POTENSI PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN INDEKS HIJAU BIRU INDONESIA STUDI KASUS: KECAMATAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG

Authors

  • ENNI LINDIA MAYONA Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Nasional, Bandung
  • DEWI TSABITAH Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Nasional, Bandung

Keywords:

Ruang Terbuka Hijau, Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI)

Abstract

Berdasarkan Perda RDTR Kota Bandung No.29 Tahun 2024-2044 Kecamatan Gedebage direncanakan dikembangkan menjadi pusat pelayanan kedua Kota Bandung bagian Timur yang bertujuan mengurangi kepadatan di pusat kota dan meratakan pembangunan ke wilayah timur. Kini pertumbuhan penduduk serta pembangunan di Kecamatan Gedebage semakin bertambah, yang menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas Ruang Terbuka Hijau (RTH), ini berdampak pada keseimbangan lingkungan. Berdasarkan Kebijakan Penataan Ruang RTH harus mencakup minimal 30% dari luas wilayah. Penelitian bertujuan untuk merumuskan potensi penyediaan RTH berdasarkan Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI) sesuai pedoman yang ada saat ini. Hasil analisis digunakan untuk menentukan kelurahan yang di prioritaskan dalam peningkatan RTH IHBI guna memperbaiki kualitas dan kuantitas RTH di Kecamatan Gedebage. Hasilnya berdasarkan RTH IHBI Kelurahan Rancabolang dan Kelurahan Rancanumpang menjadi perhatian utama karena ketersediaan RTH eksisting sangat rendah, kemudian diikuti Kelurahan Cimincrang dan Kelurahan Cisaranten Kidul, masing-masing kelurahan memiliki potensi pengembangan melalui RTH IHBI. Adapun konsep pengembangan RTH dapat dilakukan dengan menerapkan Urban Green Infrastructure

Downloads

Published

2026-09-08