Kajian Penurunan Permukaan Tanah di Jakarta Utara Tahun 2022-2025
Keywords:
Penurunan muka tanah, DInSAR, Jakarta UtaraAbstract
Penurunan muka tanah (land subsidence) merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan di kawasan pesisir Jakarta Utara, khususnya akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan muka tanah menggunakan citra Sentinel-1A dengan metode Differential Interferometric Synthetic Aperture Radar (DInSAR) dari tahun 2022-2025, diolah menggunakan software SNAP dan dianalisis menggunakan software ArcGIS. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa terjadi penurunan muka tanah dengan nilai mulai dari -0,005 hingga -0,222 m per tahun. Pada tahun 2022 didapatkan nilai rata-rata sebesar -0,078 m/tahun, pada tahun 2023 didapatkan nilai rata-rata sebesar -0,005 m/tahun, pada tahun 2024 didapatkan nilai rata-rata sebesar -0,178 m/tahun dan terakhir pada tahun 2025 didapatkan nilai rata-rata sebesar -0,049 m/tahun.