU6050 akan dipergunakan dalam mencari besaran fisik dari besarnya sudut yang dihasilkan oleh motor roda dua saat berbelok dengan kemiringan. Mikrokontroler juga akan diperkerjakan untuk menghilangkan besaran fisik dari kendaraan itu sendiri seperti getaran dan gaya sentripetal yang dapat mengacaukan data data yang dihasilkan. Dengan begitu, sistem ini dapat menghasilkan akurasi sebesar ± 0,08 dan presisi sebesar ± 0,07 (dalam penggambilan data dari 0° hingga 45°. Setelah sistem melakukan berbagai komputasi dan menghasilkan besaran sudut, besaran ini akan ditampilkan pada layar LCD sehingga pengendara dapat mengetahui besar kemiringan dari kendaraan tersebut. Dengan pengatahuan terhadap besaran sudut yang dihasilkan, ini dapat menjadi akar dari sistem sistem lainnya yang dapat dikembangkan terhadap motor roda dua.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Technology development in the automotive world is something that can improve the quality of driving and vehicle itself. This research will design a system that can measure and display the tilt angle of a two-wheeled motorcycle. The MPU6050 will used to find the physical quantity of the angle generated by two-wheeled motor when turning a corner. Arduino Nano will used to eliminate physical quantities from the vehicle itself such vibrations and centripetal forces which can seriously disrupt the resulting data. This system can produce an accuracy of ±0.08 and a precision of ±0.07 (retrieving data from 0° to 45°). After it performs various computations and produces angular magnitudes, this quantity will displayed on the LCD screen so the driver show the magnitude of the slope of the vehicle. By knowing the magnitude of the resulting angle, this can be the root of other systems that can developed for two-wheeled motorbikes.</p> Dhio Farras Niken Syafitri Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perancangan Backhaul Jaringan LTE di Kabupaten Palembang https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/935 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Perkembangan teknologi sangat berkembang pesat, terutama dalam kebutuhan dan kemudahan dalam layanan bidang teknologi informasi dan komunikasi. Koneksi internet yang handal dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan terbantunya kelangsungan hidup sehari-hari. Sistem komunikasi atau jaringan Long Term Evolution (LTE) salah satu yang bisa membantu untuk melakukan koneksi internet yang handal. beberapa daerah kecil masih kurang terdapat jaringan yang handal. Salah satu dari beberapa daerah yang memerlukan jaringan tersebut adalah di Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat dan Tanjung Agung. Berdasarkan dari data kepadatan penduduk dan akses untuk menuju pada kota Palembang, oleh karena itu dilaksanakannya perancangan backhaul untuk jaringan LTE di daerah tersebut untuk mendapatkan koneksi internet yang handal Perancangan dilakukan dengan meninjau kebutuhan kapasitas, penggunaan frekuensi tepat, jarak dan throughput antar site dan throughput menetukan kebutuhan sistem radio yang optimum. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi, perencanaan link backhaul menggunakan frekuensi kerja 15 GHz dan 23 GHz dengan kapastitas site total sebesar 76 Mbps.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The development of technology is growing rapidly, especially in terms of the need and convenience in information and communication technology services. A reliable internet connection can meet the needs of the community and help support their daily life. The communication system or LongTerm Evolution (LTE) network is one that can help to make a reliable internet connection. reliable. some small areas still lack reliable networks. One of the several areas that need this network is Muara Enim, Lahat and Tanjung Agung districts. Based on population density data and access to the city of Palembang, a backhaul design was carried out for the LTE network in the area to obtain a reliable internet connection. The design was carried out by reviewing capacity requirements, use of appropriate frequency, distance and throughput between sites and determining throughput. the need for an optimum radio system. Based on the calculation and simulation results, the backhaul link planning uses a working frequency of 15 GHz and 23 GHz with a total site capacity of 76 Mbps.</p> Lukman Fauzie Dwi Aryanta Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 ANALISIS PERBEDAAN SINYAL EOG BERDASARKAN PELETAKAN ELEKTRODA REFERENSI https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/936 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Electrooculography (EOG) adalah suatu teknik atau metode yang didasarkan pada pengamatan dan pengukuran potensial akibat gerakan mata. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan dan analisis pengaruh dari dua posisi elektroda referensi yang berbeda relatif terhadap kualitas sinyal EOG. Kedua posisi tersebut diletakkan di bagian belakang daun telinga dan di bagian leher. Pembacaan sinyal EOG dilakukan dengan menggunakan tiga buah disposable surface electrode serta diolah menggunakan modul AD8232 yang bekerja sebagai BPF dengan range frekuensi 0,5 ˗ 40 Hz dan penguatan sebesar 1100 kali. Naracoba melakukan 6 gerakan mata: mata diam terbuka, melihat ke kanan, ke kiri, ke atas, ke bawah, dan mengedip. Didapatkan bahwa sinyal EOG dengan peletakan elektroda referensi pada leher memiliki kualitas yang lebih baik daripada peletakan elektroda referensi pada leher karena memiliki nilai selisih ADC antara puncak dan lembah yang lebih besar pada semua gerakan mata.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Electrooculography (EOG) is a method to observe and measure electrical potential caused by movements of the eyes. This study aims to compare and analyze the effect of two different positions of a reference electrode relative to the quality of the EOG signals. The positions are on the rear of the earlobe and the neck. EOG signals were read by three disposable surface electrodes and processed by the AD8232 module that worked as BPF with frequency range 0,5 - 40 Hz and 1100 gain. A subject was doing six kinds of eye movements: eyes opened, looking right, left, up, down, and blinking. The data shows that EOG signals had better quality when the reference electrode was placed on the neck than on the back of the earlobe because it has a higher ADC difference of peak and gap in all kinds of eye movements.</p> SINDI SEPTIANI HENDI HANDIAN RACHMAT Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Studi Arus, Tegangan, dan Daya pada Instalasi Listrik Kereta Api Turangga https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/937 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kereta api merupakan alat transportasi masal yang telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk berpergian didalam kota maupun diluar kota. Demi kenyamanan konsumen, PT.KAI selalu memberikan fasilitas yang terbaik sesuai dengan tingkat jensi keretanya, seperti tersedianya peralatan-peralatan elektronik. Untuk itu PT KAI memerlukan kelistrikan didalam satu rangkaian kereta, yang bersumber dari generator yang akan disalurkan ke tiap-tiap beban. Maka dari itu diperlukan studi arus, tegangan dan daya pada instalasi listrik kereta api turangga untuk meminimalisir kelebihan daya yang terdapat pada kereta api turangga. Besarnya arus saluran terkecil yaitu 34,72 A sedangkan arus saluran terbesar yaitu 295,39 A. Daya listrik total pada satu rangkaian keret api turangga sebesar 155.554 W. Tegangan jatuh terkecil pada satu rangkaian KA Turangga yaitu 0,08% sedangkan tegangan jatuh terbesar yaitu 5,49%. Hal ini dapat terjadi karena panjang kabel kereta pertama berbeda dengan panjang kabel kereta terakhir, semakin panjang kabel maka semakin besar pula tegangan jatuh.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The train is a mass transportation that has been widely used by people to travel within the city or outside the city. For the convenience of consumers, PT. KAI always provides the best facilities in accordance with the level of train capacity, such as the availability of electronic equipment. For this reason, PT KAI requires electricity in a series of trains, which are sourced from generator that will be loaded into each load. Therefore, it is necessary to study the current, voltage and power in the electrical installation of the turangga train to minimize the excess power contained in the turangga train. The smallest line current is 34.72 A while the largest line current is 295.39 A. The total electric power in one Turangga train circuit is 155.554 W. The smallest voltage drop in a Turangga train circuit is 0.08% while the largest voltage drop is 5.49%. This can happen because the length of the first train cable is different from the last train cable length, the longer the cable, the greater the voltage drop.</p> Wildany Abdal Mughny Nasrun Hariyanto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Evaluasi Setting Rele Proteksi Differensial pada Generator Unit 2 PLTP Kamojang POMU menggunakan Simulasi ETAP https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/938 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pada penelitian ini dilakukan evaluasi setting relay diferensial 87GT pada generator unit 2 PT. Indonesia Power Kamojang POMU dengan cara melakukan perhitungan matematis untuk mendapatkan nilai parameter-parameter arus differensial. Setelah didapatkan hasil perhitungan selanjutnya parameter-parameter tersebut di simulasikan menggunakan software ETAP 12.6 untuk membuktikan bahwa setting yang dilakukan sudah mampu membuat rele bekerja dengan cepat dan selektif. Adapun hasil yang didapatkan dari hasil perhitungan sebagai berikut: rasio CT di sisi primer generator 4000/5 A dan di sisi sekunder generator 400/5 A, nilai eror mismatch di sisi primer generator 1,27% dan di sisi sekunder CT 0,78%, nilai persen 23,9% dan arus setting minimum differensial 0,18 p.u. Dari hasil simulasi, parameter-parameter diatas sudah mampu mengisolasi gangguan arus hubung singkat pada generator.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In this study, the evaluation of the 87GT differential relay setting on the generator unit 2 PT. Indonesia Power Kamojang POMU by performing mathematical calculations to obtain the values of the differential current parameters. After obtaining the calculation results, these parameters are simulated using ETAP 12.6 software to prove that the settings made are able to make the relay work quickly and selectively. The results obtained from the calculation are as follows: the ratio of CT on the primary side of the generator is 4000/5 A and on the secondary side of the generator is 400/5 A, the mismatch error value on the primary side of the generator is 1.27% and on the secondary side CT is 0.78%. , the value of the percent Slope is 23.9% and the minimum differential setting current is 0.18 pu From the simulation results, the above parameters have been able to isolate the short-circuit current disturbance on the generator.</p> Yoga Tri Laksono Syahrial Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Evaluasi Delay Waktu Pengukuran Suhu Tubuh Menggunakan Sensor DS18B20 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/939 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pada studi ini dilakukan pengujian terhadap sensor suhu DS18B20 sebagai sensor untuk perancangan termometer digital. Pengujian dilakukan untuk mengetahui berapa lama waktu delay yang tepat untuk DS18B20 bekerja agar mendekati hasil pengukuran termometer digital pasaran sebagai termometer referensi. Pengujian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi yang dimiliki oleh sensor suhu DS18B20. Perangkat keras tambahan yang digunakan adalah Arduino Nano sebagai mikrokontroler, resistor 4,7 kΩ sebagai resistor pull-up, serta PC sebagai catu daya dan display Serial Monitor. Adapun perangkat lunak yang digunakan adalah Arduino IDE. Terdapat 30 data yang diambil untuk masing-masing waktu delay yang diuji dalam studi ini yaitu 1 menit, 2 menit, dan 3 menit. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan waktu delay yang paling mendekati termometer referensi, yaitu selama 2 menit dengan akurasi sebesar 0,5°C, dengan selisih suhu terbesarnya 0,9°C.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In this study, a DS18B20 was evaluated as a temperature sensor to design a digital thermometer. The goal of this test was to find out how long the best delay for the DS18B20 works to approach the measurement results of an existing digital thermometer as a reference thermometer. This test also aims to determine the accuracy that the temperature sensor DS18B20 has. The DS18B20 thermometer used some devices: an Arduino Nano as a microcontroller, a 4.7kΩ pull-up resistor, a Laptop PC as a power supply, and a display. In addition, the software used is Arduino IDE. There are 30 data taken for each delay time tested in this study that is 1 minute, 2 minutes, and 3 minutes. The results showed that the delay time of 2 minutes is the closest to the reference thermometer, with an accuracy of 0.5°C and a maximum temperature difference of 0.9°C.</p> Marsadhia Rahma Puteri HENDI HANDIAN RACHMAT Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Optimalisasi Thermovisi Dalam Menentukan Hot Point pada Peralatan Bay Penghantar Cikasungka 1 di Gardu Induk 150 kV Rancaekek https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/940 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Peralatan instalasi ketenagalistrikan selalu terpapar faktor yang membuat kondisinya menurun seperti kontak fisik/mekanik, kimia, dan lingkungan. Faktor yang dipakai sebagai acuan pemeriksaan adalah suhu peralatan operasional. Suhu tak wajar akan dihasilkan oleh peralatan ketenagalistrikan karena listrik merupakan energi yang menghasilkan panas dan memperburuk kondisi peralatan, maka kamera infrared berperan memonitor kondisi peralatan ketenagalistrikan dengan suhu peralatan sebagai acuannya. Pengukuran dilakukan dengan mengambil data satu kali dalam satu bulan suhu peralatan bay penghantar Cikasungka 1 sebanyak 36 data pada malam dan siang. Siang hari didapatkan hasil thermovisi yaitu tingkat akurasi thermal image flir 89,93%, tingkat presisi 3,01% dengan 31 sambungan kondisi baik, 3 sambungan ukur 1 bulan lagi, 2 sambungan kondisi rencana perbaikan. Sedangkan malam hari tingkat akurasi 95,6%, presisi 2,8% dengan 31 sambungan kondisi baik yaitu memiliki suhu &lt;10 °C dan 5 sambungan kondisi rencana perbaikan yaitu memiliki suhu 25 °C - 40°C.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Electrical installation equipment is always exposed to factors that make its condition decrease such as physical/mechanical contact, chemistry, and environment. Factor references used for monitoring such as temperature equipment, especially operational temperature. Unnatural temperatures will be produced by electrical equipment because electricity produce heat and can worsen the equipment condition, infrared cameras will monitor the equipment condition with equipment temperature as a reference. Measurement was taken by taking data once in a month temperature of Cikasungka 1 bay line 36 equipment data at night and day. During the day, thermovision results: thermal image flir accuracy rate 89.93%, precision 3.01% with 31 good condition connections, 3 measuring connections in a month, 2 connections in repair plan. While at night the accuracy rate 95.6%, precision 2.8% with 31 good condition connections that have temperature &lt;10 °C, 5 connections in repair plan that have temperature 25 °C - 40°C.</p> Muhamad Ridwan Teguh Arfianto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Pengaruh Penggunaan Penyangga dan Tanpa Penyangga pada Pengukuran Sinyal Otot Lengan Bawah https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/941 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Data besaran sinyal sEMG pada gerakan otot non-disabilitas diperlukan untuk mengimplementasikan sebuah Prosthetic Arm. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan posisi lengan naracoba pada saat posisi lengan bagian bawah diletakkan pada sebuah penyangga/meja dan pada saat posisi lengan bagian bawah tidak diletakkan pada penyangga/melayang. Elektroda diletakkan pada otot Flexor Carpi Ulnaris dan otot Extensor Carpi Ulnaris pada lengan bawah bagian kanan. Terdapat 3 macam gerakan yang diuji pada 4 naracoba yaitu: gerakan rileks membuka, gerakan mengepal, dan gerakan pinch jari kelingking. Untuk memperoleh sinyal Electromyogram digunakan pengkodisi sinyal berupa modul AD8232 Heart Rate Monitor dan pengolah sinyal berupa mikrokontroler Arduino. Hasil dari penelitian ini adalah sinyal sEMG dengan posisi lengan bagian bawah menggunakan penyangga memiliki nilai selisih maksimum dan minimum lebih besar dari posisi lengan bagian bawah yang tidak menggunakan penyangga/meja.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>sEMG signals data on non-disabled arm muscle movements are used as input for the implementation of prosthetic arm. This research aims to compare the position of the arm, when the forearm is placed on a cantilever/table and when the forearm is not placed on a cantilever/floating. The electrodes are placed on Flexor Carpi Ulnaris muscle and Extensor Carpi Ulnaris Muscle on the right forearm. Three kinds of movements were tested on 4 subjects: hand rest, hold in a fist, and little finger pinch movement. To obtain an sEMG signal using the AD8232 Heart Rate Monitor Module as signal conditioning circuits, and Arduino microcontroller as signal processing. The result of this research is that the sEMG signal with the forearm position using a cantilever/table has a greater difference between maximum and minimum value than the forearm position that doesn’t use a cantilever/table.</p> Allyfa Nadira HENDI HANDIAN RACHMAT Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisis Arus Starting Motor Induksi 3 Fasa Berkapasitas 3,7 kW https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/942 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Secara umum, motor induksi 3 fasa bekerja apabila sumber tegangan 3 fasa dipasang pada kumparan stator dan memanfaatkan perbedaan fasa sumber untuk menimbulkan gaya putar dengan kecepatan.Pada percobaan starting menggunakan rangkaian delta, untuk mengetahui arus starting pada motor, dimana arus starting pada percobaan bernilai 2,26 dengan arus nominal 3 A pada rangkaian delta yang menunjukkan bahwa arus starting yang dibutuhkan motor pada percobaan bernilai lebih lebih besar dari arus nominal, arus starting pada hubungan delta besar dikarenakan rangkaian ini duhubungkan ke jala-jala fasa- fasa, sedangkan arus hubungan binatang kecil karena menggunakan fasa- netral.Kondisi arus starting yang besar akan menyebabkan dip tegangan yang akan menggangu kinerja dari peralatan-peralatan listrik.untuk motor induksi 3 Fasa dengan daya 5 Hp, besarnya drop tegangan yang terjadi adalah 35,15 VNilai tegangan yang mencapai nilai 344,85 V, atau berkisar 13% dari tegangan normal, menyebabkan kedip tegangan terjadi.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In general, a 3-phase induction motor works when a 3-phase voltage source is attached to the stator coil and takes advantage of the phase difference of the source to generate a rotating force with speed. In the starting experiment using a delta circuit, to determine the starting current of the motor, where the starting current in the experiment is 2.26 with a nominal current of 3 A in the delta circuit which indicates that the starting current required by the motor in the experiment is greater than the nominal current, the current required by the motor in the experiment is greater than the nominal current. starting on a large delta connection because this circuit is connected to the phase-phase grid, while the animal connection current is small because it uses phase-neutral. The condition of a large starting current will cause a voltage dip which will interfere with the performance of electrical equipment. for a 3-phase induction motor with a power of 5 HP, the magnitude of the voltage drop that occurs is 35.15 V. The voltage value that reaches a value of 344.85 V, or around 13% of the normal voltage, causes a voltage flicker to occur.</p> Jonathan Karla Syahrial Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisis Efisiensi Pembangkitan Daya Listrik Modul Surya terhadap Penyinaran Matahari Menggunakan Solar Power Meter https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/943 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Setiap pembangkit listrik memiliki tingkat efisiensi yang berbeda. Efisiensi merupakan suatu perbandingan dimana keluaran output yang di hasilkan dari masukan input. Merujuk pada peraturan mentri ESDM dan persyaratan pengadaan barang yang lazim dilakui oleh pemerintah, standar efisiensi yang sering digunakan pada panel surya 200 Wp yang memiliki efisiensi 16% dan panel surya 20 Wp yang memiliki efisiensi minimal 12%. Pada hasil pengambilan data yang telah di lakukan terlihat bahwa maksimal pengukuran solar power meter 1241 (watt/m2) dan hasil minimum nya 51,1 (watt/m2) yang di karnakan cuaca yang tidak menentu dan tingkat kecerahan pada matahari terhalang atau tidak nya oleh awan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Every power plant has a different level of efficiency. Efficiency is a comparison where the outputis generated from the input. Referring to the regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources and the requirements for procurement of goods commonly recognized by the government, the efficiency standards that are often used are 200 Wp solar panels which have 16% efficiency and 20 Wp solar panels which have an efficiency of at least 12%. In the results of data collection that has been done, it can be seen that the maximum measurement of the solar power meter is 1241 (watts / m2) and the minimum result is 51.1 (watts / m2) which is due to erratic weather and the brightness level of the sun is blocked or not by cloud.</p> Muhammad Syah Putra WALUYO Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PLTS Untuk Pengering Biji Kopi Berkapasitas 1 kg https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/945 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Seiring berkembangnya zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin meningkat, perubahan signifikan terlihat pada bidang teknologi. Berbagai inovasi teknologi diterapkan untuk membantu kinerja manusia. Melihat hal tersebut mendorong peniliti melakukan inovasi pada sebuah alat roasting kopi yang biasanya menggunakan gas LPG. Peneliti membuat alat pengering biji kopi kapasitas 1 Kg dimana sumber utama mesin menggunakan listrik yang berasal dari PLTS serta menggunakan filamen sebagai sumber panas pada mesin dan IC555 sebagai kontrol proses roasting. Kontrol yang terdapat pada IC555 bertujuan untuk membatasi proses roasting yang sedang dilakukan antara 0-120 menit. Jika proses roasting sudah selesai maka buzzer yang berada pada kontrol panel akan berbunyi menandakan bahwa kopi sudah matang dan proses pengeringan kopi selesai. Setelah dilakukan uji coba pada alat ini didapat hasil pengeringan yang sama dengan hasil pengeringan menggunakan gas LPG. Dengan jenis kopi arabika dan hasil roasting kopi medium coklat kehitaman.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Along with the development of the times, science and technology is increasing, significant changes are seen in the field of technology. Various technological innovations are applied to help human performance. Seeing this encourages researchers to innovate on a coffee roaster which usually uses LPG gas. Researchers made a coffee bean dryer with a capacity of 1 Kg where the main source of the machine uses electricity from PLTS and uses filament as a heat source in the machine and IC555 as a roasting process control. The control contained in the IC555 aims to limit the roasting process being carried out between 0-120 minutes. If the roasting process is complete, the buzzer on the control panel will sound indicating that the coffee is ripe and the coffee drying process is complete. After testing on this tool, the drying results were the same as the drying results using LPG gas. With the type of Arabica coffee and coffee roasted medium blackish brown.</p> Firza Abdul Ghani Erlangga Nasrun Hariyanto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Studi Evaluasi Perencanaan Instalasi Penerangan Gedung Imigrasi Jakarta Utara https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/946 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Gedung Imigrasi Jakarta Utara merupakan Unit Pelayanan Teknis di bidang Keimigrasian Saat penyusunan banyak perubahan yang terjadi seperti adanya penambahan jumlah titik lampu di ruangan, hal tersebut yang menjadi konsen utama penulis untuk melakukan evaluasi mengenai perencanaan ulang instalasi penerangan di area tersebut. Untuk melakukan penelitian dilakukan studi literatur dan pengumpulan data. Setelah data terkumpul, barulah penulis melakukan perhitungan jumlah titik lampu yang terpasang juga kepadatan daya dari setiap ruangan. Hasil dari penelitian ini menujukan adanya selisih antara total lampu dalam perencanaan dengan perhitungan yang dibutuhkan. total lampu terpasang sesuai dengan perencanaan berjumlah 555 buah dan jumlah lampu sesuai dengan perhitungan 2108 buah, dapat disimpulkan tingkat keberhasilan perencanaan gedung berdasarkan SNI 03-6575-2001 tentang Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan Pada Bangunan Gedung sebesar 26,33 % dan perhitungan kepadatan daya terbesar pada ruang M&amp;E sebesar 20,24 W/m2, nilai tersebut masih memenuhi standar SNI 03-6575-2001 dibawah 25 W/m2.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>North Jakarta Immigration Building is a Technical Service Unit in the field of Immigration. During preparation process there is a lot of changes such as the addition of light points in each room, this is the main concern of the author to evaluate the re-planning of lighting installations in the area. To conduct the research, literature study and data collection were carried out. After the data is collected, then the author calculates total of light points installed as well as the power density of each room. The results of this study indicate that there is a difference between the total lights in the planning and the required calculations The number of lamps installed according to the plan is 555 units and the number of lamps is in accordance with the calculation of 2108 pieces, it can be concluded that the success rate of building planning based on SNI 03-6575-2001 concerning Procedures for Designing Artificial Lighting Systems in Buildings is 26.33% and the calculation of the largest power density in the M&amp;E room of 20.24 W/m2, this value still meets the SNI standard 03-6575-2001 below 25 W/m2.</p> Azhardin Taufani Nasrun Hariyanto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisis Kondisi Arrester di Gardu Induk Ujung Berung PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Tengah https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/947 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Surge Arrester merupakan peralatan yang didesain untuk melindungi peralatan lain dari tegangan surja (baik surja hubung maupun surja petir) dan pengaruh fllow current. Sebuah arrester harus mampu bertindak sebagai insulator, mengalirkan beberapa miliampere arus bocor ke tanah pada tegangan sistem dan berubah menjadi konduktor yang sangat baik, mengalirkan ribuan ampere arus surja ke tanah. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi arrester. Untuk mengetahui kondisi tersebut maka dilakukan pengukuran nilai tahanan insulasi, tahanan pentanahan serta perhitungan suhu klem. Berdasarkan pengujian thermovisi, selisih suhu klem terhadap konduktor adalah 5,14 s.d 8,3 °C. Nilai tahanan insulasi dari arrester pada tegangan operasional adalah 46,3 s.d 339 KΩ berdasarkan hasil yang didapat dari pengujian maka kondisi tersebut masih dalam keadaan baik, sesuai dengan standar PLN karena selisih suhu klem terhadap konduktor &lt; 10 ℃.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Surge Arrester is equipment that is designed to protect other equipment from surge voltage (both connecting and lightning surges) and the influence of fllow current. An arrester must be able to act as an insulator, drain several milliamperes of current leaking to the ground at system voltage and turn into an excellent conductor, flowing thousands of amperes of surge current to the ground. The research objective is to determine the condition of arresters. To find out these conditions, measurements of insulation resistance, earth resistance and temperature clamp calculations were taken. Based on thermovision testing, the temperature difference between clamps and conductors is 5.14 to 8.3 ° C. The insulation resistance value of the arrester at the operational voltage is 46.3 to 339 KΩ based on the results obtained from the test, the condition is still in good condition, in accordance with PLN standards because of the difference in clamp temperature to the conductor &lt;10 ℃.