Rancangan Rekayasa Manajemen Lalu Lintas Di Jaringan Jalan Perkotaan Dengan Bantuan Model Mikrosimulasi
Keywords:
PTV Vissim, Simpang, Tundaan, Tingkat PelayananAbstract
Evaluasi kinerja lalu lintas pada Simpang Jalan A.H. Nasution – Jalan Pasir Impun dilakukan melalui pemodelan mikrosimulasi menggunakan perangkat lunak PTV VISSIM untuk menilai efektivitas alternatif rekayasa manajemen lalu lintas. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting simpang memiliki
kinerja yang sangat buruk dengan tundaan rata-rata sebesar 125,07 detik per kendaraan dan tingkat pelayanan simpang berada pada kategori F. Alternatif penanganan pertama berupa pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) mampu menurunkan tundaan rata-rata menjadi 86,36 detik per kendaraan, namun tingkat pelayanan simpang masih berada pada kategori F, sehingga perbaikan kinerja belum signifikan. Alternatif kedua berupa kombinasi pemasangan APILL dan penambahan lajur pada pendekat simpang memberikan peningkatan kinerja yang lebih baik, ditunjukkan oleh penurunan tundaan rata-rata menjadi 48,89 detik per kendaraan dan peningkatan tingkat pelayanan simpang menjadi kategori E. Meskipun demikian, kinerja simpang belum optimal akibat adanya penyempitan lajur pada segmen setelah simpang yang berpotensi menimbulkan konflik arus lalu lintas baru. Secara keseluruhan, kombinasi pengaturan sinyal dan penambahan lajur merupakan alternatif paling efektif, namun diperlukan
penanganan geometrik lanjutan untuk meningkatkan kinerja simpang secara optimal.