Analisis Perbandingan Perilaku Balok Beton Bertulang Dengan Penggunaan Tulangan Baja Konvensional Dan Tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Pada Gedung 3 Lantai
Keywords:
Balok, Tulangan Baja, GFRPAbstract
Struktur beton bertulang umumnya menggunakan baja sebagai tulangan, namun sifatnya yang rentan korosi dapat mengurangi umur layan bangunan. Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) menjadi alternatif dengan keunggulan tahan korosi, ringan, dan berkekuatan tarik tinggi. Penelitian ini membandingkan kinerja balok beton bertulangan baja dan GFRP melalui analisis numerik pada
gedung 3 lantai menggunakan ETABS, dengan dua pemodelan: seluruh elemen bertulangan baja dan kombinasi balok GFRP–kolom baja. Parameter yang dibandingkan meliputi kapasitas momen lentur (Mn), gaya geser (Vn), serta perubahan dimensi dan jumlah tulangan struktur balok GFRP. Hasil analisis menunjukkan bahwa balok GFRP mampu meningkatkan kapasitas momen lentur hingga 17,83% dibanding baja, namun memiliki kapasitas geser lebih rendah karena keterbatasannya dalam menahan tegangan tekan.
Kata kunci: Balok, Tulangan Baja, GFRP.