</p> ADE KURNIAWAN Teguh Arfianto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perancangan Sistem Pengukuran Temperatur Air sebagai Sistem Monitoring Temperatur Boiler Menggunakan NTC 3950 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/948 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Penelitian ini membahas tentang sensor NTC yang diperlukan untuk perancangan sistem temperatur pada boiler dengan range temperatur yang diperlukan yaitu dari 28ᴼC sampai 100ᴼC. Temperatur pada sensor NTC tergantung pada ketahanan panas dari media sekitarnya. Sensor NTC dianalisis dengan cara menurunkan nilai resistansi pada NTC itu sendiri. Rangkaian driver voltage divider dan jembatan Wheatstone keduannya merupakan rangkaian yang dapat mengkoversi perubahan resistansi menjadi tengangan dengan nilai maksimal 4,358 volt untuk voltage divider dan 4,38 volt untuk Wheatstone dengan perubahan tegangan +5mV untuk setiap perubahan temperatur setiap 1ᴼC. Rangkaian pemgkondisi sinyal diperlukan untuk mengubah tegangan menjadi besaran yang dapat diolah oleh pengendali menggunakan LM324 dan LM325 sebagai rangkaian buffer dan amplifier differensial. Pengujian presisi dan akurasi dengan pendekatan standar deviasi (Sθ) dan ketidakpastian (uncertainty) akan menentukan seberapa baik sistem berkerja dengan cara membandingkan output kedua rangkaian driver dengan sistem pengukuran refrensi. Dari hasil pengujian akan didapatkan presisi nilai stamdar deviasi Sθ = 0,182 dan Akurasi maksimal = 0,88 pada pengujian temperatur dari 28ᴼC sampai 100ᴼC.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>This study discusses the NTC sensor needed for the design of the temperature system in the boiler with the required temperature range from 28ᴼC to 100ᴼC. The temperature on the NTC sensor depends on the heat resistance of the surrounding medium. The NTC sensor is analyzed by lowering the resistance value on the NTC itself. The voltage divider driver circuit and the Wheatstone bridge are both circuits that can convert resistance changes to voltage with a maximum value of 4.358 volts for the voltage divider and 4.38 volts for Wheatstone with a voltage change of +5 mV for every 1ᴼC temperature change. The signal conditioning is needed to convert the voltage into a quantity that can be processed by the controller using LM324 and LM325 as a series of buffers and differential amplifiers. Testing precision and accuracy with the standard deviation (Sθ) and uncertainty (uncertainty) approach will determine how well the system works by comparing the output of the two driver circuits with the reference measurement system. From the test results, the precision standard deviation value Sθ = 0.182 and maximum accuracy = 0.88 will be obtained at the temperature test from 28ᴼC to 100ᴼC.</p> YORDA AGNAR MAGASKI SABAT ANWARI Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perancangan Dan Simulasi Kompresi Citra Digital Dengan Metode Discrete Cosine Transform Menggunakan Matlab Institut Teknologi Nasional Bandung https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/949 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pada penelitian ini, kompresi citra menggunakan metoda Discrete Cosine Transform dengan perangkat lunak MATLAB bertujuan untuk menganalisis ukuran citra asli dengan citra hasil kompresi, menghitung presentase rasio kompresi dan untuk mengtahui kuatlitas citra yang didapat. Nilai MSE yang semakin rendah mengakibatkan kualitas citra semakin baik sedangkan nilai PSNR yang semakin besar juga menunjukkan kualitas citra semakin baik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk kompresi tanpa serangan dengan menggunakan gambar jpg dan bmp terdapat perbedaan terhadap citra yang dikompresi. Citra hasil kompresi tanpa serangan memiliki rasio kompresi terendah dengan presentase sebesar 23.7469% dan terbesar 43.3534%. Sedangkan untuk citra dengan noise, rasio kompresi terendah 0.1% dan terbesar 49.5439%.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In this study, image compression using the Discrete Cosine Transform method with MATLAB software aims to analyze the size of the original image with the compressed image, calculate the percentage of compression ratio and to know the quality of the image obtained. The lower the MSE value, the better the image quality, while the higher the PSNR value also indicates the better image quality. From the results of this study, it can be concluded that for compression without attack using jpg and bmp images, there are differences in compressed images. The compressed image without attack has the lowest compression ratio with a percentage of 23.7469% and the largest is 43.3534%. As for the image with noise, the lowest compression ratio is 0.1% and the largest is 49.5439%.</p> FIRMAN OKTA NUGRAHA LITA LIDYAWATI LUCIA JAMBOLA Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Pengaturan Air Sistem Pertanian Vertikal Dengan PLC https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/951 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kegiatan berkebun dapat dilakukan secara horizontal dan vertikal. Berkebun secara horizontal dapat dilakukan jika mempunyai lahan yang luas dan berkebun secara vertikal dapat dilakukan jika mempunyai lahan yang sempit. Faktor utama penentu hasil pertumbuhan tanaman adalah faktor nutrisi dan aktifitas menyiram tanaman. Nutrisi untuk tanaman air perlu dijaga nilai pH dan nilai TDS. Pengukuran pH dengan memakai sensor pH dan pengkuran suhu dengan sensor suhu. Jika kurang maka ditambahkan cairan pH dan jika suhu air melebihi 30°C air didalam bak nutrisi ditukar. Proses monitoring pertanian vertikal menggunakan PLC. Air memiliki nilai pH rata-rata sebesar 7 dan suhu berada di kisaran 25°C sd 30°C. Selama 3 fase pemberian pupuk cair dalam satuan ppm (part per million) diukur oleh sensor TDS untuk melihat pertumbuhan tinggi dan panjang daun pada tanaman kangkung. Pengaliran air ke sistem hidroponik vertikal dengan menggunakan 2 buah pompa air, setiap pompa berkerja 12 jam secara bergantian.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Gardening activities can be done horizontally and vertically. Horizontal gardening can be done if you have a large area of land and vertical gardening can be done if you have a narrow area. The main factors determining the yield of plant growth are nutritional factors and watering activities. Nutrients for aquatic plants need to be maintained at the pH value and TDS value. Measurement of pH using a pH sensor and temperature measurement using a temperature sensor. If it is less then add liquid pH and if the water temperature exceeds 30°C the water in the nutrient bath is exchanged. The process of monitoring vertical farming using PLC. Water has an average pH value of 7 and the temperature is in the range of 25°C to 30°C. During the 3 phases of liquid fertilizer application in ppm (parts per million) measured by the TDS sensor to see the growth of height and leaf length on kale plants. The flow of water to a vertical hydroponic system uses 2 water pumps, each pump working 12 hours in turn.</p> SYAIFUL ISLAM Nasrun Hariyanto Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Klasifikasi Asupan Kalori Untuk Diet Menggunakan K- Nearest Neighbors Berbasis Android https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/952 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pengaturan asupan kalori diperlukan karena merupakan salah satu faktor penyebab obesitas. Pengaturan dilakukan dengan kategorisasi pada konsumsi makanan. K-nearest neighbors digunakan untuk melakukan klasifikasi data asupan. KNN digunakan karena memiliki algoritma sederhana dan mudah diimplementasikan pada aplikasi pengklasifikasian body mass index dan asupan kalori, serta tidak diperlukan pemodelan data. Proses KNN menjadi semakin lambat secara signifikan apabila jumlah data uji semakin banyak. Data latih yang digunakan pada penelitian ini memiliki jumlah yang tidak banyak, maka KNN bisa diimplementasikan. Untuk dapat menentukan nilai-k digunakan metode k-fold cross validation dengan pembagian data latih 20% dan data uji 80%. hasil aplikasi yang sudah terimplementasi, hasil pengujian menggunakan k-fold cross validation mendapat akurasi tertinggi 95% dan akurasi terendah 5%.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Setting calorie intake is necessary because it is one of the factors causing obesity. Arrangements are made with categorization of food consumption. K-nearest neighbors are used to classify intake data. KNN is used because it has a simple algorithm and is easy to implement in the application of body mass index classification and calorie intake, and no data modeling is required. The KNN process becomes significantly slower when the amount of test data increases. The training data used in this study has a small amount, so KNN can be implemented. To be able to determine the k-value the k-fold cross validation method is used with the division of training data 20% and 80% test data. application results that have been implemented, the results of testing using k-fold cross validation get the highest accuracy of 95% and the lowest accuracy of 5%.</p> Rifki Muhammad Azhar Dewi Rosmala Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 IMPLEMENTASI METODE GEO TAGGING DALAM SISTEM PENGADUAN KERUSAKAN JALAN PADA BINA MARGA https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/954 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kondisi saat ini pada dinas Bina Marga pengelolaan atau pelaporan kondisi jalan masih bersifat manual yaitu menggunakan dokumen kertas serta peta analog untuk menampilkan lokasi jalan yang telah di survey. Oleh karena itu, pada penelitian ini masyarakat ikut terlibat salah satunnya pada input pengaduan jalan rusak. Masyarakat akan melaporkan secara digital bagaimana keadaan jalan yang bermasalah pada platform android, dengan mengirimkan foto, lokasi dan waktu yang disisipkan melalui metadata geospasial menggunakan Geotagging, yang memanfaatkan GPS. Geotagging menyisipkan data pada EXIF headers yang berisi gambar, waktu dan tanggal dan juga koordinat (latitude, longitude dan altitude) dalam sebuah foto digital. Untuk mencari nilai toleransi dari data yang telah dikumpulkan dari titik koordinat lokasi dibutuhkan pengujian ditempat yang berbeda untuk mendapatkan keakuratan dari data pelaporan yang telah diambil.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In the current condition at Bina Marga, management and reporting of road conditions are still done manually, which uses paper document and also analog map to show the road location which has been surveyed. Therefore, in this observation the society will get involved of giving input into damaged road’s reporting. The society will report digitally how the conditions of the damaged roads into android platform, by sending photo, location, and the pasted time through geospatial metadata by using Geotagging that takes advantage of GPS. Geotagging puts in the data of EXIF headers that contain image, time, date and also coordinate (Latitude, Longitude, and Altitude) in a digital image. To find the tolerance value of the data that has been gathered from the location coordinate, it needs testing at the different places to get the accuracy of reporting data that has been taken.</p> Raka Fathurraman Permana Yusup Miftahuddin Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Sistem Peringatan Dini Antisipasi Banjir Menggunakan Metode Kalman Filter dan Fuzzy Logic https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/955 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Wilayah Indonesia merupakan bagian dari wilayah tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Pada beberapa wilayah di Indonesia khususnya Wilayah Bandung sering bencana alam yaitu bila terjadi limpahan air yang cukup banyak, terjadi banjir. Peringatan dini yang dapat memprediksi terjadinya banjir diperlukan karena merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat agar bisa mempersiapkan diri dan meminimalisir dampak terjadinya banjir. Sistem yang dibuat untuk peringatan dini kepada masyarakat ini memerlukan data ketinggian permukaan air yang didapatkan dari hasil pengukuran alat, kemudian diolah menggunakan metode Kalman filter agar mendapatkan nilai estimasi ketinggian air. Fuzzy logic digunakan untuk melakukan prediksi status siaga banjir. Fuzzy logic digunakan karena dapat memetakan suatu ruang input ke dalam ruang output dan dapat diimplementasikan pada aplikasi sistem peringatan dini banjir.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Indonesian territory is a part of the tropics which has highly intensity of rainfall. In some areas of Indonesia especially Bandung area, it often has natural disasters that is caused of quite a lot of water overflow and it will become a flood. Early warning that can predict flood is needed so that the society can prepare themselves and minimize the impact of a flood. The system that is made for this early warning to the society needs surface water data that is gained from the tool measurement results, afterwards it’s going to be processed by using Kalman Filter method in order to get water level estimation value. Fuzzy logic is used for doing flood alert status prediction. Fuzzy logic is used because it can map an input space into an output space and it can be implemented in flood warning system app.</p> Benny Supriyadi Uung Ungkawa Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perolehan Flesch Reading Ease dari Cerpen Bahasa Inggris Menggunakan N-Gram https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/956 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Penelitian ini menjelaskan bagaimana menerapkan metode N-Gram dalam meninjau perolehan nilai Flesch Reading Ease pada cerpen berbahasa Inggris. Nilai FRE diperoleh berdasarkan data uji berupa cerpen berbahasa Inggris serta dukungan berupa kamus kata-kata bersuku yang digunakan dalam N-Gram. Formula Flesch Reading Ease digunakan untuk memperoleh nilai keterbacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 40 cerpen yang diuji, 39 cerpen memiliki nilai Flesch Reading Ease di atas 100. Selain itu, waktu pemrosesan dipengaruhi oleh banyaknya kata dalam satu cerpen.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>This study explains how to apply the N-Gram method in reviewing the acquisition of Flesch Reading Ease scores in English short stories. This study utilizes test data in the form of short stories in English and supporting data in the form of a dictionary of syllable words to crossexamine the results of cutting data using N- Gram. In reviewing readability, one formula is used in the Flesch-Kincaid Readability Level method which is still used in research involving documents. This formula, known as the Flesch Reading Ease, is used to find the readability value of a short story by utilizing a computer system using the N-Gram method. The results showed that, of the 40 short stories tested, 39 out of 40 short stories had a Flesch Reading Ease score above 100, while the recount results showed that there was one short story with a value above 100. In addition, processing time was influenced by the number of words in one short story.</p> Anak Agung Advaita Paramtapa Milda Gustiana Husada Jasman Pardede Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Implementasi Direction Feature Extraction Dan KNearest Neighbor Pada Aplikasi Pembelajaran Menulis Huruf Arab https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/957 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Permasalahan yang dialami siswa dalam belajar bahasa Arab yaitu sulitnya dalam menulis dan mengenal huruf Arab, hal tersebut dikarenakan kurangnya media pembelajaran sehingga mengurangi kreatifitas siswa. Berdasarkan masalah yang telah dijelaskan maka dibangun aplikasi pembelajaran menulis huruf Arab yang dapat menampilkan materi penulisan huruf Arab. Aplikasi ini merupakan aplikasi berbasis pengolahan citra digital dengan Direction Feature Extraction (DFE) sebagai ekstraksi ciri dengan melakukan preprocessing, segmentasi, normalisasi, dan ekstraksi ciri lalu K-Nearest Neighbor (KNN)sebagai klasifikasi dengan melakukan recognition / klasifikasi untuk mengelompokan seluruh piksel dalam suatu citra.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The problem experienced by students in learning Arabic in the difficulty in writing and recognizing Arabic letters, this is due to the lack of learning media so that it reduces students’ creativity. Based on the problems that have been described, an application for learning to write Arabic letters is built that can display Arabic writing material. This application is an application based on digital image processing with Direction Feature Extraction (DFE) as feature extraction by performing preprocessing, segmentation, normalization, and feature extraction then KNearest Neighbor (KNN) as a classification by performing recognition/ classification to group all pixels in a image.</p> Uung Ungkawa Khader Math Khader Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Karakteristik Metode Mobilenet-SSD Dengan Pre- Trained Model Mobilenet Untuk Objek Bergerak https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/958 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pada kemampuan yang dimiliki oleh manusia dalam mengenali sebuah objek dapat dikatakan luar biasa. Kemajuan teknologi saat ini tidak dapat dibendung seiring perkembangan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pengolahan citra di bidang teknologi computer vision. pada bidang computer vision memanfaatkan teknologi deep learning untuk mendeteksi sebuah objek. pada penelitian ini arsitektur CNN yang digunakan untuk mengenali sebuah objek bergerak adalah arsitektur SSD dengan menggunakan pretrained model Mobilenet yang dilakukan analisis untuk mendeteksi objek dari input citra dua dimensi dan menggunakan memasukan video capture. Sistem melakukan deteksi objek terhadap 20 kelas objek dari tiga sisi yaitu depan, samping, dan belakang berdasarkan pretrained model MobileNet. Hasil Pengujian dengan input citra dua dimensi memperoleh nilai rata-rata pada setiap kelas adalah sisi depan sebesar 91,5%, sisi samping sebesar 92,3%, sisi belakang sebesar 85,5%. Sedangkan hasil pengujian dengan input video capture memperoleh nilai rata-rata sebesar 72,8%.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>The ability possessed by humans to recognize an object can be said to be extraordinary. Advances in technology today can not be damned along with the development of its application in everyday life. One of them is image processing in the field of computer vision technology. in the field of computer vision utilizing deep learning technology to detect an object. In this study, the CNN architecture used to recognize a moving object is the SSD architecture using pre-trained Mobilenet models versions 1 which are analyzed to detect objects from twodimensional image input and video capture input. The system detects 20 object classes from three sides, namely front, side, and back based on the pre-trained MobileNet model. Test results with two-dimensional image input obtained the average value in each class is the front side of 91.5%, the side of 92.3%, the back side of 85.5%. While the test results with video capture input obtained an average value of 72.8%.</p> Khalifah Falah Milda Gustiana Husada Uung Ungkawa Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Rancang Bangun Sistem Keamanan Electric Starter Sepeda Motor Menggunakan Smartphone Android Dan Mikrokontroler Berbasis ESP 8266 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/959 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Sepeda motor menggunakan electric starter sebagai sistem untuk menyalakan mesin. Pada penelitian yang dilakukan adalah membangun sistem keamanan pada rangkaian electric starter. Penggunaan smartphone pada masa kini merupakan sebuah perangkat yang vital, sehingga pada pembangunan sistem dirancang sebuah sistem keamanan menggunakan smartphone sebagai pengganti tombol fisik yang terdapat pada rangkaian electric starter. Dengan adanya smartphone pada pembangunan sistem diperlukan modifikasi rangkaian electric starter dengan menambahkan mikrokontroler WeMos D1R2 sebagai perangkat yang akan menjalankan perintah. Begitupun untuk menjembatani perangkat smartphone dan WeMos D1R2 digunakan platform Firebase Cloud untuk melakukan penyimpanan data. Pengujian yang dilakukan pada pembangunan sistem ini meliputi pengujian fungsional sistem. Dalam hasil pengujian yang dilakukan smartphone dapat memberikan sebuah perintah yang disimpan dalam Firebase Cloud untuk dapat diambil oleh WeMos D1R2 yang selanjutnya akan memicu relay untuk mengaktifkan dinamo starter.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Motorcycles use an electric starter as a system to start the engine. In the research conducted is to build a security system in the electric starter circuit. The use of smartphones today is a vital device, so in the development of the system a security system is designed using a smartphone as a substitute for the physical buttons found in the electric starter circuit. With the existence of a smartphone in system development, it is necessary to modify the electric starter circuit by adding the WeMos D1R2 microcontroller as a device that will carry out commands. Likewise, to bridge smartphone devices and WeMos D1R2, the Firebase Cloud platform is used to store data. Tests carried out on the development of this system include functional testing of the system. In the test results, the smartphone can give a command which stored in the Firebase Cloud to be retrieved by WeMos D1R2 which will trigger a relay to activate the starter dynamo.</p> Bagas Dwi Putra Winarno Sugeng Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENERAPAN METODE MARKET BASKET ANALYSIS DENGAN ALGORITMA FP - GROWTH https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/960 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Toko Buku Togamas, memiliki kumpulan data penjualan daring yang besar. Data ini, dapat diolah sehingga dapat membentuk sebuah informasi, atau pemetaan penjualan. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mengolah data yang berukuran besar, adalah Data Mining. Salah satu metode yang digunakan dalam teknologi tersebut, adalah Market Basket Analysis. Market basket analysis sendiri bertujuan untuk menemukan pola pembelian konsumen. Dengan bantuan Algoritma FP – Growth ditentukan support dan confidence untuk dapat diketahui hubungan – hubungan antara buku sehingga menemukan pola pembelian. Untuk membuktikan validitas, digunakan metode lift ratio dengan nilai diatas sama dengan 1.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Togamas Bookstore, has a large dataset of bold sales. This data, can be processed so that it can form an information or sales mapping. One of the technologies used to process large data, is Data Mining. One of the methods used in this technology is Market Basket Analysis. Market basket analysis itself aims to find consumer buying patterns. With the help of the FP – Growth Algorithm, support and confidence are determined to determine the relationships between books so as to find buying patterns. To prove the validity, the lift ratio method is used with the above value equal to 1.</p> Arie Andreana Taufiq Uung Ungkawa Nur Fitrianti Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Pengukuran dan Perolehan Error Pada Sistem Monitoring Kondisi Ban Kendaraan https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/961 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Ban merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan karena berhubungan langsung dengan permukaan jalan yang berfungsi untuk mengurangi getaran yang disebabkan tidak teraturnya permukaan jalan. Berdasarkan KNKT, 80% kecelakaan kendaraan di jalan raya disebabkan oleh masalah yang terjadi pada ban yang besar tekanannya tidak sesuai dengan standar yang ditentukan. Tekanan udara dan suhu mengindikasikan kondisi ban. Kajian ini adalah sebagai kajian awal sistem pemantauan berbasis mikrokontroler Arduino yaitu melakukan pengukuran dan perolehan error dari parameter suhu dan tekanan ban. Nilai error pengukuran yang diperoleh untuk tekanan udara dan suhu adalah masing-masing 1.25% dan 0.36%.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Tires are one of the important components in vehicles because they are directly touch to the road surface which serves to reduce vibrations caused by irregular road surfaces. Based on the KNKT, 80% of vehicle accidents on the highway are caused by problems that occur in tires which the pressure is not proper against specified standard. Air pressure and temperature indicate the condition of the tires. This study is an initial study of the Arduino microcontrollerbased monitoring system, which is to measure and obtain errors of temperature and tire pressure parameters. The measurement of error obtained for air pressure and temperature are 1.25%, and 0.36% respectively</p> Revinda imawan Putra Milda Gustiana Husada Asep Nana Hermana Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisis Sentimen Sosial Media dengan Metode Bidirectional Gated Recurrent Unit https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/962 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Sentimen analisis banyak diterapkan untuk dapat menganalisa opini dari suatu kalimat berbagai metode telah dicoba untuk melakukan klasifikasi di dalam sebuah teks. Salah satu metode yang populer digunakan adalah dengan deep learning, klasifikasi sentimen masuk kedalam ranah Natural Language Processing maka metode yang umum digunakan adalah metode recurrent. Dalam penelitian ini diusulkan metode Bidirectional GRU (BiGRU) untuk ekstraksi fitur teks dengan parameter yang diukur adalah perubahan nilai dari Learning Rate, Batch Size, dan Epoch. Dalam penerapan metodenya dibantu dengan word embedding GloVe dalam menghasilkan model terbaik, yang akhirnya digunakan untuk melakukan klasifikasi polaritas pada data sentimen dari sosial media Twitter. Hasil yang didapatkan pada model terbaik menghasilkan akurasi sebesar 97.7% dengan nilai precession 97.8%, recall 97.5% dan nilai loss 1.3%<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Sentiment analysis is widely applied to be able to analyze the opinion of a sentence, various methods have been tried to classify in a text. One of the popular methods used is deep learning, sentiment classification is included in the realm of Natural Language Processing, so the method commonly used is the iterative method. In this study, the Bidirectional GRU (BiGRU) method is proposed for text feature extraction with the measured parameters being the change in the value of Learning Rate, Batch Size, and Epoch. The application of the method is assisted by word embedding GloVe in producing the best model, which is finally used to classify polarity on sentiment data from Twitter social media. The results obtained in the best model are 97.7% accuracy with 97.8% precession value, 97.5% recall and 1.3% loss value.</p> Fadly Faturrohman Dewi Rosmala Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Implementasi Metode Sugeno untuk Sistem Monitoring Sirkulasi Air Tanaman Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/963 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Tidak sedikit masyarakat yang memilih media tanam dengan hidroponik karena penggunaanya tanpa menggunakan media tanah. Sistem DFT tepat digunakan karena untuk mempertahankan suhu air yang sesuai dibutuhkan air yang menggenang. Suhu merupakan salah satu parameter yang berpengaruh pada tanaman hidroponik, dalam membuat sistem monitoring sirkulasi air menggunakan sensor DHT11, nodemcu ESP8266 dan perangkat elektronik lainnya. Metode sugeno diimplementasikan untuk mendapat nilai durasi sirkulasi air. Dari hasil pra pengujian masing-masing sample kondisi suhu panas dan dingin adalah 20 data terdiri dari durasi realtime , diujikan pada program fuzzy sugeno pada suhu panas terdapat 14 data memiliki durasi sesuai dan 6 data memiliki durasi tidak sesuai dengan mendapat nilai 70% dan pada suhu dingin terdapat 15 data memiliki durasi sesuai dan 5 data memiliki durasi tidak sesuai dengan mendapat nilai 75%. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan, sistem berhasil melakukan monitoring hidroponik suhu tanaman selada serta pengendalian sirkulasi air melalui aplikasi bot telegram.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Not a few people who choose hydroponic planting media because planting without using soil media. The DFT system is appropriate to use because it maintains the air temperature in accordance with the needs of stagnant air. Temperature is one of the parameters that affect hydroponic plants, in making an air circulation monitoring system using a DHT11 sensor, nodemcu ESP8266 and other electronic devices. Sugeno method is implemented to get the value of air circulation. From the pre-test results, each sample of hot and cold temperature conditions is 20 data consisting of real time duration, tested on the fuzzy Sugeno program at hot temperatures there are 14 data having appropriate duration and 6 data having inappropriate duration with a value of 70% and at a temperature of 70% cold, there are 15 data that have a duration and 5 data that have a duration that does not match the value of 75%. From the results of the tests that have been carried out, the system has succeeded in monitoring the hydroponic temperature of the lettuce plant and controlling air circulation through the telegram bot application.</p> Cindy Mawar Kasih Winarno Sugeng Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Sistem Automatic Speech Recognition Menggunakan PCA dan VQ Untuk Deteksi Kemiripan Kata Bahasa Sunda https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/964 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Teknologi pengenalan ucapan dapat diimplementasikan dalam mengenali apa yang diucapkan oleh seseorang. Dalam penelitian ini, teknologi akan diimplementasikan dalam pengenalan ucapan untuk mengenali bila seseorang salah dalam mengucapkan sebuah kata yang mempunyai tingkat kemiripan relatif tinggi. