Penerapan Terrestrial Mobile Mapping Menggunakan Kamera Aksi Untuk Pemetaan Model Tiga Dimensi Perkotaan
Keywords:
Terrestrial Mobile Mapping System, Kamera Aksi, Pemodelan 3D, Point Cloud, RMSEAbstract
Perkembangan teknologi pemetaan tiga dimensi mendorong penggunaan Terrestrial Mobile Mapping System (TMMS) berbasis kamera aksi sebagai alternatif efisien dan terjangkau. Penelitian ini menerapkan TMMS menggunakan kamera aksi untuk pemodelan 3D perkotaan serta menganalisis kerapatan point cloud dan ketelitian geometrik. Lokasi penelitian di Jl. Layar dan Jl. Loncat Indah, Kec. Arcamanik menggunakan data video, titik kontrol (GCP) dan titik uji (ICP). Pengolahan menggunakan algoritma Structure from Motion (SFM) dan Multi-View Stereo (MVS), serta CloudCompare untuk pembersihan noise dan rekonstruksi mesh. Hasil menunjukkan TMMS berbasis kamera aksi dapat digunakan untuk pemodelan 3D dengan kerapatan point cloud 2.550,02/m³, namun terdapat kekosongan data akibat keterbatasan sudut pandang dan akuisisi satu lintasan. Uji ketelitian geometrik menunjukkan RMSE horizontal 0,063 meter dan RMSE vertikal 0,051 meter, memenuhi standar nasional pemetaan skala besar untuk aplikasi pemetaan 3D perkotaan