Identifikasi Aglomerasi Pariwisata Berdasarkan Analisis Spasial (Studi Kasus Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang)
Keywords:
Aglomerasi Pariwisata, Analisis Spasial, DBSCAN, Nearest Neighbor, CiaterAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola aglomerasi pariwisata terbentuk di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Dalam prosesnya, digunakan teknologi GPS untuk memetakan lokasi wisata, lalu dianalisis dengan metode Sistem Informasi Geografis (SIG). Tahapan yang dilakukan mencakup pemetaan titik wisata (digitasi), analisis sebaran menggunakan Nearest Neighbor Analysis (NNA), serta mengelompokkan titik-titik wisata menggunakan algoritma DBSCAN. Dari analisis NNA, diperoleh nilai Zscore -16,23 yang menunjukkan bahwa objek wisata di Ciater menyebar secara mengelompok (clustered). Hasil dari DBSCAN menunjukkan ada empat pusat aglomerasi: dua besar dan dua kecil, dilihat dari jumlah dan kedekatan lokasi wisata, restoran, dan penginapan yang berada dalam radius kurang dari 1 km. Penelitian ini bermanfaat untuk memahami penyebaran wisata di lapangan dan sebagai bahan pertimbangan dalam mengembangkan kawasan wisata ke depannya