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang bisa mengidentifikasi kata yang sudah diucapkan menggunakan dan memanfaatkan teknologi (voice recognition). Sistem dalam mengenali suara yang telah diucapkan dengan menggunakan cara mendapatkan masukkan suara menggunakan format *.wav yang nantinya akan diekstraksi cirinya memakai metode Principal Component Analysis (PCA) kemudian diidentifikasi suara memakai metode Vector Quantization (VQ). Pada penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menggunakan codebook ukuran 32, 64, 128, 256, 512, dan 1024. Pengujian dilakukan menggunakan 8 pasangan kata pada Bahasa sunda menggunakan tingkat kemiripan yang tinggi dan sering kali tertukar. Hasil pengujian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan codebook dapat mempengaruhi tingkat akurasinya, penggunaan ukuran codebook 128 memiliki tingkat akurasi rata-rata terbesar dari setiap pasangan kata yaitu 79,8%<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Voice Recognition technology can be used to recognize what someone is saying. In this research technology will be used in speech recognition to detect when someone is pronouncing a word incorrectly due to a high degree of similarity. Therefore, we need a system capable of recognizing speech with the help of technology (speech recognition). The system detects the voice by taking input in *.wav format, extracting the voice using the Principal Component Analysis (PCA) approach, and then identifying it using the Vector Quantization (VQ) method. Testing was performed with codebook sizes of 32, 64, 128, 256, 512 dan 1024 in this study. The test was run in 8 sets of Sundanese switch a high degree of similarity. Codebook usage accuracy may vary depending on test results. Using code size 128 had the highest average accuracy rate for each word pair, 79.8%.</p> Ni Komang Intan Tri Pujiani Yusup Miftahuddin Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Sistem Klasifikasi Jenis Kupu-Kupu Menggunakan Visual Geometry Group 16 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/965 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kupu-kupu merupakan serangga yang memiliki corak maupun warna bervariasi yang membedakan dengan jenis kupu-kupu lainnya. Berbeda dengan para ahli di bidang fauna khususnya kupu-kupu, untuk orang awam tentu saja sedikit sulit untuk membedakan setiap jenis kupu-kupu yang beraneka ragam jenisnya. Metode yang seringkali digunakan dalam mengenali jenis kupu-kupu yaitu secara manual dengan indera penglihatan saja, tentu cara tersebut tidak cukup akurat atau rentan akan kesalahan. Oleh karena itu pada penelitian ini kami mengusulkan algoritma Convolutional Neural Network dengan arsitektur Visual Geometry Group 16 atau VGG-16 untuk mengklasifikasi 10 jenis kupu-kupu. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan dengan menerapkan beberapa parameter seperti penggunaan optimizer Adam dan epoch sebanyak 100 menghasilkan nilai akurasi terbaik sebesar 89%.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Butterfly is insect that have different variety pattern and color with the other kind of butterfly. Different with animal experts especially butterfly, certainly little bit difficult for common people to differentiate any kind of butterfly.The method that often used to recognized kind of butterfly just manually by sight senses, of course that way is not quite accurate or vulnerable to errors. Therefore on this research we have proposed an algorithm of convolutional neural network with visual geometry group 16 architecture or vgg-16 to classify 10 kinds of butterflies . The results of this research has been done by applying some parameters like using adam optimizer and 100 of epochs produced the best accuracy with a value 89 %.</p> Yusup Miftahuddin Farhan Adani Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Implementasi SVM Untuk Deteksi Komentar Negatif Berbahasa Indonesia di Twitter https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/966 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Perkembangan media sosial sudah semakin pesat, mengingat peran teknologi sudah tidak dapat dilepaskan dari setiap kehidupan manusia. Perbedaan latar belakang pengguna media sosial dapat menimbulkan perbedaan dalam cara berkomunikasi, menyampaikan pendapat, dan cara memandang pendapat dari perspektif yang berbeda, apakah pendapat tersebut positif atau negatif. Tahap awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah proses OCR dimana mengidentifikasi tulisan maupun angka dalam bentuk gambar yang dikonversi menjadi bentuk file teks. Selanjutnya pengolahan text preprocessing meliputi tokenizing, case folding, stopword removal and stemming. Kemudian feature selection bertujuan untuk mendapatkan fitur pada setiap kata untuk dijadikan parameter klasifikasi. Untuk pengambilan keputusan apakah komentar mengandung makna positif atau negatif menggunakan kernel SVM. Data diambil dari media sosial twitter dengan jumlah data komentar 254 data. Berdasarkan hasil dari eksperimen yang dilakukan, kernel Radial Basis Function (RBF) dengan nilai gamma= 0.05, cost= 10 menghasilkan accuracy sebesar 88%, precision 100%, recall 50% dan f1-Score 67%.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The development of social networks is increasing rapidly, because the role of technology cannot but update in each person's life. Different backgrounds of social media users can lead to differences in the way you communicate, express different opinions and points of view, whether those opinions are positive or negative. pole. The step taken in this search is the OCR process that identifies the text and numbers as images that originally appeared as a text file. In addition, the word processor preprocessing includes encoding, folding, stopping word deletion, and rooting. Next, object selection is to get the objects in each word to use as the classification parameter. To decide if comments contain positive or negative connotations using the SVM kernel. The data is taken from the social network Twitter with a total of 254 comment data. Based on the results of the experiments performed, the kernel of the radius basis function (RBF) with gamma = 0.05, cost = 10 gives 88% accuracy, 100% precision, 50% recall and f1-Score is 67%.</p> Abdul Rahman Iqbal Yusup Miftahuddin Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perancangan Chatbot Telegram Untuk Pelayanan Jasa Suatu Perusahaan https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/967 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Customer service adalah bagian dari suatu organisasi atau perusahaan pada yang memiliki peran sebagai perantara perusahan dan pelanggan yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai produk atau jasa dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam menjalani tugasnya customer service harus melayani pelanggan dengan cepat dan tepat. Hal tersebut dapat diatasi dengan perancangan sistem chatbot pada aplikasi untuk pelayanan jasa suatu perusahaan. Dengan adanya sistem chatbot pelayanan jasa, pelanggan dan customer service dapat berkomunikasi secara virtual. Sistem chatbot dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman Python yang diintegrasikan dengan aplikasi pesan instan Telegram melalui bot resmi yang telah disediakan oleh Telegram yaitu Bot Father.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Customer service is part of an organization or company that has a role as an intermediary between companies and customers who are aimed at providing information about products or services and filling customer needs. In carrying out its duties, customer service must serve customers quickly and precisely. It can be overcome by designing a chatbot system in an application for the services of a company. With the service chatbot system, customers and customer service can communicate virtually. The chatbot system is designed using the Python programming language which is integrated with the Telegram instant messaging application through the official bot provided by Telegram, namely Bot Father.</p> Dewi Rosmala LULU RIFQIA RACHMANIAR Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Xception Dan Gated Recurrent Unit Pada Image Captioning https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/968 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Image Captioning adalah proses menghasilkan deskripsi tekstual untuk gambar yang diberikan. Dengan melibatkan area dari Computer Vision untuk memahami konten gambar dan model bahasa dari bidang Natural Language Processing (NLP) untuk mengubah pemahaman gambar menjadi kata-kata dalam urutan yang benar. Berdasarkan dari penelitian-penelitian yang ada, penelitian ini mencoba mengimplementasikan arsitektur encoder-decoder melihat dari penelitian sebelumnya pada Image Captioning. Metode yang digunakan yaitu image based model; Xception (Extreme Inception) dan caption based model; GRU (Gated Recurrent Unit). Pengujian dilakukan dengan parameter skor BLEU pada setiap model yang terbentuk dari epoch. Pengukuran skor BLEU menggunakan 4-gram yang terdiri dari skor BLEU-1, BLEU-2, BLEU-3, dan BLEU-4. Dengan proses epoch yang dilakukan sebanyak 10 kali, maka didapatkan skor BLEU-1 yang dimana nilai paling mendekati 1.0 merupakan kalimat yang sama dengan kalimat kandidat yaitu skor BLEU-1 tertinggi ada pada epoch ke-15 dengan skor BLEU-1, BLEU-2, BLEU-3, dan BLEU-4 yaitu (0.642851, 0.449463, 0.347998, 0.212118).<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Image Captioning is the process of generating a textual description for a given image. By involving areas of Computer Vision to understand image content and language models from the field of Natural Language Processing (NLP) to transform understanding images into words in the correct order. Based on the existing studies, this research tries to implement the encoder-decoder architecture based on previous research on Image Captioning. The method used is image based model; Xception (Extreme Inception) and caption based models; GRU (Gated Recurrent Units). The test is carried out with the BLEU score parameter on each model that is formed from epochs. BLEU score measurement using 4-grams consisting of BLEU-1, BLEU-2, BLEU-3, and BLEU-4 scores. With the epoch process carried out 10 times, a BLEU-1 score is obtained where the value closest to 1.0 is the same sentence as the candidate sentence, namely the highest BLEU-1 score is in the 15th epoch with a BLEU-1, BLEU-2, and BLEU-2 score. BLEU-3, and BLEU-4 are (0.642851, 0.449463, 0.347998, 0.212118).</p> Josua Sirait Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Penilaian Risiko Sistem Informasi Keamanan Data Karyawan Dengan Menggunakan Framework Nist Sp 800-30 pada Perusahaan XYZ Institut Teknologi Nasional Bandung https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/969 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>NIST 800-30 merupakan sebuah kerangka kerja yang biasa digunakan untuk melalukan manajemen risiko. Secara umum manajemen risiko dibagi kedalam tiga tahapan yaitu risk assesment, risk mitigation dan risk evaluation. Pada paper ini peneliti hanya berfokus kepada risk assesment yang terdiri dari sembilan tahapan yaitu System Characterization, Threat Identification, Vulnerability Identification, Control Analysis, Likelihood Determination, Impact Analysis, Risk Determination, Control Recommendations, Results Documentation. Tahapan risk assesment ini di implementasikan terhadap sebuah sistem informasi yang terdapat pada sebuah perusahaan dengan mengidentifikasi ancaman teknis seperti jaringan rusak dan kebakaran. Hasil yang didapat adalah risiko rendah 29%, risiko sedang 71% dan risiko tinggi 0%</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>NIST 800-30 is a framework commonly used to perform risk management. In general, risk management is divided into three stages, namely risk assessment, risk mitigation and risk evaluation. In this paper, researchers only focus on risk assessment, which consists of nine stages, namely System Characterization, Threat Identification, Vulnerability Identification, Control Analysis, Likelihood Determination, Impact Analysis, Risk Determination, Control Recommendations, Results Documentation. This risk assessment stage is implemented on an information system contained in a company by identifying technical threats such as damaged networks and fires. The results obtained are low risk 29%, moderate risk 71% and high risk 0%</p> ADITYA NUGRAHA SUSANTO NUR FITRIANTI FAHRUDIN Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perencanaan Proses dan Estimasi Biaya Produksi Turn Table https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/970 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Suatu produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar diproduksi dengan menggunakan proses pemesinan. Proses pemesinan memiliki keunggulan dari proses lainnya salah satunya yaitu ongkos produksi yang relatif murah dengan produktivitas yang memadai. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan proses dan estimasi biaya produksi Turn Table. Turn table adalah suatu perangkat yang digunakan untuk penampungan awal serta pengumpanan secara bertahap pada industri proses yang bersifat kontinyu. Perencanaan proses dan estimasi biaya produksi perlu dilakukan untuk membuat suatu produk karena hal tersebut penting dilakukan untuk mengetahui langkah pengerjaan serta estimasi biaya yang digunakan dan tujuan pada penelitian ini yaitu membuat perencanaa proses produksi serta mengetahui harga pokok Turn Table. Dalam melakukan penelitian melakukan teknik pengumpulan data berupa menelaah buku, jurnal, dan sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Pada penelitian ini didapatkan pembuatan turn table terdiri dari proses pemesinan dan proses pengelasan, serta mendapatkan estimasi biaya pembuatan turn table yaitu sebesar Rp.21.051.591.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>A product that is used in everyday life is mostly produced using a machining process. The machining process has advantages over other processes, one of which is relatively cheap production costs with adequate productivity. In this study, the process planning and production cost estimation of Turn Table was carried out. Turn table is a device that is used for initial storage and gradual feeding in continuous process industries. Process planning and production cost estimation need to be done to make a product because it is important to know the steps of work and the estimated cost used and the purpose of this research is to plan the production process and find out the cost of the Turn Table. In conducting research, data collection techniques are carried out in the form of reviewing books, journals, and other sources related to this research. In this study, it was found that the manufacture of a turn table consisted of the machining process and the welding process, and the estimated cost of making a turn table was Rp. 21,051,591.</p> Widhi Gustiono Marsono Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Penerapan Sistem Kontrol Berbasis Arduino Pada Manual Gate Valve ½ Inchi https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/971 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Manual gate valve merupakan sebuah komponen untuk membuka aliran dengan cara mengangkat gerbang penutupnya. Penerapan sistem kontrol berbasis arduino pada manual gate valve ½ inchi ini yaitu memodifikasi manual gate valve menjadi control valve, menerapkan sistem kontrol berbasis arduino pada manual gate valve, menguji sistem kontrol berbasis arduino pada manual gate valve. Prinsip pada alat sistem kontrol manual gate valve yaitu Reservoir diisi dengan air hingga penuh, lalu nyalakan pompa sehingga air yang di reservoir bergerak menuju pompa dan masuk ke control valve, setelah itu control valve di buka sesuai set point. Hasil pemilihan komponen instrumentasi dan kontrol, sistem ini terdiri dari arduino uno, rotary encoder, motor servo DS04. Dalam control valve memiliki sistem kopling antara poros katup dengan poros motor servo yang terbuat dari bahan nylon dengan dimensi D1 30 mm, D2 20 mm, D3 10 mm, D4 4 mm, Tinggi 25 mm. Dimensi casing sistem gate valve adalah 120 mm x 80 mm x 0.8 mm dengan bahan plat.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>The application of the arduino control system on this inch gate valve manual is to modify gate valve manual into control valve, implement the arduino based control system on the gate valve manual, testing the arduino control system on the gate valve manual. Principle on the tool of the control system manual gate valve that is reservoir are filled with water till it's full, then turn the pump on so that the water in the reservoir moves toward the pump and gets in the control valve, the valve is open afterward a set of points. The valve valve has a clutch system between a valve shaft and a servo motor shaft made of nylon material and a 30-mm dimension d1 30 mm, d2 20 mm, d3 10 mm, d4 4 mm, 25 mm high. The dimension in the gate valve system valve is 120 mm by 80 mm by 0.8 mm with the plate material.</p> MUHAMAD YUSUF LIMAN HARTAWAN Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PERANCANGAN PEMBUATAN DAN PENGUJIAN TROLI PEMINDAH KENDARAAN (ALAT PARKIR KENDARAAN) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/972 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Parkir adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam berkendara. fasilitas parkir menjadi hal yang harus diperhatikan terutama di perkotaan. Banyaknya gedung bertingkat, perkantoran, mall serta tempat keramaian di perkotaan dengan tidak di imbangi fasilitas parkir yang memadai. Sehingga tempat parkir pun menjadi terbatas. Akibatnya lahan parkir di buat semaksimal mungkin agar dapat memuat banyak kendaraan, sehingga manuver untuk memakirkan mobil menjadi sulit. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan sebuah alat agar dapat memudahkan pemilik kendaraan roda empat dapat memarkirkan kendaraannya dengan mudah. Alat parkir ini terdiri dari atas dua buah alat. Salah satunya yang penulis bahas, berfungsi sebagai troli. Troli ini berfungsi untuk memindahkan kendaraan khususnya pada saat parkir paralel, diharapkan dapat mengarahkan serta menggerakkan kendaraan dengan lebih mudah dan praktis.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Parking is something that cannot be separated in driving. Parking facilities are something that must be considered, especially in urban areas. The number of multi-storey buildings, offices, malls and crowded places in the city with not balanced adequate parking facilities. Parking is limited. As a result, the parking lot is made as much as possible in order to load many vehicles, so maneuvering to park the car becomes difficult. To overcome this problem, a tool is needed to make it easier for owners of four-wheeled vehicles to park their vehicles easily. This parking tool consists of two tools. One of them that the author discussed, serves as a trolley. This trolley serves to move vehicles, especially during parallel parking, is expected to direct and move the vehicle more easily and practically.</p> SYAHRIL SAYUTI DWI YOGA SEPTIAN Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PEMBUATAN PISAU DAN PENGUJIAN MESIN PENCACAH LIMBAH AKRILIK TIPE CRUSHER 9 PISAU https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/973 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Akrilik merupakan material termoplastik yang menyerupai kaca namun tidak mudah pecah dimana limbah yang berasal dari produksi akrilik dapat dimanfaatkan dengan proses daur ulang. Tujuan penelitian ini adalah membuat pisau dan menguji mesin pencacah akrilik sebagai tahap awal dari proses daur ulang akrilik. Pembuatan pisau meliputi 2 jenis pisau yaitu pisau gerak dan pisau tetap yang setelah dibuat kemudian dipasangkan pada mesin pencacah akrilik. Parameter pengujian yang dilakukan adalah mencari dimensi rata-rata, kapasitas pencacahan, konsumsi bahan bakar, kebisingan dan efisiensi mesin. Pisau yang dibuat menggunakan bahan AISI 20, dimana dibuat dengan jumlah pisau tetap 2 buah dengan dimensi dan pisau gerak 9 buah dengan dimensi 90x70x12mm. Dari hasil pengujian diperoleh akrilik dapat dicacah dengan luaran dimensi rata-rata hasil pencacahan adalah sebesar 11,7 mm, lama waktu mencacah rata-rata untuk 1 kg akrilik adalah 4.59 menit, rata-rata rendemen pencacahan sebesar 98,9 % , kapasitas hasil pencacahan sebesar 12,96 kg/jam, konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 1,45 liter/jam, kebisingan mesin pencacah rata-rata sebelum ada beban 82,9 dB dan rata-rata sesudah ada beban 93,3 dB dan efisiensi mesin sebesar 72,5 %.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Acrylic is a thermoplastic material that resembles glass but is not easily broken where the waste from acrylic production can be utilized by a recycling process. The purpose of this research is to make a knife and test an acrylic chopper machine as the initial stage of the acrylic recycling process. The knife includes 2 types of knives, namely motion knives and fixed knives which after being made are then mounted on an acrylic chopper machine. The parameters of the tests carried out are to find the average dimensions, counting capacity, fuel consumption, noise and engine efficiency. The knife is made using AISI 20 material, which is made with 2 fixed blades with dimensions and 9 moving blades with 90x70x12mm dimensions. From the test results, it was obtained that acrylic could be chopped with an average dimension output of 11.7 mm, the average chopping time for 1 kg of acrylic was 4.59 minutes, the average yield of the chopping material was 98.9%, the capacity of the chopping result was of 12.96 kg/hour, the average fuel consumption of 1.45 liters/hour, the average noise of the chopping machine before there was a load of 82.9 dB and the average after there was a load of 93.3 dB and the engine efficiency of 72.5%.</p> Noviyanti Nugraha Rizki Al Robbi Marwan Wildan Angga Saputra Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENGARUH PENAMBAHAN LOW CHROMIUM PADA CONCRETE MJXER BLADE TERHADAP SIFAT MEKANIK https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/974 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Concrete mixer blade merupakan alat yang menggabungkan semen secara agrerat seperti pasir atau kerikil, dan air untuk membentuk beton. CMB adalah salah satu komponen yang terbuat dari besi cor putih. Struktur mikro dari besi cor bermatrik sementit atau ferit dengan grafit. Besi cor putih biasanya digunakan dalam aplikasi yang memerlukan kekerasan tinggi dan juga tahan aus namun besi cor tidak memiliki keuletan yang tinggi.<br>Pada penelitian ini material yang digunakan untuk pembuatan spesimen adalah besi cor putih dengan chromium rendah sebesar 2,5% melalui proses pengecoran kemudian spesimen dilakukan proses heat treatment setelah proses heat treatment kemudian dilakukan pengujian menggunakan uji kekerasan, uji impak dan uji struktur mikro. yang bertujuan untuk mengetahui sifat material besi cor putih, sehingga CMB mempunyai kekerasan dan harga impak yang tinggi. Hasil pengujian kekerasan didapatkan 530,20HB, hasil pengujian impak diperoleh 3,39????????????2 dan hasil pengujian struktur mikro menunjukkan bahwa struktur mikro terdiri dari Karbida Chromium dan Martensit.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Concrete mixer blade is a tool that combines cement agrerat such as sand or gravel and water to form concrete. CMB is a component made of white cast iron. Microstructure of cast iron with cementite or ferrite matrix with graphite. White cast iron is usually used in applications requiring high hardness and is also wear resistant but cast iron does not have high ductility. In this study, the material used to manufacture the specimen is white cast iron with a low chromium of 2.5% through a casting process, then the specimen is subjected to a heat treatment process after the heat treatment process and then tested using a hardness test, impact test and microstructure test. which aims to determine the properties of the white cast iron material, so that CMB has a high hardness and impact price. The hardness test results obtained 530.20HB, the impact test results obtained 3,39????????????2 and the microstructure test<br>results showed that the microstructure consists of Chromium Carbide and Martensite.</p> H. Uum Sumirat Roby Hardianto Yusril Irwan Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Kelayakan Papan Partikel Serat Sagu (45O) Matrik Dedak Padi Sesuai Dengan Standar SNI 03-2105- 2006 Berdasarkan Sifat Mekanik Dan Sifat Fisik https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/975 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Papan partikel serat sagu dengan matrik dedak padi dibuat dengan menggunakan perekat asam sitrat dan sukrosa selanjutnya dilakukan proses pengempaan panas pada 2000C. pembuatan dan pengujian papan partikel ini mengacu pada standart SNI 03-2105-2006. Dari penelitian sebelumnya papan ini di buat hanya menggunakan sekam padi tanpa serat dengan perekat urea formaldehyde, memiliki kekuatan lentur yang berada di bawah standar yaitu 56,10 kgf/cm2 namun memiliki masa jenis yang lebih rendah dibandingkan dengan yang di tetapkan standart yaitu 0,35 gram/cm3. Pada penelitian ini ditambahkan serat sagu dengan harapan keberadaan serat dapat memperbaiki kekuatan lentur dari papan partikel sebelumnya. Untuk mendapatkan karakteristik kelayakan sebagai papan partikel dilakukan pengujian mekanik dan fisik yang sudah ditentukan oleh standart. Hasil pengujian didapatkan kekuatan tarik 0,6 kgf/cm2, berada dibawah standart yaitu 3,1 kgf/cm2, kekuatan lentur 105,2 kgf/cm2, berada diatas standart 102 kgf/cm2 dan kekuatan lenturnya lebih tinggi dari penelitian sebelumnya. Untuk massa jenis 0,76 gram/cm3, berada pada range yang ditetapkan oleh standart yaitu 0,40 – 0,90 gram/cm3, namun lebih berat dari penelitian sebelumnya. untuk kadar air perendaman 12 jam senilai 56,2%, nilai ini diatas standart max 14%, artinya papan ini tidak dapat terendam air lebih dari 12 jam, begitu juga penambahan tebal yang cukup tinggi yaitu sebesar 33%.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The sago fiber particle board with rice bran matrix was made using citric acid and sucrose adhesive and then hot pressing process was carried out at 2000C. the manufacture and testing of this particle board refers to the standard SNI 03-2105-2006. From previous research, this board was made using only rice husks without fiber with urea formaldehyde adhesive, has a flexural strength that is below the standard of 56.10 kgf/cm2 but has a lower density than the set standard of 0.35 grams/cm3. In this study, sago fiber was added in the hope that the presence of fiber could improve the flexural strength of the previous particle board. To obtain the feasibility characteristics as particle board, mechanical and physical tests were carried out which had been determined by the standard. The test results obtained a tensile strength of 0.6 kgf/cm2, below the standard 3.1 kgf/cm2, flexural strength 105.2 kgf/cm2, above the standard 102 kgf/cm2 and higher flexural strength than previous studies. For density 0.76 gram/cm3, it is in the range set by the standard, namely 0.40 – 0.90 gram/cm3, but heavier than previous studies. for a 12-hour soaking water content of 56.2%, this value is above the max standard of 14%, meaning that this board cannot be submerged in water for more than 12 hours, as well as a fairly high thickness addition of 33%.<br><br></p> Yogi Eka Pratama Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENGARUH TEMPERATUR CETAKAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT (PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS TERHADAP CACAT SHRINGKAGE DAN SINK MARK MENGGUNAKAN SOLIDWORKS 2017 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/976 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Besarnya temperatur cetakan pada proses Injection Molding sangat mempengaruhi terhadap hasil material yang akan dibuat baik secara visual maupun kekuatan mekaniknya. Pada penelitian ini bahan komposit yang digunakan yaitu Polypropylene High Impact (PPHI) dan serat alam daun nanas dengan fraksi volume 20%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan temperatur ideal cetakan terhadap cacat shringkage dan sink mark berdasarkan variasi temperatur yang digunakan yaitu 50⁰C, 60⁰C, 70⁰C, dan 80⁰C menggunakan aplikasi simulasi pada Solidworks dengan fitur Plastic simulation dan proses pembuatan menggunkan mesin Injection Molding Hand-Press menggunakan temperatur cetakan ideal berdasarkan hasil simulasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan temperatur cetakan yang ideal baik berdasarkan hasil simulasi maupun hasil produksi secara visual yaitu pada temperatur 50⁰C.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>The amount of mold temperature in the Injection Molding process greatly affects the results of the material to be made both visually and mechanically. In this study, the composite materials used were Polypropylene High Impact (PPHI) and natural fiber from pineapple leaves with a volume fraction of 20%. This study aims to determine the ideal mold temperature for shringkage defects and sink marks based on temperature variations used, namely 50⁰C, 60⁰C, 70⁰C, and 80⁰C using a simulation application on Solidworks with Plastic simulation features and the manufacturing process using Injection Molding Hand-Press using the ideal mold temperature. based on simulation results. From the results of research conducted, the ideal mold temperature both based on simulation results and visual production results is at a temperature of 50⁰C.