Pertumbuhan Kekuatan High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete

Authors

  • ADITYA GUSTIARAHMAN Institut Teknologi Nasional Bandung
  • BERNARDINUS HERBUDIMAN Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

fly ash, HVFA-SCC, kuat tekan, self-compacting concrete, beton ramah lingkungan

Abstract

Industri konstruksi merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar akibat penggunaan semen Portland. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak lingkungan tersebut adalah dengan memanfaatkan material pozzolanik seperti fly ash sebagai bahan substitusi semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan kuat tekan High Volume Fly Ash Self-Compacting
Concrete (HVFA-SCC) dengan kadar substitusi fly ash sebesar 70% terhadap semen. Metode penelitian meliputi perancangan campuran beton berdasarkan SNI 03-2834-2000 dan metode
Okamura dengan faktor air semen (FAS) sebesar 0,32. Benda uji berupa silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm dirawat dengan perendaman air dan diuji kuat tekannya pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton HVFA-SCC mengalami peningkatan seiring bertambahnya umur beton, yaitu sebesar 10,28 MPa pada umur 7 hari, 16,96 MPa pada umur 14 hari, dan mencapai 22,36 MPa pada umur 28 hari. Kuat tekan yang relatif rendah pada umur awal disebabkan oleh tingginya kadar fly ash yang memperlambat proses hidrasi awal semen, namun reaksi pozzolanik fly ash berkontribusi terhadap peningkatan kuat tekan pada umur lanjut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa HVFA-SCC dengan substitusi fly ash 70% memiliki potensi sebagai beton ramah lingkungan dengan perkembangan kuat tekan yang baik pada umur lanjut, sehingga layak digunakan untuk aplikasi struktur yang tidak memerlukan kekuatan awal tinggi.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11