PRIORITAS PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PERIKANAN PADA KAWASAN MINAPOLITAN DI KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

Authors

  • NABILLA PUTERI NUR RADA Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

minapolitan, infrastruktur perikanan, prioritas pengembangan, AHP

Abstract

Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, telah ditetapkan sebagai kawasan minapolitan perikanan tangkap, dengan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kumai sebagai pusat kegiatan. Pengembangan kawasan ini memerlukan infrastruktur perikanan yang terintegrasi dan tepat sasaran. Keterbatasan sumber daya pembangunan mengharuskan penentuan prioritas dalam pengembangan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan prioritas pengembangan infrastruktur perikanan di kawasan minapolitan Kecamatan Kumai. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP), melibatkan empat
pemangku kepentingan utama: Bappeda Kabupaten Kotawaringin Barat, UPT Pelabuhan Perikanan Kumai, dan dua perwakilan tokoh nelayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa subsistem 
minabisnis usaha produksi memiliki bobot prioritas tertinggi sebesar 41%, diikuti oleh sub-sistem hilir pengolahan hasil sebesar 34%. Infrastruktur prioritas utama secara global terdiri dari pabrik es (16,83%), armada penangkapan ikan (14,93%), dan peralatan
penangkapan ikan (13,62%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengembangan infrastruktur perikanan yang lebih efektif dan berkelanjutan di kawasan minapolitan Kecamatan Kumai.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Prosiding FTSP Series 11