Analisis Kinerja Over Current Relay dan Ground Fault Relay Gardu Induk Gedebage Penyulang Mesi 20 kV di PT PLN (Persero) UP2D Jawa Barat

Penulis

  • FERDY CHANDRA ZAELANI Institut Teknologi Nasional Bandung, Indonesia
  • WALUYO Institut Teknologi Nasional Bandung, Indonesia

Kata Kunci:

Arus hubung singkat, GFR, OCR, Relai, Waktu operasi

Abstrak

Pada sebuah system daya, termuat permasalahan utama yakni adnya gangguan arus hubungan singkat.  Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) melindungi sistem kelistrikan dari gangguan arus hubung singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja sistem relai arus lebih (OCR) dan relai gangguan tanah (GFR) pada penyulang Mesi 20 kV Gardu Induk Gedebage. Artikel ini menganalisis perhitungan matematis dan membandingkannya dengan data simulasi untuk menentukan arus yang disetel dan waktu pengoperasian relai dalam kondisi normal atau trip. Berdasarkan pembahasan, arus hubung singkat maksimum untuk arus hubung singkat tiga fasa terjadi pada titik kegagalan penyulang 25% yaitu sebesar 9245 A. Sedangkan arus hubung singkat minimum untuk arus hubung singkat satu fasa ke bumi terjadi pada titik gangguan penyulang 100% yaitu sebesar 907,305 A.  Hasil yang diperoleh membuktikan hal berikut dari hasil simulasi dengan setting relay OCR dan GFR yang konstan.  Jika beban 11,546 MVA maka jarak atau titik gangguan dapat mempengaruhi perubahan arus gangguan dan perubahan waktu operasi rele. Semakin jauh jarak atau titik kegagalan maka semakin lambat relay mengirimkan informasi ke pemutus arus.

File Tambahan

Diterbitkan

2026-02-26
Loading...