DAMPAK KERUSAKAN TERHADAP KINERJA JALAN PADA KABUPATEN ENDE, PULAU FLORES, NTT (STUDI KASUS : SEGMEN JALAN KECAMATAN KOTA BARU, KECAMATAN MAUKARO, KECAMATAN MAUROLE, KECAMATAN WEWARIA)

Authors

  • FAUSTINUS ENGGAR KUSNO Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

kinerja jalan, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan (Level of Service), kecepatan operasional, kondisi jalan, segmen jalan pada Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Maukaro, Kecamatan Maurole, Kecamatan Wewaria

Abstract

Ruas Jalan pada segmen di Kecamatan Maurole, Maukaro, Wewaria, dan Kota Baru mengalami kerusakan akibat abrasi, banjir musiman, dan tanah longsor. Penelitian ini menganalisis dampak kerusakan terhadap kinerja jalan di keempat kecamatan tersebut. Metode analisis data pada penelitian ini memakai perhitungan analisis segmen, volume lalu lintas, kecepatan dan level of service (LOS). Hasil menunjukkan kapasitas jalan 2.576,8–2.677,2 smp/jam dengan volume lalu lintas maksimum 495,4 smp/jam, didominasi sepeda motor. Derajat kejenuhan rata-rata 0,10 menunjukkan LoS A, menurun menjadi LoS B pada jam puncak di Wewaria. Namun, kecepatan operasional kendaraan hanya 28–32 km/jam, jauh di bawah kecepatan arus bebas 52–54 km/jam, menandakan kerusakan jalan signifikan memengaruhi kecepatan, kenyamanan, dan keselamatan.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11