DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP MASYARAKAT DI KELURAHAN KEMUMU KECAMATAN ARMA JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA
Keywords:
Alih Fungsi Lahan, Perubahan Guna Lahan, Dampak Sosial Ekonomi, Kelurahan KemumuAbstract
Alih fungsi lahan pertanian tanaman pangan, khususnya padi sawah, menjadi lahan perkebunan dan kawasan permukiman merupakan permasalahan yang semakin meningkat seiring
perkembangan wilayah. Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, yang secara peruntukan ruang diarahkan sebagai kawasan pertanian tanaman pangan (padi sawah), mengalami perubahan guna lahan yang signifikan akibat konversi lahan sawah ke penggunaan perkebunan dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
perubahan guna lahan serta menganalisis dampak alih fungsi lahan pertanian tanaman pangan terhadap masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan
spasial dan kualitatif melalui analisis overlay peta penggunaan lahan tahun 2014, 2019, dan 2024 serta data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang didukung oleh data mata
pencaharian dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan sawah berdampak pada perubahan struktur mata pencaharian, menurunnya partisipasi masyarakat dalam kelembagaan pengairan sawah (P3A), serta berkurangnya kegiatan pasca panen seperti bawonan. Temuan ini menegaskan perlunya pengendalian alih fungsi lahan dan penguatan kelembagaan pertanian tanaman pangan untuk menjaga keberlanjutan penghidupan masyarakat.