</p> HENDRI SANJAYA NUHA DESI ANGGRAENI Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENINGKATAN KEKERASAN PERMUKAAN SPROCKET HOME INDUSTRY DENGAN METODA KARBORISING PADAT MENGGUNAKAN ARANG KAYU https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/977 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Sprocket merupakan komponen utama dalam sepeda motor, pada proses transfer gaya putar dari mesin menuju roda, terjadi gesekan antara rantai dengan gear sehingga akan cepat aus dan berkurangnya umur pakai pada sprocket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekerasan pada sprocket imitasi dengan menambahkan persentase karbon dari media arang kayu menggunakan metode pack carburizing, dimana spesimen dari sprocket imitasi dimasukan kedalam kendi tahan panas beserta serbuk arang kayu sebagai media karbon. Lalu dimasukan kedalam tungku pemanas dengan temperatur 900°C selama 15 menit. Setelah penahanan waktu yang ditentukan dilakukan proses quenching dengan media air, oli, dan udara yang selanjutnya dilakukan pengujian kekerasan, mikrostruktur, dan komposisi kimia. Dari hasil pengujian didapat nilai kekerasan rata-rata dari sprocket original sebesar 503 HV, untuk sprocket imitasi non carburizing didapat nilai kekerasan sebesar 196 HV dan nilai kekerasan rata-rata sprocket imitasi carburizing sebesar 204 VHN. Hasil pengujian dari sprocket original dijadikan parameter dalam penelitian ini yang selanjutnya akan dibandingkan dengan hasil pengujian sprocket yang telah di pack carburizing.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Sprockets is a primary component of the bike, at the rotary power transfer from the engine to the wheel, creating friction between the chain and the gear that quickly wear wear and lose age. The research aims to enhance violence on sprockets by adding a percentage of carbon from the solid-wood media to use a carburizing method, through which specimens from sprockets were inserted into heat-resistant jars and charcoal dust as carbon media. Then heating heating for 15 minutes was applied to the furnace for 900* c. After a predetermined incarceration of time, quenching with water, oil, and air treatments with further testing of violence, microstructure and chemical composition. The test results showed 503 value of original violence from sprockets of 503 hv, for sprockets of non-carburizing simulations at 196 hv and the average violent value of sprockets at 204 VHN. The recent tests from sprockets original created a perimeter for the research which will be compared to sprockets' tests collected at carburizing.</p> ANDIKA MAHESA WIGUNA Yusril Irwan Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PEMBUATAN MESIN PENGEPRESS SAMPAH https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/978 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Tempat yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar yang ada di perkotaan salah satunya adalah kampus, sampah yang di hasilkan terdiri dari berbagai jenis sampah berupa sampah organik dan sampah anorganik, tempat pembuangan sampah sementara yang ada di kampus biasanya dalam keadaan tidak rapih dan berserakan dan terlebih lagi lahan pembuangan sampah sementara yang terbatas, butuhkan solusi untuk permasalahan tersebut salah satunya dengan cara memperkecil dimensi sampai dengan cara mengepress sampah menggunakan mesin pengepress sampah dengan dimensi 30x30x30 centimeter<br>Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat mesin pengepress sampah,dengan pembuatam mesin ini di harapkan dalam pengumpulan di tempat pembuangan sampah sementara dapat di susun dengan<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Places that produce large amounts of waste in urban areas, one of which is campus, the waste produced consists of various types of waste in the form of organic and inorganic waste, temporary landfills on campus are usually in an untidy and scattered state and moreover a limited temporary landfill, need a solution to the problem one of which is by reducing the dimensions to the way topress waste using a garbagepress machine with dimensions of 30x30x30 centimeters The purpose of this final task is to make a garbage-suppressing machine, with the making of this machine is expected in the collection at the temporary landfill can be stacked.</p> Gian Darajat Priangan Yusril Irwan Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENINGKATAN KEKERASAN SPROKET REPLIKA DENGAN METODE KARBORISING PADAT MENGGUNAKAN BATANG KARBON BATRAI BEKAS https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/979 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Sprocket merupakan komponen sepeda motor untuk mentransmisikan tenaga dan putaran. Umumnya terdapat sepasang sprocket, sprocket depan dan sprocket belakang. Putaran sprocket depan berhubungan dengan gear maka sprocket depan mentransmisikan putaran dan tenaga sprocket belakang berhubungan dengan rantai. Sprocket replika memiliki kadar karbon 0,087% sedangkan sprocket original 0,201% perbedaan kadar karbon mempengaruhi nilai kekerasan, sprocket original 380HV dan sprocket replika 161HV. Pada penilitian sprocket replika. Kemudian dilakukan uji spectrometri, uji Kekerasan Awal, Proses Karborising, Quenching dan Uji Kekerasan. yang bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia pada sprocket dan nilai kekerasan pada sprocket sehingga sprocket replika mempunyai nilai kekerasan 161HV dan setelah dilakukan proses karborising dengan holding time 5 menit, 30 menit dan 60 menit nilai kekerasan naik 0,08% untuk 5 menit, 0,17% untuk 30 menit dan 0,32% untuk 60 menit. Dari hasil proses karborising menunjukan bahwa nilai kekerasan pada sprocket replika masih di bawah nilai kekerasan sprocket original.<br><br></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong> <br>Sprocket is a motorcycle component to transmit power and rotation. Generally there is a pair of sprockets, front sprocket and rear sprocket. The rotation of the front sprocket is related to the gear then the front sprocket transmits the rotation and the power of the rear sprocket is related to the chain. The replica sprockets have a carbon content of 0.087% while the original sprockets have 0.201% carbon content differences affect the hardness value, the original sprockets are 380HV and the replica sprockets are 161HV. In replica sprocket research. Then the spectrometry test, Initial Hardness test, Carburizing Process, Quenching and Hardness Test were carried out. which aims to determine the chemical composition of the sprocket and the hardness value of the sprocket so that the replica sprocket has a hardness value of 161HV and after the carburizing process with holding times of 5 minutes, 30 minutes and 60 minutes the hardness value increases 0.08% for 5 minutes, 0.17 % for 30 minutes and 0.32% for 60 minutes. From the results of the carburizing process, it shows that the hardness value of the replica sprocket is still below the hardness value of the original sprocket.</p> Febby Guptha Trimurti Yusup Yusril Irwan Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN BARREL PEMBUATAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT(PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS DENGAN FRAKSI VOLUME 20% TERHADAP CACAT SINK MARK https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/980 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui temperatur pemanasan barrel yang ideal pada pembuatan komposit dengan proses Injection Molding terhadap cacat Sink Mark. Pemanasan pada barrel mempengaruhi hasil komposit yang dibuat secara bentuk fisik maupun sifat mekanik. Pembuatan komposit menggunakan menggunakan Matriks Polypropylene High Impact (PPHI) dengan berpenguat Serat Daun Nanas. Proses Injection Molding dilakukan dengan menggunakan variasi temperatur pemanasan barrel 250 °C, 260 °C, 270 °C, dan 280 °C yang ditujukan untuk memanaskan komposit pada barrel, Pemanasan barrel bertujuan untuk mencairkan komposit. Fraksi volume Serat Nanas yang digunakan sebanyak 20% dengan menggunakan ukuran mesh 170. Setelah melakukan pembuatan spesimen komposit, diperoleh temperatur pemanasan barrel yang ideal yaitu 250 °C. Hasil tersebut merupakan hasil analisa cacat Sink Mark pada hasil spesimen komposit secara visual dengan parameter bentuk fisik spesimen yang mengalami paling sedikit cacat Sink Mark.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>This research was conducted to determine the ideal barrel heating temperature in the manufacture of composites with the Injection Molding process against Sink Mark defects. Heating in the barrel affects the results of composites made in physical form and mechanical properties. Composites are made using High Impact Polypropylene Matrix (PPHI) with Pineapple Leaf Fiber as reinforcement. The Injection Molding Process is carried out by using variations in barrel heating temperatures of 250 °C, 260 °C, 270 °C, dan 280 °C which are intended to heat the composite in the barrel. Barrel heating aims to melt the composite. The volume fraction of Pineapple Fiber Used is 20% using a mesh siza of 170. After making composite specimens, the ideal barrel heating temperature is 250 °C. These results are results of an analysis of Sink Mark defects on the composite specimen results visually with the parameters of the physical form of the specimen that has the least number of Sink Mark defects</p> TATA TAOPIK Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 PENGEMBANGKAN DRIVING SIMULATOR MENGGUNAKAN SISTEM KONTROL BERBASIS ARDUINO https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/981 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Driving simulator (Simulasi Mengemudi) adalah suatu sistem dimana pengemudi seolah-olah sedang mengemudi secara langsung. Dalam penelitian sebelumnya telah dirancang sebuah frame simulator. Frame simulator ini salah satu komponen driving simulator untuk mensimulasikan gerak pitch dan roll pada suatu objek. Maka dari itu, pada penelitian ini dirancang dan dibuatlah sebuah sistem tambahan berupa kemudi stir dan sistem kontrol berbasis Arduino sehingga frame simulator ini dapat dikembangkan menjadi driving simulator. Objek yang disimulasikan adalah kondisi mobil RC. Sistem kontrol berbasis Arduino ini dipasang pada mobil RC dan frame simulator dengan dilakukan pemograman untuk mendeteksi gerak pitch dan roll oleh sensor gyro. Sistem kontrol pada frame simulator memberi perintah gerak sesuai pembacaan sensor gyro dengan batas gerak pitch 35 derajat arah kiri dan -35 derajat arah kanan dan untuk roll 20 derajat arah menukik depan dan -20 derajat arah menukik belakang. Proses perancangan kemudi stir meliputi pemilihan komponen dan perakitan komponen stir, untuk perancangan sistem kontrol meliputi pemilihan komponen, wiring diagram, pemograman, dan dan perakitan. Kesimpulan berupa spesifikasi alat dan komponen sistem kontrol, performa alat dengan gerak sudut kemiringan pitch depan 0 hingga 35 derajat, pitch belakang 0 hingga -35 derajat, roll kanan 0 hingga 20 derajat dan roll kiri 0 hingga -20 derajat serta kesesuaian pengoprasian kemudi stir dengan gerak mobil RC dengan putaran 720 derajat sistem kemudi setara dengan 35 derajat gerak ban kearah kiri atau kanan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>A driving simulator (Driving Simulation) is a system where the driver appears to be driving directly. In the previous study, a frame simulator has been designed. A frame simulator is one of the components in the driving simulator that is used to simulate the pitch and roll motion of an object. Hence, this research designed an additional system in the form of a steering wheel and an Arduino-based control system to develop the simulator frame into a driving simulator. In this research, an RC car is used as an object for the simulation. The Arduino-based control system will be installed on the RC car and the simulator frame where the control system on the RC car will detect a pitch and roll motion by the gyro sensor. Then, the control system on the simulator frame gives motion commands according to the gyro sensor readings with a pitch limit of 35 degrees to the left and -35 degrees to the right, and to roll 20 degrees in the forward dive and -20 degrees in the rear-drive. The steering wheel design process includes component selection and steering component assembly. And as for the control system design process, this includes component selection, wiring diagrams, programming, as well as assembly. The conclusions of this research are in the form of tool specifications and control system components, tool performance with a tilt angle motion to the specified limit, and the suitability of the steering wheel operation.</p> Muhamad Taufan LIMAN HARTAWAN Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Perancangan Mesin Pengiris Jahe https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/982 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Jahe adalah batang tanaman yang menjalar kebawah tanah. Batang ini menghasilkan kuncup kearah atas dan akar kebawah. Dalam pengolahan hasil pertanian, banyak permesinan yang digunakan, diantaranya adalah mesin pengiris jahe. Cara kerja mesin pengiris jahe ini yaitu rotor berpisau yang berputar sebagai pemotong jahe dengan penggerak motor listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengiris jahe dan mengetahui daya motor listrik untuk kapasitas 60 kg/jam. Maka harus di perhatikan dalam perancangan dan pembuatan mesin pengiris jahe ini berdasarkan teori dan perhitungannya. Dalam perancangannya menggunakan metode pahl and beitz. Hasil perancangan mesin pengiris jahe didapatkan gaya potong jahe 2,55 kg, sistem transmisi mesin pengiris jahe ini mengubah putaran motor listrik dari 1400 rpm menjadi 502,5 rpm dengan komponen berupa 2 puli ∅30 mm dan ∅90 mm dihubungkan oleh sabuk-v type A. Poros yang digunakan berbahan S35C dengan diameter 22,41 mm, mesin pengiris jahe ini membutuhkan daya motor listrik sebasar ¼ HP.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Ginger is a plant stem that spreads underground. In processing agricultural products, many machines are used, including a ginger slicer machine. The workings of ginger slicing machine is that the blade rotor rotates as a ginger cutter with an electric motor. design a ginger slicer and determine the power of an electric motor for a capacity of 60 kg/hour. the design using the Pahl and Beitz method. The results of the design of the ginger slicing machine obtained a ginger cutting force of 2.55 kg, the transmission system of this ginger slicing machine changes the rotation of the electric motor from 1400 rpm to 502.5 rpm with components in the form of ∅30 mm and ∅90 mm pulleys connected by a type A v-belt. used shaft made from S35C with a diameter of 22,41 mm, this ginger slicing machine design requires power from an electric motor of ¼ HP.</p> Ernanda Muhaffa Pratama Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Pembuatan dan Pengujian Mesin Pengiris Jahe Kapasitas 60 kg/jam https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/983 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari dari asia pasifik yang tersebar dari india sampai Cina. Dalam hasil pengolahan pertanian, banyak pemesinan yang digunakan, seperti mesin pengiris jahe. Cara kerja mesin pengiris jahe ini yaitu rotory berpisau yang berputar sebagai pemotong jahe dengan penggerak motor listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan mesin pengiris dengan kapasitas 60 kg/jam dan melakukan pengujian pada mesin pengiris jahe sehingga dapat digunakan oleh Industri rumahan. Pada penelitian ini telah dibuat mesin pengiris jahe kapasitas 60 kg/jam dengan hasil irisan 3-5 mm menggunakan plat besi L dengan proses produksi menggunakan proses pengelasan dan penggerindaan menjadi bentuk dan ukuran yang telah tercantum pada hasil rancangan. untuk komponen mesin pengiris jahe ini meliputi rangka, motor listrik, V-Belt, puli, piringan pisau dan mata pisau. Dari hasil pengujian dilakukan sebanyak 3 kali pengujian untuk membuktikan bahwa data itu benar, pengujian dilakukan 1 menit 1 kg jahe dengan hasil irisan 3-5 mm. Alat pengiris ini menggunakan daya motor listrik sebesar ¼ HP atau 1400 rpm.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Ginger is a medicinal plant in the form of quasi-trunked clump. Ginger comes from Asia Pacific which spread from India to China. In agricultural processing, many machines are used, such as ginger slicing machines. The workings of this ginger slicing machine are rotory blades that rotate as ginger cutters with an electric motor drive. This study aims to produce a slicing machine with a capacity of 60 kg/hour and to test the ginger slicing machine so that it can be used by home industries. In this research, a ginger slicing machine with a capacity of 60 kg/hour has been made with 3-5 mm slices using an L iron plate with the production process using welding and grinding processes into the shapes and sizes that have been listed in the design results. The components for this ginger slicing machine include the frame, electric motor, V-Belt, pulley, blade disc and blade. From the test results, 3 tests were carried out to prove that the data was correct, the test was carried out for 1 minute 1 kg of ginger with 3-5 mm slices. This slicer uses an electric motor ¼ HP or 1400 rpm.</p> Fauzan Rhamdan Hidayat Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 OFFSHORE PIPELINE RISK ASSESSMENT DUE TO DROPPED ANCHOR https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/984 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Minyak dan gas merupakan salah satu sumber daya alam yang cukup melimpah di Indonesia. Sebagian besar dari usaha minyak dan gas didukung dengan pipeline sebagai media distribusi dan transportasinya. Aktivitas pendistribusian minyak dan gas bumi pipa bawah laut biasanya disebut dengan istilah offshore pipeline. Kegagalan pada sistem transportasi offshore pipeline disebabkan beberapa faktor, antara lain saluran pipa penyok (dent), terjadi kebocoran (leaking), pipa pecah/putus (rupture), dan kegagalan lainnya. Berdasarkan standar DNV-RP-F107 “Risk Assessment Of Pipline Protection”, identifikasi bahaya (hazard identification) yang mungkin terjadi pada pipa gas bawah laut adalah bahaya – bahaya yang disebabkan karena kejatuhan jangkar (dropped anchor), terseret jangkar (dragged anchor), tertimpa kapal (sinking vessel), serta terseret jaring (trawling activities). Dengan standar tersebut, tingkat resiko ditentukan dalam risk matrix yang dikelompokkan menjadi tiga daerah yaitu, daerah dapat diterima, daerah ALARP (As Low As Reasonably Practicable) dan daerah tidak dapat diterima.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Oil and gas is one of the most abundant natural resources in Indonesia. Most of its oil and gas businesses are supported by pipelines as a medium of distribution and transportation. The distribution of oil and gas undersea pipelines is usually referred to as an offshore pipeline. Failures in the offshore pipeline transportation system are caused by several factors, including dent pipelines, leaking, rupture, and other failures. Based on the DNV-RP-F107 standard "Risk Assessment Of Pipline Protection", hazard identification that may occur in underwater gas pipelines is a danger - danger caused by anchor fall (dropped anchor), dragged anchor, hit by a ship (sinking vessel), and dragged net (trawling activities). With this standard, the level of risk is determined in the risk matrix which is grouped into three regions, namely, acceptable areas, ALARP (As Low As Reasonably Practicable) areas and unacceptable areas.</p> Teguh Rahman Saputra Ahmad Taufik Dani Rusirawan Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 ANALISA KEGAGALAN TURBIN BLADE L-2 LP2 PLTU BATUBARA KAPASITAS 600 MW https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/986 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah salah satu jenis pembangkit listrik yang menghasilkan daya listrik terbesar di Indonesia. Pada tahun 2021 salah satu turbin uap mengalami kegagalan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 600 MW yang telah effektif beroperasi selama 24 tahun lebih. Dari hasil inspeksi secara visual ditemukan sudu turbin stage 5 mengalami kegagalan dan kerusakan pada bagian tenon dan shroud, maka perlu di lakukan analisa untuk menentukan penyebab dan mekanisme kegagalan yang terjadi pada tenon dan shroud. Tahapan Analisa yang dilakukan meliputi inspeksi visual pada bagian tenon kemudian dilakuakan verifikasi material dengan cara melakukan pengujian koposisi kimia, analisa struktur mikro dan uji kekerasan vikers. Setelah dilakukan verifikasi material di lanjutkan dengan pengujian fraktografi berupa mikroskop optik dan SEM EDS untuk mengetahu penyebab dan mekanisme kegagalan nya. Hasil Pemeriksaan pada tenon sudu turbin uap dinyatakan mengalami kegagalan akibat patah fatigue dengan temuan berupa beachmarks pada area permukaan patahan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Steam Power Plant (PLTU) is one type of power plant that produces the largest electrical power in Indonesia. In 2021, one of the steam turbines failed in the Steam Power Plant (PLTU) system with a capacity of 600 MW which has been operating effectively for more than 24 years. From the results of a visual inspection, it was found that the stage 5 turbine blade failed and damaged the tenon and shroud, it is necessary to do an analysis to determine the cause and mechanism of failure that occurred in the tenon and shroud. Stages of analysis carried out include visual inspection of the tenon section and then material verification by testing chemical composition, microstructure analysis and Vikers hardness test. After verifying the material, it is continued with fractographic testing in the form of optical mics and SEM EDS to find out the cause and mechanism of the failure. The results of the inspection on the tenon of the steam turbine blade were declared to have failed due to fatigue fracture with findings in the form of beachmarks on the fault surface area.</p> Asep Hidayat Meilinda Nurbanasari Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Sifat Mekanik Komposit Bermatriks Polimer dengan Penguat Serat Panjang Daun Nanas https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/988 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pembuatan komposit dengan penguat serat panjang daun nanas dan untuk mendapatkan angka kekuatan tarik dan kekuatan impak dari bahan komposit serat panjang daun nanas yang dipadukan dengan polimer dimana nantinya akan diaplikasikan pada body atau panel body kendaraan listrik, yang mana pada proses pembuatan spesimen uji ini menggunakan proses Hand lay-up dan dilakukan pengujian deangan dua pengujian yaitu pengujian uji Tarik dan pengujian uji impak. Untuk mengetahui beberapa contoh perbedaan kekuatannya adalah dengan membuat 3 contoh specimen uji dengan variasi komposisi serat 30%, 50% dan 70%. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi serat panjang daun nanas dengan komposisi serat 70% memiliki nilai kekuatan tarik dan impak paling tinggi yaitu dengan nilai kekuatan tarik sebesar 111,414 Mpa, dan kekuatan impak sebesar 862,2 kJ/m2. Dengan nilai rata-rata pada uji tarik pada komposisi 30% serat sebesar 38,013 MPa untuk Tensile Strength nya, pada 50% sebesar 60,71 MPa untuk Tensile Strength nya dan pada 70% sebesar 98,288 MPa untuk Tensile Strength nya.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The purpose of this study was to find out how to make a composite with pineapple leaf long fiber reinforcement and to get the tensile strength and impact strength of the pineapple leaf long fiber composite material combined with polymer which will later be applied to the body or body panels of electric vehicles, which in the process of making this test specimen using the Hand lay-up process and testing with two tests, namely tensile testing and impact testing. To find out some examples of differences in strength is to make 3 samples of test specimens with variations in fiber composition of 30%, 50% and 70%. The results of this study indicate that the composition of the long fiber of pineapple leaves with a fiber composition of 70% has the highest tensile and impact strength values with a tensile strength value of 111,414 Mpa, and an impact strength of 862,2 kJ/m2. With the average value in the tensile test at the 30% fiber composition, 38,013 MPa for the Tensile Strength, at 50% it was 60,71 MPa for the Tensile Strength and at 70% it was 98,288 MPa for the Tensile Strength.</p> Irpan Sopian Copyright (c) 2022 2022-07-06 2022-07-06 Analisa Dampak Tidak Terpasangnya Stage LP-2 Terhadap Kinerja Turbin Uap LowPressurePLTU Batubara https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/989 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah salah satu jenis pembangkit listrik yang menghasilkan daya listrik terbesar di Indonesia. Pada tahun 2021 salah satu turbin uap mengalami kegagalan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 600 MW yang telah effektif beroperasi selama 24 tahun lebih.Kegagalan tersebut terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian L-2 LP turbin, maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk melihat dampak dari tidak terpasangnya L-2 LP PLTU bartubara terhadap kinerja turbin. Metode penelitian yang dilakukan meliputi 3D drawing dari komponen turbin low pressure lalu melakukan simulasi Computasional Fluids Dynamic (CFD) dengan menggunakan software solidworks 2020 pada kondisi turbin sebelum mengalami kerusakan, dan setelah mengalami kerusakan pada L-2, Hasil dari analisa hasil simulasi tersebut menunjukan kenaikan pressure pada bagian L-1 sebesar 23135,75 Pa dari yang sebelum mengalami kerusakan sebesar 108575,26 Pa menjadi 131711,01 Pa, dan pada keluaran turbin dari yang sebelumnya mengalami kerusakan sebesar 70606,42 Pa menjadi 88167,89 Pa, selain dari kenaikan pressure penurunan terjadi pada nilai torsi dari yang sebelum mengalami kerusakan bernilai 375877.853 (N.m) turun sebesar 50920,0025 (N.m) menjadi 324957,8505 (N.m)yang mengakibatkan daya yang dihasilkan turbin tanpa L-2 menurun sebesar 15,988 MW.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Steam Power Plant (PLTU) is one type of power plant that produces the largest electrical power in Indonesia. In 2021 one of the steam turbines experienced a failure in the Steam Power Plant (PLTU) system with a capacity of 600 MW which has been operating effectively for more than 24 years. This failure occurred due to damage to the L-2 LP turbine section, therefore this research carried out to see the impact of not installing the L-2 LP coal fired power plant on turbine performance. The research method carried out includes 3D drawing of low pressure turbine components and then performing a Computational Fluids Dynamic (CFD) simulation using Solidworks 2020 software on the turbine condition before it is damaged, and after experiencing damage to L-2. The results from the analysis of the simulation results show an increase The pressure on the L-1 section is 23135.75 Pa from the one before the damage was 108575.26 Pa to 131711.01 Pa, and at the turbine output from the previously damaged 70606.42 Pa to 88167.89 Pa, apart from the increase in The pressure decrease occurs in the torque value from which before it was damaged it was 375877,853 (Nm) decreased by 50920,0025 (Nm) to 324957,8505 (Nm) which resulted in the power produced by the turbine without L-2 decreasing by 15,988 MW.</p> PRIA AGUNG PAMUNGKAS TRI SIGIT PURWANTO Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PEMBUATAN SISTEM KONTROL KONDISI AQUASCAPE OTOMATIS BERBASIS IOT https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/990 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Mulai banyaknya peminat aquascape namun Ketika peminat aquascape tersebut mempunyai banyak aktivitas padat akan merasa kesulitan dalam merawat aquascape. Pemantauan intensif perlu dilakukan pada aquascape yaitu pada temperature air, lama nyala lampu untuk fotosintesis tanaman, dan pemberian pakan otomatis untuk ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakkan suatu system control kondisi aquascape otomatis berbasis IoT agar penggemar aquascape yang mempunyai banyak aktivitas padat senantiasa dapat memonitoring dan mengontrol tanaman dan ikan yang ada didalam aquascape dari jarak jauh dan dari manapun tanpa khawatir tanaman dan ikan pada aquascape tersebut mati karena temperature air yang terlalu tinggi, kekurangan pencahayaan, dan kekurangan makanan. Berdasarkan hasil pengujian, system control kondisi aquascape otomatis berbasis IoT mampu menjaga temperature suhu air dengan rentan 20°C s/d 30°C, mampu menyalakan lampu secara otomatis untuk fotosintetis tanaman selama 7 jam per hari, dan mampu memberikan pakan otomatis untuk kebutuhan ikan sebanyak 20 gram setiap 12 jam sekali.