Pemanfaatan Limbah Tetes Tebu sebesar 0,15% dari Berat Semen sebagai Retarder pada Beton

Authors

  • AGIP RAHMAT MUHARAM Institut Teknologi Nasional Bandung
  • BERNARDINUS HERBUDIMAN Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

beton, limbah tetes tebu, waktu ikat, kuat tekan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah tetes tebu sebagai retarder terhadap waktu ikat dan kuat tekan beton. Variasi yang digunakan meliputi beton normal (0%) dan beton dengan penambahan tetes tebu 0,15% dari berat semen, dengan interval cetak 0, 1, dan 2 jam. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari dengan mutu rencana beton 25 MPa, sedangkan pengujian waktu ikat menggunakan metode Vicat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah tetes tebu memperlambat waktu ikat awal dan akhir dari 150 menjadi 165 menit, dan 225 menjadi 285 menit. Pada umur 28 hari variasi 0,15% dengan interval 2 jam cetak menghasilkan kuat tekan sebesar 26,403 MPa, lebih tinggi dibandingkan beton normal sebesar 25,650 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah tetes tebu berpotensi digunakan sebagai bahan retarder pada beton.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11