PENGARUH SUBTITUSI 15% ABU AMPAS TEBU DAN 15% LIMBAH KARBIT SEBAGAI BINDER TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER

Authors

  • HILMI ABDUL GHANI Institut Teknologi Nasional Bandung
  • ERMA DESIMALIANAN Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Mortar Geopolimer, Fly Ash, Abu Ampas Tebu, Limbah Karbit, Kuat Tekan

Abstract

Penggunaan semen dalam mortar konvensional berdampak negatif terhadap lingkungan karena tingginya emisi karbon yang dihasilkan selama proses produksinya. Sebagai alternatif, mortar geopolimer
dikembangkan dengan memanfaatkan material limbah seperti fly ash (FA), abu ampas tebu (AAT), dan limbah karbit (LK) sebagai bahan penyusun yang lebih ramah lingkungan. Kandungan silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃) pada FA dan AAT berfungsi sebagai bahan pozzolan untuk membentuk jaringan aluminosilikat, sedangkan kandungan kalsium oksida (CaO) pada LK berperan dalam mempercepat proses pengerasan melalui pembentukan fase C–S–H. Penelitian ini dilakukan dengan substitusi 15% AAT dan 15%
LK terhadap FA sebagai binder, kemudian dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi AAT dan LK mampu meningkatkan kuat tekan mortar geopolimer secara signifikan, dengan nilai optimum mencapai 40,16 MPa pada umur 28 hari. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah biomassa dan limbah industri dapat mendukung pengembangan material konstruksi ramah lingkungan dengan performa mekanik yang baik.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11