Aplikasi Pengindraan Jauh untuk Memantau Kualitas Udara NO2 di Kota Jakarta (2019–2020)

Authors

  • Garnida Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Sari Dewi Kania

Keywords:

Spasiotemporal, Kualitas Udara, NO2, Sentinel-5P

Abstract

Jakarta merupakan salah satu kota dengan tingkat pencemaran udara tertinggi di dunia, terutama dipengaruhi emisi antropogenik. Penelitian ini menganalisis konsentrasi Nitrogen Dioksida (NO₂) periode 2019–2020 menggunakan data satelit Sentinel-5P Level-3 melalui Google Earth Engine (GEE), serta divalidasi dengan data lapangan dari lima stasiun kualitas udara di Jakarta. Analisis dilakukan melalui pemetaan distribusi spasial, deret waktu musiman (Juni– September), dan uji akurasi menggunakan RMSE, NRMSE, MBE, serta koefisien korelasi Pearson. Hasil menunjukkan penurunan signifikan konsentrasi NO₂ pada 2020 dibandingkan 2019, dengan nilai tertinggi 134,7 μmol/m² (Juni 2019) turun menjadi 97,2 μmol/m² (Juni 2020). Validasi menghasilkan RMSE 7, NRMSE 32%, MBE 0,00, dan korelasi sedang (r = 0,58), yang masih dapat diterima untuk analisis spasial. Temuan ini menegaskan peran dominan aktivitas manusia terhadap emisi NO₂ di Jakarta serta menunjukkan potensi Sentinel-5P sebagai sumber data untuk pemantauan kualitas udara perkotaan secara berkelanjutan. 

Downloads

Published

2026-09-08