PERBANDINGAN KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER DENGAN SUBSTITUSI FLY ASH OLEH ZEOLIT DAN SILICA FUME SEBAGAI BAHAN POZZOLAN

Authors

  • Josep Bonamo Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Euneke Widyanigsih Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Mortar Geopolimer, Fly Ash, silica fume, zeolit, Kuat Tekan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh substitusi parsial fly ash dengan zeolite dan silica fume terhadap kuat tekan mortar geopolymer. Mortar geopolymer berbasis fly ash kelas F dimanfaatkan sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti semen Portland. Variasi yang digunakan adalah substitusi zeolite (3%, 7%, 10%, 15%) dan silica fume (3%, 7%, 10%, 15%) terhadap berat fly ash. Sebanyak 27 benda uji kubus berukuran 5x5x5 cm dibuat dna diuji kuat tekannya pada umur 28 hari. Haisl penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimum dicapai pada substitusi zeolite 15% dengan kuat tekan 39.97 MPa (peningkatan 120,71% dari baseline 18,11 MPa) dan substitusi silica fume 10% dengan kuat tekan 35,62 MPa (peningkatan 97%). Substitusi di atas kadar optimum menyebabkan penurunan kuat tekan. Zeolite menunjukkan peningkatan kuat tekan yang lebih tinggi pada persentase rendah (3% dan 7%) dibandingkan silica fume. Berdasarkan SNI 6882:2014, seluruh mortar dengan substitusi zeolite (hingga 50%) dikategorikan sebagai mortar tipe M (kuat tekan > 17,2 MPa). Disimpilkan bahwa zeolite dan silica fume efektif sebagai bahan pozzolan substitusi parsial fly ash dalam mortar geopolymer dengan kadar optimum masing-masing 15% dan 10%.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11