IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN AREA TERBAKAR (BURNED AREA) DI GUNUNG ARJUNO, PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2023 MENGGUNAKAN METODE RELATIVED BURN RATIO (RBR) BERBASIS CITRA SENTINEL-2A
Keywords:
Kebakaran hutan, Area Terbakar, Sentinel-2A, Relativized Burn Ratio (RBR), Hotspot, Gunung ArjunoAbstract
Kebakaran hutan dan lahan merupakan gangguan ekologis yang berdampak signifikan terhadap ekosistem konservasi. Salah satu wilayah yang terdampak pada tahun 2023 adalah Gunung Arjuno,
Provinsi Jawa Timur. Identifikasi dan pemetaan area terbakar dilakukan menggunakan citra Sentinel-2A dengan metode Relativized Burn Ratio (RBR) berbasis Normalized Burn Ratio (NBR). Informasi hotspot dari sensor VIIRS dan MODIS (NASA FIRMS) digunakan sebagai data pendukung untuk memvalidasi kejadian kebakaran. Hasil analisis menunjukkan luas area terbakar sebesar 4.504,93 ha dengan dominasi tingkat keparahan sedang hingga tinggi pada lereng Gunung Arjuno. Kesesuaian spasial antara sebaran hotspot dan peta area terbakar mencapai akurasi 98,8%, yang menunjukkan efektivitas metode RBR dalam merepresentasikan distribusi dan tingkat keparahan kebakaran.