<br><br><strong>ABSTRACT</strong><br>There are many aquascape enthusiasts, but when the aquascape enthusiast has a lot of solid activities, they will find it difficult to take care of the aquascape. Intensive monitoring needs to be done on the aquascape, namely the water temperature, the length of the lamp for photosynthesis of plants, and automatic feeding for fish. This study aims to create an IoT-based automatic aquascape condition control system so that aquascape enthusiasts who have a lot of solid activity can always monitor and control the plants and fish in the aquascape remotely and from anywhere without worrying about the plants and fish in the aquascape dying due to temperature. too high water, lack of lighting, and lack of food. Based on the test results, the IoT-based automatic aquascape condition control system is able to maintain water temperatures ranging from 20°C to 30°C, is able to turn on the lights automatically for plant photosynthesis for 7 hours per day, and is able to provide automatic feed for fish needs. 20 grams every 12 hours.</p> EDWIN SYIHAB HARIANTO LIMAN HARTAWAN Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PENGARUH AGEN GASIFIKASI TERHADAP KOMPOSISI DAN RASIO H2/CO GAS PRODUSER https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/991 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Teknologi gasifikasi biomassa merupakan teknologi yang di dalamnya terdapat proses termokimia dalam penguraian komponen di dalam biomassa dengan pemanasan untuk menghasilkan gas mampu bakar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh agen gasifikasi terhadap karakteristik gas produser. Agen gasifikasi yang digunakan yaitu air, air-steam dan oxygen-enriched air yang diumpankan pada gasifier jenis fluidized bed. Tahap penelitian yang digunakan terdiri dari pencarian literatur dari berbagai sumber yang memuat data percobaan gasifikasi yang relevan dengan tujuan penelitian, lalu diklasifikasikan dan disajikan dalam bentuk tabel, lalu merumuskan parameter baru dan menyetarakan satuan parameter agar dapat dibandingkan. Penggunaan agen gasifikasi udara menghasilkan rasio H2/CO mendekati 2, yaitu sebesar 1,54.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Biomass gasification technology is a technology in which there is a thermochemical process in the decomposition of components in biomass by heating to produce combustible gas. This research was conducted to determine the effect of gasification agents on the characteristics of producer gas. The gasification agents used are air, air-steam and oxygen-enriced air which are fed to the fluidized bed gasifier. The research phase used consisted of searching literature from various sources containing gasification experimental data relevant to the research objective, then classified and presented in tabular form, then formulating new parameters and equalizing parameter units so that they can be compared. The H2/CO ratio by using air as gasifying agent is 1,54.</p> GAGAH KUNTARYO RESLY N. AZZAHRA RICKO RISTRIAWAN YUONO DYAH S. PERTIWI Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Evaluasi Desuperheater di Pabrik Gula X https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/992 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Desuperheater adalah alat untuk mengubah temperatur superheated steam menjadi mendekati temperatur saturated steam dengan cara menginjeksikan air pendingin. Satu studi telah dilakukan untuk mengevaluasi desuperheater dengan cara merumuskan neraca massa serta menghitung kebutuhan laju steam dan air pendingin kemudian membandingkan dengan hasil pengukuran di lapangan. Hasil dari perhitungan menunjukkan adanya perbedaan dengan data lapangan. Tidak semua alat pengukur terpasang di sistem desuperheater dan terdapat beberapa alat pengukur yang menunjukkan pengukuran yang kurang tepat. Hasil perhitungan menunjukkan ketidaksamaan antara data lapangan dan hasi evaluasi, data lapangan yang diperoleh laju air dari deaerator untuk diinjeksikan (stream 4) total nya hanya 3669 kg/h berdasarkan perhitungan maka laju air dari deaerator (stream 4) harus ditambah menjadi 4439,9 kg/h. Hal ini pun membuat laju air yang diumpankan menuju deaerator (stream 1 dan 15) perlu ditingkatkan kembali menjadi 59998,56 kg/h</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>One of the tools found in the steam manufacturing process used is desuperheater. The use of desuperheater serves to change the superheated steam temperature to close to the saturated steam temperature by injecting cooling water into the steam. The study aimed to calculate the mass balance in desuperheater. There is a difference between the field data obtained and the results of the recalculation. Not all measuring devices are installed in the desuperheater and there are also some measuring devices that show incorrect measurements. The calculation results show the inequality between the field data and the evaluation hasi, the field data obtained from the deaerator to be injected (stream 4) total thereof shall be only 3669 kg/h based on the calculation then the water rate of the deaerator (stream 4) shall be increased to 4439.9 kg/h. This also made the rate of water fed to the deaerator (streams 1 and 15) need to be increased again to 59998.56 kg/h.</p> Gina Putri Adityas Ramadhan Wilda S. Nugroho Dyah Setyo pertiwi Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Membran Polyethersulfone (PES)/CNT-TiO2 untuk Penyisihan Humic Acid di Bendungan Jatiluhur https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/993 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Teknologi membrane banyak digunakan dalam penyisihan Natural Organic Matter (NOM) untuk mengurangi terbentuknya hasil disinfectant by-product (DBP) seperti trihalomethane (THM) yang bersifat karsinogenik. Pada penelitian ini diteliti penyisihan humic acid dari air bendungan Jatiluhur dengan jenis operasi membran. membran yang digunakan adalah membran ultrafiltrasi karena dapat memisahkan koloid, mikroba, humic acid, dan padatan tersuspensi. Membran ultrafiltrasi yang digunakan adalah membran PES/CNT yang terimpregnasi dengan nanopartikel TiO2. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan dengan variasi konsentrasi dan temperatur umpan untuk mengetahui kondisi terbaik dari variasi temperatur terhadap penyisihan humic acid dengan teknologi membran. Proses penyisihan dilakukan selama 30 menit dengan pengambilan sampel permeat pada menit ke-3, 8, 15, 20, dan 30 menit. Selanjutnya, sampel permeat dianalisis menggunakan spektrofotometri UV254. Hasil rejeksi sebesar 70,64% dan fluks sebesar 0,033 L/m2s.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Membrane technology is widely used in removal of Natural Organic Matter (NOM) to reduce the formation of disinfectant by-products (DBP) such as carcinogenic trihalomethane (THM). In this study, humic acid removal from Jatiluhur DAM was investigated using the type of membrane operation. The membrane used was an ultrafiltration membrane because it can separate colloids, microbes, humic acid, and suspended solids. The ultrafiltration membranes used were PES / CNT membranes impregnated with TiO2 nanoparticles. In addition, this research was also carried out by varying the concentration and temperature of the feed in order to determine the best conditions of temperature variations on humic acid removal with membrane technology. The removal process was carried out for 30 minutes with permeate sampling at 3, 8, 15, 20, and 30 minutes. Furthermore, the permeate samples were analyzed using UV254 spectrophotometry. With a rejection result of 70.64% and a flux of 0.033 L/m2s.</p> ELYSIA RAHMAH NADILA AMI SUNIA JONO SUHARTONO Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Simulasi Penangkapan Gas CO2 Dengan Pelarut Monoethanolamine Menggunakan Simulator Aspen Hysys V.11 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/994 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Emisi gas rumah kaca semakin meningkat akibat aktivitas di industri seperti pembakaran gas alam yang mengarah pada pembentukan karbondioksida. Penanganan terhadap emisi karbondioksida dapat dilakukan dengan Carbon Capture and Storage. Karbondioksida akan ditangkap dalam absorber menggunakan pelarut monoethanolamine (MEA). Proses absorpsi ini disimulasikan menggunakan Aspen Hysys V.11. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil komposisi CO2 dan temperatur di setiap tahap pada absorber, serta mengetahui pengaruh konsentrasi CO2 dalam solvent, pada proses penangkapan CO2 dari gas buang hasil pembakaran gas alam di boiler. Hasil simulasi menunjukan bahwa untuk mengabsorbsi 90% CO2 dalam gas buang hasil pembakaran di boiler diperlukan 6 tahap dengan laju alir solvent 271,446 kmol/jam dan 290,780 kmol/jam. Penurunan temperatur sepanjang kolom sekitar 1oC. Konsentrasi karbondioksida dalam lean amine mempengaruhi kemampuan pelarut untuk dapat mengabsorb karbondioksida pada umpan yang diberikan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Greenhouse gas emissions are increasing due to industrial activities such as burning of natural gas which leads to the formation of carbon dioxide. Reducing of carbon dioxide emissions can be handled by Carbon Capture and Storage where carbon dioxide will be absorbed using monoethanolamine (MEA) solvent which is simulated using Aspen Hysys V.11. This study aims to determine the composition and temperature profile at each stage of the absorber, as well as to determine the effect of CO2 concentration in the solvent on the CO2 capture process from the flue gas resulting from natural gas combustion in the boiler. The simulation results show that to absorb 90% of CO2 in the flue gases from combustion in the boiler are required 6 stages absorber with a solvent flow rate of 271.446 kmol/h and 290.780 kmol/h. The temperature decreases along the column by about 1OC. The carbon dioxide in lean amine affects the solvent's ability to absorb carbon dioxide in the feed given.</p> Luthfi Farell Zavira Dwi Bintang Narariyadi Maya Ramadianti Musadi Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Strategi Perusahaan untuk Meningkatkan Penjualan “Air Minum Dalam Kemasan” Menggunakan Analisis SWOT dan QSPM di PT. Amanah Insanillahia https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/995 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. Amanah Insanillahia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang berada di Batusangkar. COVID-19 juga berdampak kepada perusahaan yang mengakibatkan penjualan perusahaan menurun dengan dilihat dari target penjualan perusahaan tidak tercapai dan banyak pesaing lokal yang menggarap usaha yang sama dengan perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat usulan prioritas strategi perusahaan yang akan dijalankan untuk meningkatkan penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek AMIA pada PT. Amanah Insanillahia dengan menggunakan analisis SWOT untuk merancang alternatif strategi perusahaan dan QSPM digunakan untuk mengevaluasi serta memberikan peringkat terhadap alternatif strategi yang ada. Hasil dari perhitungan matriks IFE yaitu sebesar 1,93 dan matriks EFE sebesar 2,28. Matriks IE diperoleh dari perbandingan matriks IFE dengan EFE yang menunjukkan bahwa posisi perusahaan berada pada kuadran VII yaitu strategi likuidasi dan divestasi. Hasil dari analisis SWOT diperoleh lima alternatif strategi perusahaan. Tahapan terakhir adalah pengurutan strategi perusahaan dengan cara memberikan peringkat dengan menggunakan metode QSPM. Peringkat pertama yaitu strategi yang memiliki nilai Sum Total Attractive Score tertinggi yaitu 6,97 dengan strategi melakukan promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk secara online dengan memanfaatkan sosial media dan market place untuk menjual produk.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. Amanah Insanillahia is a manufacturing company that produces Bottled Drinking Water (AMDK) located in Batusangkar. COVID-19 also had an impact on the company which resulted in the company's sales declining as seen from the company's sales target not being achieved and many local competitors working on the same business as the company. This research was conducted with the aim of making a priority proposal for the company's strategy to be carried out to increase sales of AMIA branded bottled drinking water (AMDK) at PT. Amanah Insanillahia uses SWOT analysis to design alternative corporate strategies and QSPM is used to evaluate and rank alternative strategies. The result of the calculation of the IFE matrix is 1.93 and the EFE matrix is 2.28. The IE matrix is obtained from the comparison of the IFE matrix with the EFE matrix which shows that the company's position is in quadrant VII, namely the liquidation and divestment strategy. The results of the SWOT analysis obtained five alternative corporate strategies. The last stage is the ordering of the company's strategy by providing a rating using the QSPM method. The first rank is the strategy that has the highest Sum Total Attractive Score of 6.97 with a promotion strategy to introduce product advantages online by utilizing social media and market places to sell products</p> <p>&nbsp;</p> Fella Saniya Abu Bakar Sugih Arijanto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN NEW FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/996 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. Progressio Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pakaian dan mebel. Pada saat ini perusahaan mengalami kendala dikarenakan produk yang diproduksi setiap bulannya selalu mengalami kecacatan yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1 produk (1,67%) dari total produksi kursi sofa. Perusahaan perlu meminimasi terjadinya kecacatan sehingga dapat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan metode FTA (Fault Tree Analysis) untuk meminimasi terjadinya kecacatan. Ukuran kayu tidak sesuai merupakan nilai RPN tertinggi dan termasuk klasifikasi high pada saat menentukan menggunakan AP dimana penyebab dasar karena operator tidak teliti pada saat melakukan pemotongan dan mata pisau yang digunakan tumpul karena jarang dilakukan perawatan. Usulan perbaikannya perusahaan perlu melakukan perawatan secara berkala dan melakukan pengawasan secara berkala.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. Progressio Indonesia is a company engaged in the production of clothing and furniture. At this time the company is experiencing problems because the products produced every month always experience defects that exceed the company's tolerance limit of 1 product (1.67%) of the total production of sofa chairs. Companies need to minimize the occurrence of defects so that they can comply with the standards that have been set. These problems can be solved by using the FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method and the FTA (Fault Tree Analysis) method to minimize the occurrence of defects. The size of the wood that is not suitable is the highest RPN value and is classified as high when determining using AP where the basic cause is because the operator is not careful when cutting and the blade used is dull because it is rarely treated. The company's proposed improvement needs to carry out regular maintenance and carry out periodic supervision .</p> Rifky Fitrayuda Yanti Helianty Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Perbaikan Kualitas Produk Polo Shirt Menggunakan Metode Total Quality Engineering Di PT Vilour Promo Indonesia https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/997 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT Vilour Promo Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur berbagai macam pakaian olahraga seperti pesanan pakaian olahraga komplit dari mulai baju, jaket, celana, tas, topi kaos kaki bola sepak untuk kelompok olahraga tertentu atau perusahaan tertentu serta lembaga pemerintahan, selain itu perusahaan ini menerima pembuatan produk perusahaan lain untuk diproduksi di perusahan ini atau disebut dengan maklun. Perusahaan ini juga memproduksi pakaian lainnya seperti polo shirt kaos polos serta kaos dengan berbagai macam variasi seperti kaos bandungan dan kaos jersey. masalah yang ada yaitu tidak ada dokumentasi untuk produk cacat untuk produk polo shirt sehingga tidak ada perbaikan kualitas yang dilakukan karena tidak ada dokumentasi yang baik. Metode Total Quality Engineering (TQE) dititik beratkan pada 6 langkah untuk membuat dan mengevaluasi standar pengendalian kualitas produksi produk, yaitu: Perancangan Produk (Perencanaan), Klasifikasi Jenis Cacat (Klasifikasi), Proses Produksi (Proses), Aliran Bahan Baku Hingga Produk Jadi ( Produk), Dokumentasi atau Pendataan keseluruhan Produk (Dokumentasi) Dan Pemeriksaan serta Pengendalian Kualitas Produk (Quality Control).<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT Vilour Promo Indonesia is a company engaged in manufacturing various kinds of sports apparel such as orders for complete sports apparel from clothing, jackets, pants, bags, soccer ball socks to certain sports groups or certain companies and government agencies, besides that this company accepts manufacture of other company products to be produced in this company or referred to as maklun. This company also produces other clothing such as polo shirts, plain shirts and shirts with various variations such as bandungan shirts and jersey shirts. the problem is that there is no documentation for defective products for polo shirts so there is no quality improvement done because there is no good documentation. The Total Quality Engineering (TQE) method focuses on 6 steps to create and evaluate product quality control standards, namely: Product Design (Planning), Classification of Disability Types (Classification), Production Process (Process), Flow of Raw Materials to Finished Products (Products), Documentation or Data Collection of all Products (Documentation) and Inspections and Quality Control.</p> Muhammad Rijal Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Pemilihan Supplier Tepung Resin dengan Menggunakan Metode Interpretive Structural Modelling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP) di CV Loveina Solid Surface https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/998 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>CV Loveina Solid Surface merupakan perusahaan yang memproduksi produk solid surface yang diproduksi menggunakan bahan baku tepung resin. Dalam melakukan produksinya perusahaan menggunakan sistem make to order, akan memproduksi produk ketika menerima pesanan dari konsumen. Terdapat 3 supplier bahan baku yaitu Lestari Kimia, Toko Kimia 99, Gemilang Kimia. Supplier tersebut mempunyai permasalahan masing-masing untuk Lestari Kimia berkaitan dengan kualitas, Toko Kimia 99 berkaitan dengan harga dan Gemilang Kimia berkaitan dengan waktu pengiriman. Saat ini perusahaan cenderung memakai jasa dari Lestari Kimia hanya berdasarkan kedekatan lokasi supplier dengan lokasi perusahaan. Tujuan dilakukanya penelitian ini yaitu memberikan usulan pemilihan supplier menggunakan metode Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP). Dari hasil penelitian didapatkan 8 subkriteria dan 3 kriteria utama pemilihan supplier. Untuk urutan supplier dengan bobot tertinggi yaitu Toko Kimia 99, Gemilang Kimia dan Lestari Kimia.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>CV Loveina Solid Surface is a company that produces solid surface products produced using resin flour raw materials. In carrying out its production, the company uses a make to order system, will produce products when receiving orders from consumers. There are 3 suppliers of raw materials namely Lestari Kimia, Kimia Store 99, Gemilang Kimia. The supplier has their own problems for Lestari Kimia related to quality, Kimia Store 99 related to price and Gemilang Kimia related to delivery time. Currently, companies tend to use the services of Lestari Kimia based only on the proximity of supplier location to company location. The purpose of this research is to provide a proposed selection of suppliers using interpretive structural modeling (ISM) and analytical network process (ANP) methods. From the results of the study obtained 8 subcriteria and 3 main criteria for supplier selection. For the order of suppliers with the highest weight, namely Toko Kimia 99, Gemilang Kimia and Lestari Kimia.</p> Ahmat Sugeng Hariyanto Hendro Prassetiyo Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode IPA dan CSI Pada Plasa Telkom Group Witel Bandung Barat https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/999 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Plasa Telkom Group Witel Bandung Barat merupakan bagian dari PT Telkom yang memberikan penawaran dari PT Telkom. Pada masa pandemi COVID-19 banyak perusahaan yang perlu merubah sistem pelayanannya. Masih adanya keluhan dari customer terhadap pelayanan yang diberikan sehingga perlu diketahui penyebab dari keluhan-keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan customer. Terdapat Variabel X6 (Customer Service selalu ditempat bila dibutuhkan), Variabel X16 (Customer Service dapat menjawab/memenuhi kebutuhan pelanggan), dan Variabel X22 (Customer Service memahami keluhan pelanggan) yang berada pada Kuadran I dan hasil yang didapat untuk metode CSI sebesar 83,84%. Usulan yang diberikan merupakan hasil dari analisis menggunakan 5W+1H diantaranya melakukan controlling, peningkatan sumber daya, serta melakukan koordinasi antara pihak teknisi dan pihak customer service.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Plasa Telkom Group Witel Bandung Barat is part of PT Telkom which provides offers from PT Telkom. During the COVID-19, many companies needed to change their service systems. There are still complaints from customers about the services provided so it is necessary to know the cause of these complaints. This study aims to provide improvement for the quality of services provided. This research uses the Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methods to find out the level of customer satisfaction. There are Variables X6 (Customer service is always in place when needed), Variable X16 (Customer service can answer/fulfill customer needs), and Variable X22 (Customer service understands customer complaints) which are in Quadrant I and the result for the CSI method are 83.84%. The proposal provided is the result of analysis using 5W + 1H including controlling, increasing the human resources, and coordinating between technicians and customer service.</p> Dafa Fadhillah Hakim Asterina Febrianti Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Pemilihan Supplier Kain Menggunakan Metode AHP dan PROMETHEE di Konveksi Dezperado by Nyalla Productions https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1000 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Konveksi Dezperado by Nyalla Productions merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konveksi membutuhkan supplier bahan kaos sebagai bahan baku utamanya. Bahan baku didapatkan dari beberapa supplier dengan beberapa keterbatasan harga kain yang fluktuatif, kualitas kain, pengiriman kain, dan pelayanan yang tidak cepat tanggap. Dengan permasalahan yang cukup fluktuatif perusahaan harus memiliki supplier pilihan yang dapat memenuhi keinginan perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) guna mendapatkan bobot dari setiap kriteria yang dibuat; Harga, Kualitas, Pengiriman, dan juga Pelayanan. Metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) mendapatkan urutan tiga supplier untuk memasok bahan kain kaos yang menjadi supplier prioritas yaitu Knitto, Kenari dan Almegatex .</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Convection Dezperado by Nyalla Productions is a company engaged in convection that requires suppliers of t-shirts as its main raw material. Raw materials are obtained from several suppliers with some limitations in fluctuating fabric prices, fabric quality, fabric delivery, and service that is not responsive. With problems that are quite volatile, the company must have a choice of suppliers who can fulfill the company's wishes. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method in order to obtain the weight of each criterion made; Price, Quality, Delivery, and Service. The Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) method obtains a sequence of three suppliers to supply t-shirt material, which are priority suppliers, namely Knitto, Kenari and Almegatex.</p> Nur Afif Saputro Lisye Fitria Copyright (c) 2022 2022-06-21 2022-06-21 USULAN MINIMALISASI RISIKO KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN NEW FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1001 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konveksi dan furniture yang sudah berpengalaman selama belasan tahun. Namun sampai dengan tahun 2020, dalam proses produksi furniture masih terdapat permasalahan terkait dengan angka kecelakaan kerja pada operator. Kejadian kecelakaan kerja dapat menghambat penyelesaian produksi karena pekerja yang mengalamai kecelakaan memerlukan waktu istirahat untuk proses pemulihan. Keterlambatan pemenuhan pesanan dapat menimbulkan masalah ketidakpercayaan dari konsumen, yang dapat berdampak pada kehilangan konsumen. Dalam penelitian ini akan dilakukan identifikasi upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan kerja dengan menggunakan New FMEA (Failure Mode And Effects Analysis) dan FTA (Fault Tree Analysis). Berdasarkan analisis yang dilakukan maka ditetapkan urutan prioritas risiko kecelakaan kerja yang harus diperbaiki. Kemudian prioritas risiko yang telah didapatkan diidentifikasi sumber penyebabnya menggunakan FTA. Hasil kedua analisis tersebut menjadi input untuk usulan perbaikan pada proses pekerjaan dan proses pengawasan terhadap operator untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. X is a company engaged in convection and furniture with decades of experience. However, until 2020, in the furniture production process, there are still problems related to the number of work accidents for operators. Work accidents can hinder the completion of production because workers who experience accidents need time off for the recovery process. Delays in order fulfillment can cause distrust problems from consumers, which can have an impact on losing customers. This research will identify efforts that can be made to reduce the number of work accidents using New FMEA (Failure Mode And Effects Analysis) and FTA (Fault Tree Analysis). Based on the analysis carried out, the priority sequence of work accident risks that must be repaired is determined. Then the risk priority that has been obtained is identified the source of the cause using FTA. The results of the two analyzes become input for proposed improvements to the work process and the supervisory process for operators to reduce the risk of work accidents.</p> Rafly Syafiq Ramadhan Yanti Helianty Copyright (c) 2022 2022-06-21 2022-06-21 ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT PADA PERUSAHAAN X https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1002 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Perusahaan X merupakan usaha yang bergerak dalam bidang fashion. Proses produksi pada produk dilakukan dengan dua cara, yaitu manual dan otomatis tergantung dengan jenis pengerjaannya. Kondisi pekerjaan untuk stasiun kerja pengemasan produk dilakukan secara manual tanpa adanya bantuan mesin otomatis. Salah satu keluhan yang sering dirasakan pekerja adalah keluhan sakit punggung. Keluhan ini diakibatkan postur tubuh pekerja yang kurang baik dan dilakukan secara terus menerus sehingga menimbulkan cedera pada skeletal sehingga diperlukan analisis menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk mengetahui posisi kerja dapat membahayakan atau tidak. Hasil dari penelitian adalah pekerjaan yang dilakukan di stasiun pengemasan perlu adanya penyelidikan lebih lanjut dan diperlukan adanya tindakan perbaikan sesegera mungkin, karena merupakan hal yang mendesak.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Company X is a business engaged in the fashion sector. The production process for the product is carried out in two ways, namely manual and automatic depending on the type of work. The working conditions for product packaging work stations are manual without the help of automatic machines. One of the most common complaints is back pain. Complaints that arise from the worker's poor posture and are carried out continuously, causing injury to the bones, so an analysis using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) is needed to determine whether the work position can be dangerous or not. The result of the research is that the work carried out during packaging needs further investigation and possible improvements are needed, because it is an urgent matter.</p> HILDA KHOIRUNNISA YUNIAR Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Di BC 5 HNI HPAI Kota Batam Menggunakan Metode IPA dan 5W+IH https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1003 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>BC 5 HNI HPAI Kota Batam saat ini berupaya meningkatkan kualitas layanan karena masih terdapat keluhan pelanggan terkait kenyamanan ruangan, penerapan prokes, dan fasilitas parkir. Penelitian ditujukan untuk menghasilkan usulan peningkatan kualitas pelayanan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui variabel prioritas, metode Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk mengetahui indeks kepuasan variabel, dan analisis usulan menggunakan metode 5W+1H. Hasil penelitian terdapat 8 variabel berada di kuadran 1 matriks IPM yaitu, tempat parkir memadai, ruang tunggu memadai, brosur harga, karyawan dapat diandalkan, karyawan memastikan prokes pelanggan, karyawan menggunakan masker, perasaan aman dan nyaman bertransaksi, serta karyawan selalu mengucapkan salam. Hasil perhitungan CSI sebesar 60,74% dengan kategori cukup puas. Usulan berdasarkan metode 5W+1H sebagai berikut, menyusun ulang tata letak tempat parkir dan ruang tunggu, update brosur, edukasi herbal dan aplikasi HSIS, protokol kesehatan, mengucapkan salam, serta menjaga komunikasi dengan pelanggan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>BC 5 HNI HPAI Batam City is currently trying to improve service quality, there are still customer complaints related to features, implementation of procedures, and parking facilities. The research is aimed at producing service quality improvement offers using the Importance Performance Analysis (IPA) method to determine priority variables, the Customer Satisfaction Index (CSI) method used to determine the satisfaction index variable, and proposal analysis using the 5W+1H method. The results showed that there were 8 variables in quadrant 1 of the HDI matrix, namely, sufficient parking space, sufficient waiting room, price brochures, reliable employees, employees ensuring customers, employees using masks, feeling safe and comfortable in transactions, and employees always saying greetings. The result of CSI calculation is 60.74% with quite satisfied category. The proposal based on the 5W+1H method is as follows, arranging the layout of the parking lot and waiting room, updating brochures, herbal education and HSIS applications, health protocols, greeting, and maintaining communication with customers.