ANALISIS STRUKTUR GEDUNG BETON PRACETAK DENGAN BALOK DAN PELAT LANTAI PADA GEDUNG KANTOR X

Authors

  • DINAR MAHARANI SEKAR ARUM Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)
  • NESSA VALIANTINE DIREDJA Dosen, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)

Keywords:

Beton Pracetak, Kapasitas Penampang, Sambungan Mekanis, Analisis Respon Strukur

Abstract

Beton pracetak semakin banyak digunakan pada konstruksi bangunan bertingkat karena efisiensi waktu dan kualitas yang konsisten. Namun, kinerjanya di wilayah rawan gempa perlu dievaluasi, terutama pada sambungan antar elemen. Penelitian ini membandingkan respon struktur beton pracetak dengan beton konvensional pada gedung bertingkat melalui analisis respon spektrum menggunakan ETABS serta perhitungan manual kapasitas lentur dan geser sesuai standar nasional. Data dimensi, mutu material, dan detail sambungan diambil dari katalog pabrikan agar model lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan gaya geser dasar pada kedua sistem relatif sama karena pembebanan identik, sementara penyimpanan antar tingkat pracetak lebih besar, tetapi masih dalam batas desain. Rasio kapasitas penampang pracetak melebihi kondisi minimum dan efek P–Δ tetap aman. Kesimpulannya, beton pracetak dapat digunakan di zona seismik dengan perencanaan yang memenuhi kekuatan serta daktilitas, dan disarankan melibatkan data pabrikan untuk desain yang realistis.
Kata kunci: Beton Pracetak, Kapasitas Penampang, Sambungan Mekanis, Analisis Respon Strukur

Downloads

Published

2026-09-08