Identifikasi Risiko Banjir Berdasarkan Sistem Drainase dan Penggunaan Lahan di Perumahan Pondok Mitra Lestari, Kota Bekasi
Keywords:
banjir genangan, sistem drainase, penggunaan lahanAbstract
Banjir genangan di kawasan permukiman perkotaan umumnya dipicu oleh dominasi penggunaan lahan terbangun dan keterbatasan kapasitas sistem drainase dalam menyalurkan limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi rawan genangan banjir di Perumahan Pondok Mitra Lestari, Kota Bekasi, berdasarkan karakteristik penggunaan lahan dan kinerja sistem drainase eksisting. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif
melalui pemodelan hidrologi–hidraulika dengan EPA SWMM 5.2 yang dikombinasikan dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan menggunakan hujan rencana periode ulang 10 tahun (Q₁₀) dengan hujan efektif sebesar 125,6 mm. Hasil penelitian menunjukkan nilai Curve Number komposit sebesar 85,8 yang mengindikasikan limpasan permukaan tinggi. Risiko genangan bersifat terlokalisasi dan terkonsentrasi pada Saluran Dahlia, khususnya di Junction J201 dengan debit luapan maksimum sekitar 0,70 m³/detik. Temuan ini memberikan dasar spasial untuk penentuan prioritas penanganan banjir pada skala permukiman.