</p> Zahra Fauza Desvianda Yoanita Yuniati Mukti Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 STRATEGI BERSAING INDUSTRI KANCING JEANS MELALUI RANCANG ULANG PRODUK https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1004 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>CV Global Acc perusahaan yang memproduksi kancing jeans, permasalahaan saat ini kualitas produk kancing yang kurang baik perlu dilakukan perancangan ulang, dan penurunan minat repeat order dari konsumennya karena terindikasi beralih memilih kancing jeans impor China karena memiliki keunggulan, kualitas produk kancing yang kurang baik perlu dilakukan perancangan ulang. Metode Quality Function Deployment (QFD) metode perancangan yang melibatkan suara konsumen sebagai informasinya. Proses perancangan dengan House of Quality (HOQ). Output Kancing jeans yang dihasilkan memiliki variasi model lubang tengah dengan detail emboss, warna dasar material, dimensi kancing jeans dengan diameter D±1,5 cm, ketebalan permukaan kancing ±0,15 cm, Pada bagian lubang kancing pencengkram paku terletak pada bagian badan kancing, ukuran lubang pencengkram paku diameter luar D±0,5 cm, diameter dalam D±0,45 cm. Diameter permukaan paku kancing D±1 cm, ketebalan permukaan paku kancing ±0,1 cm, diameter penancap paku D±0,45 cm, tinggi paku ±0,6 cm.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>CV Global Acc is a company that produces jeans buttons, the current problem is the poor quality of button products needs to be redesigned, and decreasing repeat orders from consumers because it is indicated that they have choose to Chinese imported jeans buttons because they have advantages, . Quality Function Deployment (QFD) method is a design method that involves the voice of the consumer as the information. Design process with the House of Quality (HOQ). The output jeans buttons has a center hole with embossed, material color, buttons diameter D±1.5 cm, thickness ± 0.15 cm, button body height ±0.6 cm. Buttonhole nail grip is on the button body, D±0.5 cm outside diameter, D±0.45 inside diameter. surface diameter of the button nails D±1 cm, surface thickness of the button nails ±0.1 cm, nail D±0.45 cm, nail height ±0.6 cm.</p> Oby Rizkian Kusuma Caecilia Sri Wahyuning Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 IDENTIFIKASI FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERFORMANSI KERJA UMKM KOTA BANDUNG BERDASARKAN KATEGORI 5 MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (MBCFPE) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1005 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>UMKM adalah salah satu bentuk organisasi kecil di Indonesia yang berperan penting bagi perekonomian daerah dan Indonesia. UMKM menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 60,3% menghimpun total investasi di Indonesia. Namun, saat ini UMKM khususnya di Kota Bandung memiliki masalah dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berdampak pada hasil kinerjanya. Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) merupakan salah satu metode pengukuran kinerja untuk mengukur faktor internal suatu usaha, yang di dalamnya terdapat kategori 5 fokus tenaga kerja. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM di Kota Bandung melalui pendekatan kategori fokus tenaga kerja MBCfPE menggunakan metode PLS-SEM. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa lingkungan tenaga kerja serta loyalitas dan komitmen tenaga kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja UMKM Kota Bandung.<br><br><strong>ABSTRACT</strong><br>MSMEs are one form of small organization in Indonesia that plays an important role for the regional economy and Indonesia. MSMEs absorbed 97% of the total workforce and 60.3% accumulated total investment in Indonesia. However, currently MSMEs, especially in the city of Bandung, have problems in the management of human resources that have an impact on their performance results. The Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) is one of the methods of measuring performance to measure the internal factors of a business, in which there is a category 5 workforce focus. Therefore, this study aims to identify factors that affect the performance of MSMEs in the city of Bandung through the approach of mbcfpe workforce focus category using pls-SEM method. Based on the results of the study, it was found that the labor environment and labor loyalty and commitment significantly % to the performance of MSMEs in Bandung.</p> Bening Fida Mafazatya Sugih Arijanto Gita Permata Liansari Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 IDENTIFIKASI FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERFORMANSI KINERJA UMKM KOTA BANDUNG BERDASARKAN KATEGORI FOKUS OPERASI MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1006 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), merupakan kegiatan ekonomi produktif yang berdiri sendiri. Meningkatnya keberadaan UMKM sebanyak 6.140 UMKM yang terdaftar per tahun 2021 di Indonesia terlebih di Kota Bandung, dapat mendukung sektor perekonomian. Berdasarkan hal tersebut UMKM harus meningkatkan performansi kinerja agar perusahaan dapat terus bersaing dan berkembang. Pencapaian tujuan perusahaan dibantu dengan adanya pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja dapat dicapai dengan menggunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). MBCfPE terdapat 7 kriteria, salah satunya adalah kriteria fokus operasi dimana kriteria ini membahas proses kerja perusahaan dan efektivitas proses operasinya. Kriteria fokus operasi terbagi menjadi dua, yaitu proses kerja dan efektivitas operasional, serta performansi kinerja diukur dengan hasil kinerja keuangan dan hasil kinerja pasar. Hubungan tersebut dilakukan dengan metode Partial Least Square- Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam kategori fokus operasi terhadap kategori hasil keuangan dan pasar MBCfPE UMKM di Kota Bandung.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), are productive economic activities that stand alone. The increasing existence of MSMEs as many as 6,140 MSMEs registered as of 2021 in Indonesia, especially in the city of Bandung, can support the economic sector. Based on this, MSMEs must improve performance performance so that the company can continue to compete and develop. The achievement of the company's goals is assisted by performance measurements. Performance measurements can be achieved using the Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). MBCfPE has 7 criteria, one of which is the operating focus criteria where these criteria discuss the company's work process and the effectiveness of its operating process. The operating focus criteria are divided into two, namely work processes and operational effectiveness, as well as performance performance measured by financial performance results and market performance results. This is done by the Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) method. This research was conducted to identify influential factors in the operating focus category towards the category of financial results and the MSME MBCfPE market in Bandung.</p> Salsabila Annastia Syaira Sugih Arijanto Gita Permata Liansari Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 IDENTIFIKASI FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERFORMANSI KINERJA UMKM KOTA BANDUNG BERDASARKAN KATEGORI KEPEMIMPINAN MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (MBCfPE) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1007 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>UMKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian karena mampu menyerap sekitar 116,97 juta orang atau sebesar 97% dari total tenaga kerja. Saat ini, UMKM di Kota Bandung memiliki masalah yaitu kurang patuh terhadap hukum, kurang mampu menetapkan peraturan, keterbatasan melakukan penilian kinerja serta kesulitan dalam pengelolaan biaya, pemimpin tidak tanggap dengan persaingan , tidak dilibatkannya karyawan dalam memberikan ide baru, ketidaktahuan karyawan terhadap visi dan tujuan perusahaan serta semua masalah dan keputusan yang diambil oleh pemimpin. Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence merupakan salah satu pendekatan penilaian kinerja, salah satu kategorinya adalah kepemimpinan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel kepemimpinan berdasarkan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence ( MBCfPE) terhadap hasil kinerja UMKM di Kota Bandung dengan menggunakan PLSSEM. Hasil penelitian ini, terdapat pengaruh signifikan dari Variabel Kepemimpinan Senior (KS) serta Tata Kelola dan Tanggung Jawab Sosial (TKTJS) dan berkontribusi sebesar 25,6% terhadap kategori hasil atau kinerja hasil UMKM.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>UMKM have an important role in the growth and development of the economy because it is able to absorb about 116.97 million people or 97% of the total workforce. Currently, UMKM in the city of Bandung have problems that are less compliant with the law, less able to set regulations, limitations on performance and difficulty in managing costs, leaders are not responsive to competition, not involved employees in providing new ideas, employee ignorance of the company's vision and goals and all problems and decisions taken by leaders. The Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence is one approach to performance assessment, one of which is leadership. This research was conducted to identify the influence of leadership variables based on Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) on the results of UMKM performance in Bandung using PLS-SEM. The results of this study, there is a significant influence of Senior Leadership Variables (KS) and Governance and Social Responsibility (TKTJS) and contributed 25.6% to the category of results or performance of UMKM results.</p> Salma Salsabila Gita Permata Liansari Sugih Arijanto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR BERDASARKAN KATEGORI 3 FOKUS PELANGGAN MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (MBCfPE) YANG MEMPENGARUHI KINERJA UMKM KOTA BANDUNG https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1008 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan usaha yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Meningkatnya pertumbuhan jumlah UMKM di Indonesia menyebabkan terjadinya persaingan yang kuat antar UMKM. UMKM harus dapat meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif UMKM dibandingkan pesaing. Cara yang dapat dilakukan ditengah meningkatnya jumlah UMKM yang ada di Indonesia adalah meningkatkan kualitas produk. Peningkatan kualitas produk dapat dilakukan dengan memeunhi harapan pelanggan.Oleh karena itu dibutuhkan penilaian kinerja. Pengukuran kinerja dilakukan untuk mengukur faktor internal dari perusahaan salah satunya dapat diukur menggunakan metode Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). Penelitian ini ditujukkan untuk mengetahui nilai hubungan antara fokus pelanggan dengan performansi kinerja UMKM yang dilakukan dengan tools Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Penelitian ini dilakukan dengan target responden pelaku UMKM di Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa suara pelanggan berpengaruh positif dan signifikan dan berkonstribusi sebesar 19,2% terhadap performansi kinerja UMKM Kota Bandung.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Micro, Small, and Medium Enterprises are businesses that important. The increasing growth in the number of UMKM in Indonesia led to strong. UMKM must be able to increase the competitiveness and competitive advantage over competitors. The way that can be done in the midst the increasing number of UMKM is to improve the quality products. Improving the quality of the product can be done by improving customer expectations. Therefore, performance assessment is required. Performance measurements performed to measure internal factors, one of which can be measured using the MBCfPE. This research is intended to find out the value of the relationship between customer focus and UMKM performance performed with PLS-SEM. This research was conducted with the target of msme respondents in Bandung. Based on results study, it was found that the voice of customers had a positive and significant effect and contributed 19.2% to the performance of UMKM in Bandung.</p> Khairunnisa Gita Permata Liansari Sugih Arijanto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KURSI ROTAN MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS ) PADA PT. HOUSE OF RATTAN https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1009 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. House of Rattan merupakan salah satu perusahaan dalam bidang industri mebel. Pada lingkup proses produksi, terdapat permasalahan mengenai kualitas produk yang dihasilkan, salah satunya yaitu produk kursi makan. Seringkali ditemukan cacat atau ketidaksesuaian pada kualitas produk kursi makan sehingga untuk memperbaiki maupun mengatasi cacat tersebut perusahaan memerlukan waktu proses yang lebih lama dari yang seharusnya. Hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian bagi PT. House of Rattan dalam aspek biaya maupun waktu. Pada penelitian ini metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) digunakan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kegagalan maupun cacat yang terjadi pada proses produksi. Berdasarkan jenis kegagalan tersebut upaya pengendalian kualitas produk dapat ditetapkan. Setelah dilakukan penelitian, pengendalian kualitas untuk permasalahan PT. House of Rattan telah dianalisis dan didapati urutan prioritas beserta cara penanggulangannya.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. House of Rattan is one of the companies in the furniture industry. In the scope of the production process, there are problems about the quality of the products produced, one of which is the food chair product. Often found defects or discrepancies in the quality of dining chair products so that to fix or overcome the defect the company requires a longer processing time than it should. This can cause losses for PT. House of Rattan in terms of cost and time. In this study, the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method was used to analyze and identify failures and defects that occur in the production process. Based on these types of failures, product quality control efforts can be established. After research, quality control for pt. The House of Rattan has been analyzed and found the order of priority and how to deal with it.</p> Vita Niedya Pangesti YUNIAR Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Pengelompokan Rute Kendaraan Pengangkut Sampah di Wilayah Bandung Barat Menggunakan Pendekatan Savings Matriks dan Metode Nearest Neighbor (Studi Kasus di PD. Kebersihan Kota Bandung) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1010 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Penelitian yang dilakukan di PD. Kebersihan ini membahas tentang penentuan rute kendaraan pengangkutan sampah yang ada di wilayah Bandung Barat. Kondisi pengangkutan sampah yang ada di wilayah Bandung Barat belum memilik rute pasti yang mengakibatkan pada saat proses pengangkutan sampah hanya mengandalkan intuisi seorang supir saja dan TPS yang dikunjungi perharinya hanya 1 hingga 2 TPS saja. Rute pengangkutan sampah dibuat dengan adanya memperhatikan adanya fasilitas antara, rute kendaraan yang bersifat majemuk. Maka dapat dimodelkan ke dalam VRP yang disebut Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). Penentuan rute pengangkutan sampah dibuat menggunakan pendekatan savings matriks dan metode nearest neighbor. Hasil dari penelitian dengan total 39 TPS ini menghasilkan 7 tur dengan container kapasitas 12 m3 dan 6 tur dengan container kapasitas 6 m3. Pengelompokan rute menggunakan savings matriks ini menghasilkan jarak yang ditempuh sebesar 1843,9 km untuk container kapasitas 12 m3 dan 1557,9 km untuk container kapasitas 6 m3. Setelah melakukan penentuan rute dengan menggunakan metode nearest neighbor, dihasilkan 1808,9 km untuk container kapasitas 12 m3 dan 1543,2 km untuk container kapasitas 6 m3.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Research conducted at PD. this cleanliness discusses the determination of the route of garbage transport vehicles in the West Bandung area. The condition of transportation of garbage in the West Bandung area has not had a definite route that resulted in the process of transporting garbage only relying on the intuition of a driver only and polling stations visited per day only 1 to 2 polling stations only. The route of transporting waste is made by paying attention to the existence of intermediate facilities, vehicle routes that are compound. It can then be modeled into a VRP called Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). Determination of waste transport routes is made sing savings matriks approach and nearest neighbor method. The results of the study with a total of 39 polling stations resulted in 7 tours with a capacity container of 12 m3 and 6 tours with a container capacity of 6 m3. Grouping routes using savings matriks resulted in a distance traveled of 1843.9 km for a container capacity of 12 m3 and 1557.9 km for a container capacity of 6 m3. After determining the route using the nearest neighbor method, it was produced 1808.9 km for a container capacity of 12 m3 and 1543.2 km for a container capacity of 6 m3.</p> Hasni Fatimah Safitri R. Hari Adianto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Klasifikasi Obat Di Instalasi Farmasi RSUD Sekarwangi Menggunakan Analisis ABC-VEN https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1011 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>RSUD Sekarwangi merupakan rumah sakit pemerintah yang memiliki fasilitas berupa Instalasi Farmasi yang bertugas untuk mengelola dan mengatur obat-obatan. saat ini farmasi mengalami kendala dalam menentukan prioritas pemesanan untuk jenis obat yang tergolong single item single supplier, karena banyaknya jenis obat yang harus dikelola yakni berasal dari 146 pemasok. Hal tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan dan kekurangan obat, yang berdampak pada tidak optimalnya tingkat service level dari pemenuhan obat-obatan yang ada. Dari permasalah tersebut maka, dilakukan pengklasifikasian prioritas pemesanan beserta kebijakan optimal persediaan obat menggunakan analisis ABC-VEN dengan bentuk implementasi akhir berupa program berbasis VBA Excel untuk mengawasi agar pihak rumah sakit dapat menentukan prioritas pemesanan dengan baik, dimana kelas I terdiri dari AV = 5 obat generik, AE = 16 obat generik, AN = 9 obat generik, BV = 10 obat generik dan CV = 4 obat generik. Kelas II terdiri dari BE = 28 obat generik, BN = 5 obat generik dan CE = 63 obat generik. Kelas III terdiri dari CN = 6 obat generik, dengan keseluruhan total obat generik sebanyak 146 jenis.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Sekarwangi Hospital is a government hospital that has facilities in the form of Pharmaceutical Installations tasked with managing and regulating medicines. Currently, pharmacies are experiencing obstacles in determining the priority of ordering for types of drugs that are classified as single item single suppliers, because the number of types of drugs that must be managed comes from 146 suppliers. This leads to a buildup and shortage of drugs, which has an impact on the not optimal service level of the fulfillment of existing drugs. From these problems, the classification of booking priorities along with the optimal policy of drug supply uses ABC-VEN analysis with the final form of implementation in the form of a VBA Excel-based program to oversee so that the hospital can determine the priority of ordering well, where class I consists of AV = 5 generic drugs, AE = 16 generic drugs, AN = 9 generic drugs, BV = 10 generic drugs and CV = 4 generic drugs. Class II consists of BE = 28 generic drugs, BN = 5 generic drugs, CE = 63 generic drugs. Class II consists of CN = 6 generic drugs.</p> BERRY BACHTIAR RUSYDI Hendro Prassetiyo Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Prioritas Perbaikan Kualitas Pada Produk Setrika Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1012 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Dalam memproduksi suatu produk, perusahaan memiliki kemungkinan untuk menghasilkan produk cacat yang dapat berdampak pada biaya penggantian produk, image perusahaan, dan loyalitas pelanggan. PT ABC memiliki temuan defect pada produk setrika sebesar 1,83% melebihi target maksimum perusahaan sebesar 0,60%. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan prioritas perbaikan berdasarkan penyebab kecacatan yang terjadi sehingga dapat mengurangi kecacatan produk dan meminimalisir kerugian yang dialami oleh perusahaan akibat adanya biaya produksi tambahan guna mengganti cacat produk yang dihasilkan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode FMEA yaitu dilakukan identifikasi potensi kegagalan yang terjadi dan menghitung nilai RPN untuk menentukan prioritas yang memiliki risiko kegagalan tertinggi. Berdasarkan hasil perhitungan nilai RPN yang diperoleh, prioritas failure mode yang harus diperbaiki adalah permukaan tray tergores sebesar 200 dan permukaan stand bottom tergores sebesar 120. Dari prioritas perbaikan tersebut, dibuat usulan tindakan perbaikan untuk menanggulangi kecacatan yang terjadi pada produk setrika .<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>In producing a product, the company has the possibility to produce defective products which can have an impact on product replacement costs, company image, and customer loyalty. PT ABC has found defects in ironing products of 1.83%, exceeding the company's maximum target of 0.60%. This research was conducted to determine the priority of repairs based on the causes of defects that occur so as to reduce product defects and minimize losses experienced by the company due to additional production costs to replace the resulting product defects. These problems can be solved using the FMEA method, which is to identify potential failures that occur and calculate the RPN value to determine the priority with the highest failure risk. Based on the results of the calculation of the RPN value obtained, the priority failure mode that must be repaired is the tray surface is scratched at 200 and the stand bottom surface is scratched at 120. From the priority for repair, proposed corrective actions are made to overcome defects that occur in ironing products.</p> SHELLYVIA NAMUSHAKIRA LISYE FITRIA Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Perancangan Layout Pertashop Dengan Metode BLOCPLAN di PT. Torio https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1013 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Peracangan tata letak fasilitas memiliki pengaruh terhadap performansi perusahaan seperti menciptakan hubungan yang efektif, dan efisien antara departemen satu dengan lainnya. PT. Torio dengan bidangnya general trading mendapatkan tender dari PT. Pindad (Persero) untuk merancang tata letak fasilitas pertashop yang baru. Terjadinya kendala pada pertashop yang ada saat ini merupakan faktor utama perancangan tata letak pertashop yang baru. Kendala pada pertashop yang ada saat ini yaitu konsumen yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) terhalang oleh truk pertamina yang sedang mengisi tangki pertashop . Oleh karena itu diperlukan metode dalam merancang layout pertashop, metode yang dapat merancang layout baru adalah metode BLOCPLAN. Berdasarkan hasil perhitungan metode BLOCPLAN didapatkan 20 alternatif layout, dengan alternatif layout 5, 14, dan 20 merupakan layout terbaik. Penentuan satu layout terbaik dilakukan menggunakan analisis terhadap tata letak atau layout pada alternatif layout terbaik menurut metode BLOCPLAN.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Facility layout design has an influence on company performance such as creating effective and efficient relationships between departments. PT. Torio with his general trading field received a tender from PT. Pindad (Persero) to design the layout of the new pertashop facility. The occurrence of obstacles in the current Pertashop is a major factor in designing the new Pertashop layout. The problem with the current Pertashop is that consumers who want to fill up with fuel oil (BBM) are blocked by Pertamina's trucks filling the Pertashop tanks. Therefore, a method is needed in designing the layout of the Pertashop, the method that can design a new layout is the BLOCPLAN method. Based on the results of the calculation of the BLOCPLAN method, 20 alternative layouts were obtained, with alternative layouts 5, 14, and 20 being the best layouts. Determination of the best layout is done using an analysis of the layout or layout on the best alternative layout according to the BLOCPLAN method.</p> Dzaki Taufiqulhakim LISYE FITRIA Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Pemilihan Supplier Beras di Restoran Ayam Sawce dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Data Envelopment Analysis (DEA) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1014 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Banyak restoran saling bersaing untuk dapat menyajikan makanan yang terbaik bagi pelanggannya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produk makanannya adalah dengan pemilihan supplier bahan baku yang tepat. Dalam pemilihan supplier, diperlukannya kriteria yang tepat bagi pihak restoran untuk memilih supplier mana yang tepat. Terdapat beberapa metode untuk pemilihan supplier, salah satunya adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Dalam metode ini, dilakukan perhitungan bobot antar kriteria, subkriteria, dan supplier. Selain metode AHP, digunakan juga metode Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengetahui nilai efisiensi dari masing-masing supplier. Menggunakan hasil dari perhitungan AHP sebagai input, menghasilkan nilai efisiensi setiap supplier. Hasil yang didapatkan untuk kriteria pemilihan supplier dari kriteria terbesar ke terkecil adalah harga (0,387), kualitas (0,337), pelayanan (0,114), pengiriman (0,097), dan pembayaran (0,065). Untuk supplier sendiri, supplier 1 unggul hamper di semua kriteria yang ada dibanding 2 supplier lainnya. Untuk nilai efisiensi sendiri, semua supplier mendapatkan nilai 1,000 menandakan semua supplier sudah efisien. Sehingga, supplier 1 adalah supplier yang cocok bagi restoran Ayam Sawce sebagai pemasok bahan baku karena memiliki nilai bobot yang unggul hampir disemua subkriteria dan juga memiliki nilai efisiensi yang tinggi.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACK</strong><br>Many restaurants compete with each other to be able to serve the best food for their customers. One of the factors that can affect food products is the selection of the right raw material supplier. In the selection of suppliers, the right criteria are needed for the restaurant to choose which supplier is right. There are several methods for supplier selection, one of which is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. In this method, the weight calculation is carried out between criteria, sub-criteria, and suppliers. In addition to the AHP method, the Data Envelopment Analysis (DEA) method is also used to determine the efficiency value of each supplier. Using the results of the AHP calculation as input, it produces the efficiency value of each supplier. The results obtained for supplier selection criteria from the largest to the smallest criteria are price (0.387), quality (0.337), service (0.114), delivery (0.097), and payment (0.065). For the suppliers themselves, supplier 1 excels in almost all existing criteria compared to the other 2 suppliers. For the efficiency value itself, all suppliers get a value of 1,000 indicating that all suppliers are efficient. Supplier 1 is a suitable supplier for Sawce Chicken restaurant as a supplier of raw materials because it has superior weight values in almost all sub-criteria and also has high efficiency values.</p> FANDHITA EKA PRASATIA Hendro Prassetiyo Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PENENTUAN RANKING DAYA SAING EKSPOR PERUSAHAAN PLASTIK NASIONAL MENGGUNAKAN FUZZY ANALYTICAL NETWORK PROCESS https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1015 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kementrian Perindustrian memiliki rencana induk pembangunan industri nasional untuk meningkatkan daya saing ekspor khususnya di sektor industri plastik. Terdapat 30 perusahaan yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembinaan dalam meningkatkan daya saing ekspor industri plastik. Berdasarkan model porter terdapat beberapa kriteria dan subkriteria yang dapat mempengaruhi proses pemilihan perusahaan. Agar proses pemilihan perusahaan mendapatkan hasil yang tepat maka dilakukan proses pengambilan keputusan dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Penggunaan logika fuzzy dapat menimimalisir tingkat ketidaktepatan dalam suatu penilaian seseorang, sehingga penggabungan metode ANP dan logika fuzzy dapat menghasilkan keputusan yang optimal pada setiap urutan yang didapat dan dapat menunjukan tingkat pengaruh dari setiap kriteria dan subkriteria. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan dari setiap perusahaan. Kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan akan dilakukan pembinaan oleh Kemenperin untuk meningkatkan daya saing ekspor plastik nasional sehingga daya saing yang dimiliki oleh perusahaan plastik di Indonesia sama dan dapat bersaing.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The Ministry of Industry has a national industrial development master plan to increase export competitiveness, especially in the plastics industry sector. There are 30 companies that have the opportunity to receive guidance in increasing the export competitiveness of the plastics industry. Based on Porter's model, there are several criteria and sub-criteria that can affect the company selection process. In order for the company selection process to get the right results, a decisionmaking process is carried out using the Analytical Network Process (ANP) method. The use of fuzzy logic can minimize the level of inaccuracy in a person's judgment, so that the combination of the ANP method and fuzzy logic can produce optimal decisions in each order obtained and can show the level of influence of each criterion and sub-criteria. The results of this study are to determine the weaknesses and strengths of each company. The company's weaknesses will be fostered by the Ministry of Industry to increase the competitiveness of national plastic exports so that the competitiveness of plastic companies in Indonesia is the same and can compete.</p> Adjie Setyowibowo Hendang Setyo Rukmi Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENJADWALAN JOB SHOP MENGGUNAKAN ALGORITMA NON-DELAY DI PT. PINDO DELI 1 https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1016 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. Pindo Deli 1 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kertas, kemasan, dan tisu yang terletak di daerah Karawang, Jawa Barat. Perusahaan saat ini mengalami kendala pada penjadwalan. Penjadwalan yang digunakan oleh perusahaan saat ini bersifat first in first serve, yang artinya perusahaan akan memproduksi produk dengan urutan pemesanan yang terlebih dahulu. Hal tersebut mengakibatkan penumpukan job di stasiun kerja sehingga mengakibatkan makespan menjadi tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan penerapan penjadwalan yang baik. Salah satu bagian penjadwalan yaitu algoritma non-delay yang merupakan salah satu penjadwalan job shop yang mengurangi waktu menganggur mesin. Algoritma ini mengurutkan job dengan waktu mulai tercepat di setiap stasiun kerja yang sudah siap.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. Pindo Deli 1 is a company engaged in paper, packaging, and tissues located in Karawang, West Java. Products manufactured by PT. Pindo Deli 1 is 70 and 80 grams of photocopy paper, HVS paper, buffalo and embosse art paper, based paper, art board, facial tissue, toilet tissue, napkin tissue. The company is currently experiencing constraints on scheduling. The scheduling used by the company is currently first in first serve, which means that the company will produce products in the order of the first order of payment. This results in the buildup of jobs at the workstation resulting in high makespan. To overcome these problems, it is necessary to implement good scheduling. One part of scheduling is the non-delay algorithm which is one of the job shop scheduling that displace machine idle time. This method sorts the job with the fastest start time at each job station that is ready.</p> Ananda Ilhami Tawakal Dwi Kurniawan Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Ukuran Pemesanan Bahan Baku Menggunakan Economic Order Quantity dan Algoritma Wagner Within Mempertimbangkan Kapasitas Gudang https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1017 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Boskha merupakan perusahaan UMKM yang bergerak pada bidang konveksi yang memproduksi pakaian. Pada saat ini perusahaan mengalami permasalahan pada persediaan yaitu terjadinya pembelian bahan baku yang tidak optimal dikarenakan penjualan yang berfluktuasi dan pada perusahaan tidak ada perencanaan pemesanan bahan baku yang optimal. Perusahaan melakukan pembelian setiap bulan sekali karena adanya kontrak untuk terus melakukan pembelian meskipun perusahaan mengalami permasalahan pada gudang dengan pembelian bahan baku yang tidak optimal. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan membandingkan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan algoritma Wagner Within. Dari kedua metode tersebut dapat mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang optimal, frekuensi pembelian dalam satu tahun, dan mengetahui total pengeluaran perusahaan tahunan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Boskha is a company UMKM which is engaged in convection that produces clothing. At this time the company is experiencing problems with inventory, namely the purchase of raw materials that is not optimal due to fluctuating sales and at the company there is no optimal planning of ordering raw materials. The company makes purchases once a month because of the contract to continue to make purchases even though the company has problems in the warehouse with the purchase of raw materials that are not optimal. These problems can be solved by comparing the Economic Order Quantity (EOQ) method and the Wagner Within algorithm. From these two methods, it is possible to find out the optimal number of orders for raw materials, the frequency of purchases in one year, and to know the total annual company expenses.</p> Agung Gumelar Fifi Herni Mustofa Sri Suci Yuniar Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Perancangan Sistem Otomasi Sirkulasi Air Dengan Menggunakan Sensor Ph Meter Dan Sensor Temperatur Pada Ikan Cupang Hias (Betta Fish) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1018 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Mayoritas pemeliharaan pada ikan cupang hias di Indonesia dilakukan secara manual, pelaku usaha menghabiskan banyak waktu dalam pemeliharaan terutama pengurasan. Penelitian dilakukan untuk merancang sistem terotomasi pada perawatan ikan cupang untuk melihat efektifitas serta efisiensi dibanding dengan cara manual. Perancangan alat menggunakan metode sistem terotomasi dengan mengacu pada perancangan berbasis mikrokontroler dengan menggunakan 2 sensor yaitu sensor pH dan sensor suhu DS18B20. Terdapat 10 langkah untuk perancangan mikrokontroler yaitu merumuskan masalah lalu menggambar diagram fungsional dilanjutkan menentukan input dan output lalu melakukan pemilihan model mikrokontroler serta identifikasi sirkuit antar muka setelah semua dilakukan maka menentukan bahasa pemrograman dan menggambar skematis alat lalu menggambarkan diagram alur program dan menuliskan kode dilanjutkan untuk bangun dan uji sistem. Aktuator yang digunakan adalah dc pump. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan sistem terotomasi jauh lebih baik dibanding perawatan secara manual.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The majority of maintenance on betta fish in Indonesia is done manually, business actors spend a lot of time in maintenance, especially draining. The research was conducted to design an automated system for treating betta fish to see the effectiveness and efficiency compared to the manual method. The design of the tool used an automated system method with reference to a microcontroller-based design using 2 sensors, namely the pH sensor and the DS18B20 temperature sensor. There are 10 steps for designing a microcontroller, namely formulating the problem and then drawing a functional diagram then determining the input and output then selecting the microcontroller model and identifying the interface circuit after all is done then determining the programming language and drawing the schematic drawing tool then drawing the program flowchart and writing the code continued to build and system test. The actuator used a dc pump. The results showed that the use of an automated system was much better than manual maintenance</p> SONI HARTONO FAHMI ARIF FADILLAH RAMADHAN Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN KRITERIA MINIMASI WAKTU PROSES MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH DI CV. SINAR JAYA TEKNIK https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1019 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Masalah yang terjadi adalah terjadinya keterlambatan pengerjaan dalam sebuah perusahaan yang menyebabkan terjadinya pengiriman barang yang terlambat. Penggunaan metode Campbell Dudek and Smith (CDS) yang bertujuan untuk mengurangi waktu total produksi dan menentukan urutan pekerjaan yang optimal guna mencari waktu total yang paling cepat. Kedua metode yang digunakan bertujuan sama untuk mengurangi total waktu proses namun dalam metode Campbell Dudek and Smith (CDS) memiliki banyak pilihan hasil penjadwalan berdasarkan pekerjaan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The problem that occurs is the occurrence of delays in work in a company that cause late delivery of goods. The use of the Campbell Dudek and Smith (CDS) method method aims to reduce total production time and determine the optimal sequence of work in order to find the fastest total time. Both methods used aim equally to reduce total process time but in the Campbell Dudek and Smith (CDS) method have many choices of scheduling results based on work.</p> Moh. Fadhli Tamami Fifi Herni Mustofa Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA MESIN FILLING TOPACK 7 DI PT SARI ENESIS INDAH https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1020 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT Sari Enesis Indah merupakan salah satu perusahaan dari Enesis Grup yang bergerak di bidang manufaktur farmasi yang memproduksi food suplement , personal care , household care , pharmacy dan ready to drink . Perusahaan memiliki mesin filling topack 7, merupakan mesin yang paling banyak mengalami kerusakan berdasarkan work order departemen engineering . Perawatan mesin yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan data historical tanpa mempertimbangkan intensitas penggunaan mesin. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka perusahaan akan menggantikan sistem maintenance yang saat ini diterapkan yaitu preventive maintenance dengan sistem terpadu yaitu Total Productive Maintenance (TPM). Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai dasar acuan untuk mengukur produktivitas dari mesin yang beroperasi. Perencanaan ini membutuhkan tahapan dalam implementasinya sehingga akan diterapkan pada mesin filling topack 7 sebagai pilot project karena paling sering mengalami masalah berdasarkan work order dari departemen engineering . Nilai OEE perbulan akan masuk ke dalam klasifikasi besaran OEE sehingga dapat menggambarkan bahwa tingkat efektifitas mesin perbulan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT Sari Enesis Indah is a company that is part of the Enesis Group which is engaged in pharmaceutical manufacturing which produces food supplements, personal care, household care, pharmaceuticals and ready-to-drink drinks. the company has a filling machine topack 7 which is the machine that has the most damage to the engineering department's work order. The maintenance performed by the company is based on historical data without considering the use of the equipment. Based on the problems that occur, the company will implement system maintenance that is currently applied, namely preventive maintenance with an integrated system, namely Total Productive Maintenance (TPM). Overall Equipment Effectiveness (OEE) value as a reference basis for measuring the productivity of operating machines. This plan requires stages in its implementation so that it will be applied to the filling machine topack 7 as a pilot project because it most often experiences problems based on work orders from the engineering department. The monthly OEE value will be included in the classification of the OEE quantity so that it can describe the level of effectiveness of the machine per month.</p> Arvin Ayasi Atmajaya Fifi Herni Mustofa Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI KECAP DENGAN METODE CORELAP DI PT KECAP SEGI TIGA MAJALENGKA https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1021 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kecap Segi Tiga merupakan perusahaan yang memproduksi kecap berkualitas yang berlokasi di jalan Tonjong No.12, Tonjong, Kec. Majalengka Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya, perusahaan memiliki beberapa masalah pada aliran material terdapat waste (pemborosan) yang terjadi pada pabrik yaitu terjadinya gerakan bolak-balik oleh pekerja dari gedung 1 atau gedung utama proses produksi PT Kecap Segi Tiga ke gedung 2 yang merupakan tempat penjemuran dan fermentasi 1. Metode yang digunakan adalah computerized relationship layout technique (CORELAP). Metode corelap adalah metode tata letak fasilitas dengan menghitung kegiatan-kegiatan yang paling sibuk pada tata letak atau yang mempunyai kaitan terbanyak, dan jumlah dari keterkaitan kedekatan kegiatan dengan kegiatan lain dibandingkan. Berdasarkan metode Algoritma Corelap didapatkan layout usulan dengan jarak perpindahan material sejauh 69,5 meter dari layout awal dengan jarak perpindahan material sejauh 113,5 meter, selisih tersebut menghemat jarak material handling sebesar 39%.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Segi Tiga Soy Sauce is a company that produces a good quality soy sauce which located at Jalan Tonjong No.12, Tonjong, Kec. Majalengka Majalengka Regency, West Java. In practice, the company has several problems with the material flow, where there is waste regulation problem that occurs in the factory, namely the back and forth movements by the workers from building 1 or the main building of the production process of PT Segi Tiga Soy Sauce to building 2 which is a place for drying and fermentation 1. The method used is the computerized relationship layout technique (CORELAP). The corelap method is a facility layout method applied by calculating the activities that are the busiest in the layout or those that have the most links, and the sum of the proximity of activities to other activities is compared. Based on the Corelap Algorithm method, the proposed layout is obtained with a material displacement distance of 69.5 meters from the initial layout with a material transfer distance of 113.5 meters, the difference saves material handling distances by 39%.</p> SONI AGUSTINA Sri Suci Yuniar Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PEMILIHAN LOKASI KEDAI KOPI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1022 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Pemilihan lokasi kedai kopi yang baru adalah salah satu hal yang sedang dipertimbangkan oleh Kofluck saat ini yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan. Kofluck saat ini memiliki beberapa pilihan alternatif lokasi kedai yang baru yaitu Jl. Sultan Tirtayasa, Jl. Banteng, Jl Taman Sari, Jl. Babakan Jeruk. Dengan permasalahan tersebut Kofluck perlu melakukan pemilihan lokasi alternatif yang terbaik dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additve Weighting (SAW). Dengan mempertimbangkan enam kriteria yaitu harga sewa, keamanan, tingkat persaingan, sarana transportasi, jarak dari pusat kota, dan jumlah penduduk. Hasil penelitian menunjukan hasil bahwa peringkat 1 adalah lokasi Jl. Sultan Tirtayasa dengan nilai 0.9104, yang kedua adalah Jl. Taman Sari dengan nilai 0.6575, yang ketiga adalah Jl. Banteng dengan nilai 0.6521, dan terakhir adalah Jl. Babakan Jeruk dengan nilai 0.3501.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The selection of a new coffee shop location is one of the things that Kofluck is currently considering with the aim of increasing revenue. Kofluck currently has several alternative choices for new shop locations, namely Jl. Sultan Tirtayasa, Jl. Banteng, Jl. Taman Sari, Jl. Babakan Jeruk. With these problems, Kofluck needs to choose the best alternative location using the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods. By considering six criteria, namely rental price, security, level of competition, means of transportation, distance from the city center, and population. The results showed that the 1st rank was the location of Jl. Sultan Tirtayasa with a value of 0.9104, the second is Jl. Taman Sari with a value of 0.6575, the third is Jl. Banteng with a value of 0.6521, and the last one is Jl. Babakan Jeruk with a value of 0.3501.</p> Bintang Rafles Manurung Fadillah Ramadhan Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Rumah Makan Bu Cucu Menggunakan Metode Importance Performance Analysis dan Tree Diagram https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1023 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Tingginya tingkat persaingan dengan banyaknya bermunculan rumah makan dengan konsep serupa, pandemi Covid-19, dan munculnya berbagai macam keluhan dari konsumen membuat Rumah Makan Bu Cucu ingin melakukan peningkatan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan adalah Importance Performance Analysis dengan kuesioner yang menggunakan dimensi Dineserv. Kuesioner disebarkan kepada 100 responden. Perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini berupa perhitungan tingkat kepentingan dan kepuasan. Hasil dari perhitungan tersebut dijadikan koordinat atribut dalam diagram kartesius yang terbagi menjadi 4 kuadran. Nilai tingkat kepuasan yang didapat sebesar 3,85 dan nilai tingkat kepentingan sebesar 4,23. Berdasarkan posisi kuadran 1 pada diagram Importance Performance Analysis terdapat 5 atribut diantaranya atribut 20,8,9,10, dan 18. Berdasarkan hasil analisis Tree Diagram, usulan peningkatan berupa penyusunan jadwal piket pembersihan toilet, membersihkan peralatan makan sesuai dengan prosedur, dan penataan ulang penempatan meja dan kursi.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The high level of competition with the emergence of restaurants with similar concepts, the Covid-19 pandemic, and the emergence of various kinds of complaints from consumers made Bu Cucu Restaurant want to improve the quality of service. The method used to measure service quality is Importance Performance Analysis with a questionnaire that uses the Dineserv dimension. Questionnaires were distributed to 100 respondents. The calculations carried out in this study are in the form of calculating the level of importance and satisfaction. The results of these calculations are used as attribute coordinates in a Cartesian diagram which is divided into 4 quadrants. The value of the level of satisfaction obtained is 3.85 and the value of the level of importance is 4.23. Based on the position of quadrant 1 on the Importance Performance Analysis diagram, there are 5 attributes including attributes 20, 8, 9, 10, and 18. Based on the results of the Tree Diagram analysis, the proposed improvements are in the form of preparing a toilet cleaning picket schedule, cleaning eating utensils according to procedures, and rearranging table and chair placement.</p> Miftah Khairi Yoanita Yuniati Mukti Intan Rahmatillah Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Kedai Kopi Buna Indonesia Berdasarkan Dimensi Service Qualty dengan Menggunakan Importance Performance Anaylisis (IPA) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1024 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kedai kopi Buna Indonesia merupakan usaha yang bergerak dalam industri kopi di kota Cilegon. Kedai kopi Buna Indonesia berdiri pada tahun 2020 dan masih perlu meningkatkan kualitas pelayanan agar mendapatkan respon positif dari konsumennya. Untuk mengetahui bagaimana cara agar kualitas pelayanan di kedai kopi Buna Indonesia dapat meningkat, penulis menggunakan dimensi service quality sebagai acuan dalam rancangan pembuatan kuesioner. Dimensi service quality yang dipakai yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy . Kuesioner yang dirancang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan konsumen kedai kopi Buna Indonesia. Dari hasil pengolahan data menggunakan importance performance analysis (IPA) yang masuk kedalam prioritas perbaikan adalah toilet pada kedai kopi bersih, pesanan yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diantarkan oleh waitress , keamanan tempat parkir terjaga dengan baik, dan pegawai selalu bersedia membantu konsumen apabila dibutuhkan. Dari hasil pengolahan data, penulis menghasilkan usulan perbaikan yang telah dianalisis menggunakan Process Decision Program Chart (PDPC) berupa: kedai kopi membuat SOP terkait pemeliharaan toilet, membuat penjadwalan untuk karyawan perihal pemeliharaan toilet, menyediakan tempat sampah di dalam toilet, menyediakan display terkait penggunaan toilet, sistem pemesanan yang dipakai diubah menjadi mesin kasir (elektronik), adanya pengarahan atau pelatihan terkait sistem pemesanan yang dibuat, kedai kopi Buna Indonesia mengajak warga setempat untuk berkontribusi dalam menjaga lahan parkir, kedai kopi Buna Indonesia membuka proses rekrutmen, melakukan briefing terlebih dahulu sebelum membuka kedai, komunikasi karyawan pada saat operasional harus diperbaiki.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Buna Indonesia coffee shop is a business engaged in the coffee industry in Cilegon City. The Buna Indonesia coffee shop was established in 2020 and still needs to improve the quality of service in order to get a positive response from its consumers. To find out how to improve the quality of service at the Buna Indonesia coffee shop, the author uses the service quality dimension as a reference of the questionnaire. The service quality dimensions used are tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The questionnaire was distributed to 100 respondents who are consumers of Buna Indonesia coffee shops. The results of data processing using importance performance analysis (IPA), the repairs priority aspect is: the toilets in coffee shops are clean, orders ordered by consumers are in accordance with those delivered by the waitress, parking lot security is well maintained, and employees are always willing to help consumers when needed. From the results of data processing, the improvement suggestions of the analysis results using Process Decision Program Chart (PDPC) is coffee shops making SOPs related to toilet maintenance, scheduling employees regarding toilet maintenance, providing trash bins in toilets, providing displays related to toilet use , the ordering system used is converted into a cashier machine (electronic), briefing or training related to the ordering system, the Buna Indonesia coffee shop invites local residents to contribute to maintaining the parking lot, the Buna Indonesia coffee shop opens the recruitment process, conducts a briefing before opening a shop, employee communication during operations must be improved.</p> Nuarezha Ananta Pratama Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Rancangan Model Bisnis CV. EMBA dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1025 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>CV EMBA merupakan bisnis yang baru dibuka dan bergerak dalam bidang jasa reparasi mobil. Untuk mengetahui bagaimana bisnis tersebut dapat memberikan peluang dan juga bertahan dalam persaingan, maka diperlukan strategi bisnis untuk mengevaluasi seluruh aspek bisnis yang dijalankan pada bisnis reparasi mobil. Oleh karena itu, maka dibutuhkan adanya analisis terhadap model bisnis reparasi mobil sehingga dapat dilakukan perancangan dan juga melakukan improvement terhadap model bisnis tersebut. Perancangan model bisnis CV EMBA pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan business model canvas. Penelitian diawali dengan melakukan benchmark terhadap beberapa bisnis perawatan sepatu yang sudah berjalan dengan menggunakan data dari studi literatur untuk mengetahui model bisnis eksisting dari bisnis reparasi mobil, kemudian melakukan analisis lingkungan bisnis yang didapatkan dari hasil observasi, setelah itu dilakukan pengambilan data aspirasi pemilik bisnis untuk mengetahui aspirasi bagi bisnisnya dengan cara melakukan wawancara, dan kemudian pengambilan data dari para konsumen dengan atau customer profile dengan menyebarkan kuesioner kepada para konsumen dan konsumen diminta untuk mengisi kuesioner tersebut. Setelah itu dilakukan analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta dapat merancang strategi bagi model bisnis yang akan diusulkan. Setelah itu dilakukan perancangan value proposition yang kemudian dilakukan proses penyesuaian antara value proposition dengan customer profile. Hasil dari penelitian ini berupa model bisnis usulan dengan pendekatan business model canvas yang ditujukan untuk pihak CV EMBA.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>CV EMBA is a newly opened business and is engaged in car repair services. To find out how the business can provide opportunities and also survive in the competition, a business strategy is needed to evaluate all aspects of the business that is run in the car repair business. Therefore, it is necessary to analyze the car repair business model so that it can be designed and also make improvements to the business model. The design of the CV EMBA business model in this study was carried out with a business model canvas approach. The study begins by benchmarking several shoe care businesses that have been running using data from literature studies to find out the existing business model of the car repair business, then analyzing the business environment obtained from observations, after that data collection on the aspirations of business owners is carried out to find out aspirations for their business by conducting interviews, and then collecting data from consumers with or customer profiles by distributing questionnaires to consumers and consumers are asked to fill out the questionnaire. After that, a SWOT analysis is carried out to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats and can design strategies for the proposed business model. After that, the value proposition is designed and then the adjustment process is carried out between the value proposition and the customer profile. The results of this study are a proposed business model with a business model canvas approach aimed at CV EMBA.</p> Rifki Muhamad Riyadi Sugih Arijanto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Perbaikan Kualitas Website X menggunakan Importance Performance Analysis dan Potential Gain in Customer Value https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1026 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>X merupakan perusahaan ritel khusus produk kecantikan, X menyediakan berbagai macam produk kecantikan dari berbagai merek secara online dan offline . Bisnis online yang dijalankan oleh X adalah memanfaatkan e-commerce dengan menggunakan berbagai media, salah satunya adalah website . Website X dibangun pada tahun 2015 dan mengalami perbaikan pada tahun 2017, hingga tahun 2021 tidak ada perbaikan yang dilakukan terhadap website X. Hal tersebut dapat mempengaruhi loyalitas konsumen terhadap website X dikarenakan website X tidak berkembang sesuai dengan kondisi terkini. Pada penelitian ini dilakukan usulan perbaikan terhadap website X dengan melakukan evaluasi kualitas website X terlebih dahulu dengan menggunakan Webqual 4.0 Index (WQI). Usulan perbaikan kualitas website X akan ditentukan menggunakan metode Importance Perfomance Analysis (IPA) dan Potential Gain in Customer Satisfaction (PGCV) dengan menggunakan dimensi webqual 4.0. Berdasarkan hasil analisis, perbaikan dilakukan terutama pada tampilan website serta penyampaian dan penyajian informasi yang terdapat dalam website .</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>X is a retail company that provides various beauty product from various brands by online and offline. The online business run with utilizing e-commerce from various media, one of them is website. website X was built in 2015 and have been repairs in 2017, until 2021 there is no improvements to it . This can affect consumer loyalty to the website, because it can not develop according to current conditions. In this study, proposed improvement to the website by evaluating the quality of the X website using the Webqual 4.0 Index (WQI). The proposal for impoving the quality of the X website will be determined using methods of Importance Performance Analysis (IPA) and Potential Gain in Customer Value (PGCV) with webqual 4.0 dimension. Based on the analysis, improvements are made mainly to the appearance of the website as well as the delivery and the presentation of the information on the website.</p> Sarah Nurul Latifa Yanti Helianty Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Strategi Perusahaan PT Progressio Indonesia Menggunakan Analisis SWOT dan Matriks QSPM https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1027 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT Progressio adalah perusahaan konveksi pakaian seragam dan furniture yang berdiri pada tanggal 08 Februari 1999. Dari hasil wawancara didapat bahwa penjualan produk konveksi PT Progressio tahun 2019 mengalami penurunan yang cukup besar yaitu sebesar 30%. Di masa pandemik penjualan semakin mengalami penurunan hingga mencapai 80%. Penurunan penjualan yang terjadi secara terus menerus dapat membuat perusahaan mengalami kerugian, oleh karena itu salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan adalah melakukan evaluasi terhadap strategi perusahaan. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk mendapatkan usulan strategi perusahaan adalah metode analisis SWOT (strength¸weakness, opportunity, threats). Pada matriks SWOT strategi perusahaan dibuat berdasarkan data kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, peluang eksternal perusahaan dan ancaman yang dapat terjadi pada perusahaan. Dari matriks IFE dan EFE diketahui bahwa perusahaan berada pada kuadran III dengan strategi yang tepat adalah memaksimalkan peluang dengan menguranngi ancaman dan meminimalkan kelemahan serta meningkatkan kekuatan perusahaan Hasil dari analisis SWOT didapatkan 10 strategi pemasaran yang kemudian menggunakan matriks QSPM didapat 3 strategi prioritas yaitu mengembangkan variasi produk, mengembangkan media pemasaran online dan meningkatkan pelayanan melalui online dengan selalu meng-update web.</p> <p><br><strong>ABSTRACT</strong><br>PT Progressio is a uniform clothing and furniture convection company that was established on February 8, 1999. From the interview results, it was found that the sales of PT Progressio's convection products in 2019 experienced a fairly large decline, namely by 30%. During the pandemic, sales have decreased by up to 80%. The decline in sales that occurs continuously can make the company suffer losses, therefore one of the steps that can be taken by the company to increase sales is to evaluate the company's strategy. In this study, the method used to obtain the company's strategy proposal is the SWOT analysis method (strengthweakness, opportunity, threats). In the SWOT matrix the company's strategy is made based on data on the company's internal strengths and weaknesses, the company's external opportunities and threats that can occur to the company. From the IFE and EFE matrices it is known that the company is in quadrant III with the right strategy is to maximize opportunities by reducing threats and minimizing weaknesses and increasing company strengths, develop online marketing media and improve services through online by always updating the web. Keywords: SWOT, QSPM, strategy, IFE and EFE</p> Muhammad Rifki Alwan YUNIAR Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Trans Shuttle Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1028 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kualitas pelayanan yang diberikan suatu jasa kepada customer berdampak baik bagi perkembangan usaha. Trans Shuttle merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa transportasi darat. Perusahaan memiliki permasalahan dalam kegiatan operasional perusahaan yang berdampak pada kualiatas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dalam meningkatkan kualitas pelayanan Trans Shuttle. Metode yang digunakan yaitu metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfation Index (CSI). Metode Importance Performance Analysis digunakan untuk mengetahui skala prioritas dari atribut kualitas pelayanan yang harus diperbaiki, sedangkan metode Customer Satisfation Index digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan customer secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode Importance Performance Analysis terdapat lima atribut yang berada dalam kuadran I yang berarti harus diperbaiki, dan berdasarkan hasil pengolahan data metode Customer Satisfation Index yaitu sebesar 61,056% dikategorikan Quite Satified.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The quality of service provided by a service to customers has a good impact on business development. Trans Shuttle is a company engaged in land transportation services. The company has problems in the operational activities that have an impact to service quality. This study aims to analyze for improving the service quality of Trans Shuttle. The methods used are Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methods. The Importance Performance Analysis method is used to determine the priority scale of service quality attributes that must be improved, while the Customer Satisfaction Index method is used to determine the overall level of customer satisfaction. Based on the results of data processing using the Importance Performance Analysis method, there are five attributes that are in quadrant, which means it must be improved, and based on the results of data processing the Customer Satisfaction Index method, which is 61.056% categorized as Quite Satisfied.</p> Novia Aninditha Kurniawan Asterina Febrianti Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PERAMALAN METODE TIME SERIES TERHADAP PRODUKSI KAKAO DI KABUPATEN BATANG https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1029 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Batang. Produksi Kakao di Kabupaten Batang mengalami tren yang fluktuatif, dikarenakan adanya faktor seperti kebijakan dan strategi produksi dalam bersaingnya produksi kakao di Kabupaten Batang pada industri kakao. Peramalan hasil produksi diperlukan untuk mengetahui perkembangan hasil produksi dimasa depan untuk itu dengan adanya metode peramalan time series dari data masa lampau. Hasil peramalan produksi kakao pada tahun 2021 di ketiga metode didapatkan nilai pada metode MA sebesar 220.394,5 kwintal dengan nilai error sebesar MAD = 115,358, MSE = 15.298.686.354, dan MAPE = 43,05%. Nilai peramalan periode 2021 pada metode ES sebesar 261.664,5 kwintal dengan nilai error sebesar MAD = 97.898,6 , MSE = 12.296.282.040, dan MAPE = 36,91%. Nilai peramalan periode 2021 pada metode LR sebesar 165.485,7 kwintal dengan nilai error sebesar MAD = 42.329,8, MSE = 3.25.722.398, dan MAPE = 11,56%. Linear Regression merupakan metode peramalan yang terpilih dikarenakan tingkat keakurasian&nbsp; peramalan paling baik yang disebabkan nilai error didapatkan paling minimal dengan nilai MAD = 42.329,8, MSE = 3.25.722.398, dan MAPE = 11,56%.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Cocoa is one of the plantation commodities that has an important role for economic development in Batang Regency. Cocoa production in Batang Regency experiences a fluctuating trend, due to factors such as policies and production strategies in competing cocoa production in Batang Regency in the cocoa industry. Forecasting production results is needed to determine the development of production results in the future for that with the time series forecasting method from past data. The results of forecasting cocoa production in 2021 in the three methods obtained a value in the MA method of 220,394.5 quintals with an error value of MAD = 115,358, MSE = 15,298,686.354, and MAPE = 43,05%. The forecast value for the 2021 period in the ES method is 261,664,5 quintals with an error value of MAD = 97,898.6 , MSE = 12,296,282,040, and MAPE = 36.91%. The forecast value for the 2021 period in the LR method is 165,485.7 quintals with an error value of MAD = 42,329.8, MSE = 3.25,722,398, and MAPE = 11.56%. Linear Regression is the chosen forecasting method because the level of forecasting accuracy is the best due to the minimum error value obtained with MAD = 42,329.8, MSE = 3.25,722,398, and MAPE = 11.56%.</p> FADILLAH SANTIKA Dwi Kurniawan Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Bank BRI Cabang Soekarno Hatta Berdasarkan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1030 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Permasalahan yang terjadi pada Bank BRI Cabang Soekarno Hatta Bandung adalah masih adanya keluhan terkait dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Bank BRI Cabang Soekarno Hatta dengan menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Dimensi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dimensi servqual yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy . Hasil yang didapatkan menggunakan IPA adalah masih terdapat atribut yang menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan seperti halnya mesin ATM yang rusak dan antrian yang panjang. Hasil CSI yang didapatkan sebesar 71,84%, hal ini menandakan bahwa nasabah sudah merasa puas dengan pelayanannya namun, masih harus ditingkatkan kembali atribut yang mempengaruhi kepuasan nasabahnya. Usulan perbaikan yang diberikan berdasarkan hasil analisis menggunakan 5W+1H terkait dengan pemberian usulan untuk tempat tunggu nasabah dan penjadwalan maintenance mesin ATM.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>The problem that occurs at Bank BRI Soekarno Hatta Bandung is that there are still complaints related to the services and facilities provided by the company. The purpose of this study is a proposed improvement to improve the quality of service of Bank BRI Soekarno Hatta by using Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI). The dimensions used in this study are the dimensions of the servqual that are tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy. The result obtained using IPA is that there are still attributes that are the main priority for repairs such as broken ATM machines and long queues. CSI results obtained by 71.84%, this indicates that the customer is satisfied with his service but still has to be improved attributes that affect customer satisfaction. The proposed improvements provided based on the results of the analysis usingn 5W + 1H related to the provision of proposals for customer waiting and scheduling atm machine maintenance.</p> DINDA FIDIA BESTARI ARIE DESRIANTY Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Analisis Pemilihan Supplier Bahan Baku Baja Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Network Process (F-ANP) Di PT. Safta Ferti https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1031 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT. Safta Ferti adalah perusahaan di bidang manufaktur dengan sistem make to order. Perusahaan memiliki permasalahan dalam pemilihan supplier yaitu supplier tidak bisa menyediakan bahan baku yang dibutuhkan, negosiasi tempo pembayaran tidak sesuai dengan harapan perusahaan, dan kualitas tidak sesuai dengan yang dibutuhkan berdampak kepada kualitas produk. Pemasalahan dalam pemilihan supplier dapat diatasi menggunakan metode Fuzzy Analytical Network Process (F-ANP). Metode gabungan logika fuzzy dan metode ANP. Metode ANP adalah pengembangan dari metode AHP dengan cara kerja membuat sebuah jaringan dengan mempertimbangkan keterkaitan kriteria dan subkriterianya. Penambahan logika fuzzy untuk mengurangi subjektifitas dari kuesioner yang disebar. Hasil penelitian ini adalah kriteria ketersediaan dan subkriteria kesesuaian jumlah bahan baku sebagai kriteria dan subkriteria yang diprioritaskan dalam pemilihan supplier dan supplier yang disarankan adalah CV. Rekadaya Cipta Mandiri karena supplier ini memenuhi kriteria yang dibutuhkan terutama kriteria ketersediaan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>PT. Safta Ferti is a company in manufacturing with a make to order system. The company has problems in selecting suppliers, namely the supplier cannot provide the raw materials needed, the negotiation of payment terms is not in line with the company's expectations, and the quality is not in accordance with what is needed which has an impact on the quality of the product. Problems in supplier selection can be overcome using the Fuzzy Analytical Network Process (F-ANP) method. Combined method of fuzzy logic and ANP method. The ANP method is the development of the AHP method by working to create a network by considering the interrelationship of criteria and sub-criteria. The addition of fuzzy logic to reduce the subjectivity of the distributed questionnaires. The results of this study are the availability criteria and the sub-criteria for the suitability of the amount of raw materials as the priority criteria and sub-criteria in the selection of suppliers and the recommended supplier is CV. Rekadaya Cipta Mandiri because this supplier meets the required criteria, especially the availability criteria.</p> NAUFAL ARDIANSYAH HARI ADIANTO ARIEF IRFAN SYAH TJAJA Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN SITUS BELANJA ONLINE X BERDASARKAN DIMENSI E-SERVQUAL DENGAN MENGGUNAKAN IPA DAN PGCV https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1032 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>E-commerce X merupakan salah satu e-commerce yang ada di Indonesia. Untuk meningkatkan kualitas pelayanannya dilakukan pengukuran tingkat kepuasan dan kepentingan konsumen dengan menggunakan tujuh dimensi e-servqual yaitu efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation dan contact. Hasil pengukuran tingkat kepuasan dan kepentingan kemudian diolah dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan metode Potential Gain in Customer Value (PGCV). Nilai Indeks PGCV dari atribut yang berada pada kuadran pertama Importance Performance Matrix dihitung untuk mendapatkan urutan prioritas peningkatan kualitas pelayanan. Atribut yang menjadi prioritas berdasarkan nilai indeks PGCV adalah: urutan pertama adalah variabel X7 (Customer service dapat menyelesaikan permasalahan transaksi dengan baik), urutan kedua adalah variabel X14 (Situs melindungi informasi data pribadi konsumen yaitu data diri, kartu kredit/debit, dan lain sebagainya), urutan ketiga adalah variabel X23 (Situs menawarkan retur atau tukar barang ketika produk yang datang tidak sesuai) dan urutan keempat adalah variabel X21 (Situs memberikan refund jika produk tidak sesuai).</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>E-commerce X is one of the e-commerce sites in Indonesia. To improve the quality of their services, the level of satisfaction and interest of consumers is measured by using seven dimensions of e-servqual, namely efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation and contact. The results of measuring the level of satisfaction and interest are then processed using the Importance Performance Analysis (IPA) method and the Potential Gain in Customer Value (PGCV) method. The PGCV Index value of the attributes that are in the first quadrant of the Importance Performance Matrix is calculated to obtain a priority order of service quality improvement. Attributes that are prioritized based on the PGCV index value are: the first is variable X7 (Customer service can solve transaction problems well), the second is variable X14 (The site protects consumer personal data information, namely personal data, credit/debit cards, and so on), the third is variable X23 (The site offers returns or exchanges of goods when the product that arrives does not match) and the fourth is X21 variables (the site provides a refund if the product does not match).</p> Alif Muhammad Vinarsyah Asterina Febrianti Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 USULAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DI DIREKTORAT PRODUKSI PT DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO) MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1033 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>PT Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pesawat terbang di Indonesia. Permasalahan yang ada yaitu banyak produk mengalami keterlambatan pengiriman, biaya terhadap produk cacat tinggi, kedisiplinan karyawan yang kurang. Berdasarkan hal tersebut diperlukan peningkatan produktivitas pada Direktorat Produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero). Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan pengukuran produktivitas terlebih dahulu. Pengukuran produktivitas dilakukan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Key Performance Indicator (KPI) ditentukan berdasarkan perspektif pada Balanced Scorecard (BSC). Metode OMAX membutuhkan nilai bobot pada tiap KPI yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini ditemukan 14 KPI yang belum mencapai target. Upaya yang dapat dilakukan perusahaan yaitu sosialisasi pencatatan waktu aktual kerja, pelaksanaan training, validasi standard time, perbaikan perencanaan produksi, penegakkan dan penegasan aturan kedisiplinan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Indonesian Aerospace (IAe) is aerospace company in Indonesia. There's some problem that often occurs in this company, such as many product delays to deliver, spent high cost for nonconformity product, and the employee is not disciplined about work hours. Therefore, Indonesian Aerospace (IAe) need to improve their productivity. The first step for improving productivity is to measure the productivity using Objective Matrix (OMAX) method. OMAX required Key Performance Indicator (KPI) and weight of each indicator. Balanced Scorecard (BSC) used for identification of KPI. Weight values are obtained using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Outcome research is there's 14 KPI not reach the target yet. The company can make efforts to socialization of recording actual working time, validation of standard time, improvement of production planning, also enforcement and affirmation of disciplinary rules.</p> ANNISA FITRI Yanti Helianty Abu` Bakar Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 MODEL PENGARUH TINGKAT PENCAHAYAAN TERHADAP KELELAHAN DAN PERFORMANSI OPERATOR PADA SIMULASI PEKERJAAN MANUFAKTUR https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1034 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Salah satu faktor yang mempengaruhi performansi kerja yaitu lingkungan kerja. Indikator lingkungan kerja salah satunya yaitu pencahayaan. Pencahayaan yang kurang baik dapat mempengaruhi kenyamanan operator saat bekerja. Penelitian ini membahas seberapa besar pengaruh pencahayaan terhadap kelelahan dan performansi saat bekerja, serta model hubungannya. Penelitian dilakukan dengan eksperimen terhadap 10 partisipan yang akan melakukan pekerjaan merakit ragum, untuk melihat bagaimana kelelahan yang dilihat dari hasil Heart Rate (HR) yang dialami sebelum dan sesudah bekerja serta melihat performansi dari segi jumlah produk yang berhasil dirakit dan jumlah produk yang tidak sesuai standar. Hasil dari data tersebut akan di uji dengan uji normalitas data, uji korelasi pearson, uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda. Penelitian ini menghasilkan 7 model hubungan dari pencahayaan terhadap kelelahan dan performansi.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>One of the factors that affect work performance is the work environment. The indicatorof working curves is one of them is lighting. Poor lighting can affect the operator's comfort while working. This study discusses how much influence lighting has on fatigue and performance while working, as well as the model of the relationship. The study was conductedby experimenting with 10 participants who will do the work of assembling ragum, to see how fatigue seen from the results of heart rate (HR) experienced before and after work and look at performance in terms of the number of products successfully assembled and the number of products that are not up to standard. The results of the data will be tested with data normality tests, pearson correlation tests, simple linear regression tests and multiple linear regression tests. The study produced 7 models of the relationship of lighting to fatigue and performance</p> NADHIRA ZULFA SALSABILA LAUDITTA IRIANTI Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Identifikasi Faktor yang Berpengaruh Terhadap Performansi Kinerja UMKM Kota Bandung Berdasarkan Kategori 4 Malcolm Baldridge For Performance Excellence (Mbcfpe) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1035 <p>ABSTRAK<br>UMKM berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia yaitu meliputi kemampuan menyerap<br>97% dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4% dari total<br>investasi. Saat ini UMKM di Kota Bandung memiliki masalah yaitu belum mengetahui kekuatan<br>dan kelemahan yang dimiliki, sehingga tidak dapat memutuskan tindakan yang harus<br>dilakukan untuk perbaikan ataupun peningkatan, kemampuan menghadapi perubahan secara<br>cepat, rendahnya kualitas teknologi, dan juga knowledge management. Malcolm Baldrige<br>Criteria for Performance Excellence merupakan salah satu metode pengukuran kinerja, yang<br>terdapat kategori 4 yaitu pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan. Maka dari itu<br>penelitian ini dilakukan untuk mencari apakah terdapat hubungan kategori 4 terhadap kinerja<br>UMKM Kota Bandung dengan menggunakan PLS-SEM. Hasilnya, tidak terdapat pengaruh<br>signifikan dari kriteria pengukuran, analisis, dan perbaikan kinerja organisasional terhadap<br>kinerja UMKM. Sedangkan untuk kriteria manajemen pengetahuan informasi dan teknologi<br>informasi terdapat pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM.<br><strong>ABSTRACT</strong><br>MSMEs contribute to the Indonesian economy, including the ability to absorb 97% of the total&nbsp; &nbsp;workforce and can collect up to 60.4% of total investment. Currently MSMEs in the city of Bandung have a problem that is not knowing the strengths and weaknesses they have, so they cannot decide what actions to take for improvement or improvement, the ability to deal with rapid changes, low quality of technology, and also knowledge management. The Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence is one of the methods of performance measurement, which contains category 4, namely measurement, analysis, and knowledge management. Therefore, this study was conducted to find out if there is a category 4 relationship to the performance of MSMEs in Bandung using PLS-SEM. As a result, there was no significant influence of the criteria for measurement, analysis, and improvement of organizational performance on msme performance. As for the criteria for information knowledge management and information technology there is a significant influence on the performance of MSMEs.</p> Dilla Budhiliana Gita Permata Liansari Sugih Arijanto Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 Identifikasi Faktor yang Berpengaruh Terhadap Performansi Kerja Umkm Kota Bandung Berdasarkan Kategori Perencanaan Strategis Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1036 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>UMKM merupakan skala usaha dalam bidang apapun yang memiliki peranan penting dalam perkembangan perekonomian Indonesia dan merupakan usaha yang masih merintis. Oleh karena itu, UMKM harus menyusun strategi agar dapat mempertahankan eksistensi dan kualitas barangnya. Metode Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) merupakan alat pemandu dan pengukuran untuk mengetahui level kinerja suatu organisasi. Pada metode ini, level kinerja ekselen terdiri dari tujuh kategori, salah satu kategori dari metode MBCfPE yang menjadi sorotan pada perusahaan adalah kategori 2 (perencanaan strategi). Tools yang digunakan untuk membantu penelitian adalah metode Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa strategy implementation terhadap result dan strategy development process terhadap strategy development berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja UMKM Kota Bandung.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>UMKM is a business scale in any field that has an important role in the development of the Indonesian economy and is a business that is still pioneering. Therefore, UMKM must develop strategies in order to maintain the existence and quality of their goods. The Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) method is a guiding and measuring tool to determine the level of performance of an organization. In this method, the level of excellent performance consists of seven categories, one of the categories of the MBCfPE method that is the focus of the company is category 2 (strategic planning). The tools used to assist the research is the Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Based on the results of the study, it was found that the implementation of strategies on the results and the process of developing strategies for developing strategies had a significant effect on the performance of UMKM in Bandung City.</p> Ratu Mutiara Dien Sugih Arijanto Gita Permata Liansari Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 ANALISIS KELAYAKAN PENDIRIAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH PRODUK CRAFT BONGGOL JAGUNG https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1037 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Produk craft bonggol jagung merupakan terobosan produk desain dengan konsep ramah lingkungan karena memanfaatkan bonggol jagung, untuk mengurangi risiko yang berkaitan dengan investasi maka perlunya melakukan analisis kelayakan bisnis. Ditinjau dari penelitian yang telah dilakukan usaha ini dapat dikatakan layak dari segi aspek pasar dan pemasaran, teknis, manajemen sumber daya manusia, legal dan lingkungan. Namun dari segi aspek finansial tidak bisa dikatakan layak karena nilai payback periode (PP) lebih dari umur perkiraan yaitu 5 tahun, net present value (NPV) yang bernilai negatif yaitu Rp. - 250.136.399,88. Persentase internal rate of return (IRR) sebesar -20,54% nilai ini lebih kecil dari MARR sebesar 7,8%. Kemudian dilakukanlah analisis sensitivitas dengan mencarikan alternatif yang mampu membuat usaha menjadi layak diantaranya adalah menaikan harga jual produk agar menjadi layak adalah sebesar 25,78% dengan nilai NPV sebesar Rp. 0, untuk kenaikan jumlah produk pertahun adalah sebanyak 5.379 produk/tahun dengan nilai NPV sebesar Rp. 0.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Corncobs craft product is a breakthrough product design with an environmentally friendly concept because it utilizes corn cobs, to reduce risks associated with investment, it is necessary to conduct a business feasibility analysis. Judging from the research that has been done, this business can be said to be feasible in terms of market and marketing, technical, human resource management, legal and environmental aspects. However, from the financial aspect, it cannot be said to be feasible because the payback period (PP) is more than the estimated age of 5 years, the net present value (NPV) which is negative is Rp. -250.136.399,88 . The percentage of internal rate of return (IRR) of -20,54% this value is smaller than the MARR of 7.8%. Then a sensitivity analysis was carried out by finding alternatives that were able to make the business feasible, including increasing the selling price of the product to make it feasible to be 25,78% with an NPV value of Rp. 0, for the increase in the number of products per year is 5.369,9858711 products/year with an NPV value of Rp. 0.</p> LAUDIA CHENDY Hendang Setyo Rukmi Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11 PERENCANAAN DISTRIBUSI GAS LPG 12 KG MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) DI PT XYZ https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fti/article/view/1038 <p><strong>ABSTRAK</strong><br>Distribusi adalah proses penyaluran produk dari produsen ke konsumen. PT XYZ merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang distribusi atau agen liquefied petroleum gas yang berada di kota Bandung. Perusahaan belum mempunyai perencanaan distribusi yang terintegrasi sehingga pendistribusian tidak optimal. Saat ini proses distribusi gas LPG 12 kg perusahaan sesuai frekuensi pemesanan sehingga aktivitas distribusi terhambat dikarenakan tidak adanya perencanaan distribusi yang terstruktur. Permasalahan perencanaan distribusi ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP). DRP ini dapat mengelola persediaan dan merencanakan kebutuhan distribusi serta produk untuk periode yang akan datang yang dibantu dengan ukuran kuantitas pemesanan dengan metode Lot for Lot (LFL) dan Economic Order Quantity (EOQ). Dari hasil penelitian menunjukan perencanaan distribusi menggunakan metode DRP teknik LFL mampu meminimalkan biaya distribusi dibandingkan dengan proses distribusi yang dilakukan perusahaan saat ini.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRACT</strong><br>Distribution is the process of distributing products from producers to consumers. PT XYZ is a company engaged in the distribution or agent of liquefied petroleum gas in the city of Bandung. The company does not have an integrated distribution plan so that the distribution is not optimal. Currently the company's 12 kg LPG gas distribution process is according to the frequency of orders so that distribution activities are hampered due to the absence of a structured distribution plan. This distribution planning problem can be solved by using the Distribution Requirement Planning (DRP) method. This DRP can manage inventory and plan distribution and product needs for the coming period which is assisted by the size of the order quantity using the Lot for Lot (LFL) and Economic Order Quantity (EOQ) methods. The results of the study show that distribution planning using the LFL technique DRP method is able to minimize distribution costs compared to the distribution process carried out by the company today.</p> Ismi Lenia HARI ADIANTO ARIEF IRFAN SYAH TJAJA Copyright (c) 2022 2022-07-11 2022-07-11