Pemetaan Risiko Bahaya Rute Jalan A.H Nasution - Cibiru

Authors

  • ANDHIKA AHMAD AL GHIFARI Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)
  • THAHIR SASTRODININGRAT Dosen, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)

Keywords:

Risiko Bahaya, Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK), Upper Control Limit (UCL)

Abstract

Jalan A.H. Nasution merupakan salah satu jalan arteri primer di Bandung Timur yang berfungsi sebagai penghubung kawasan strategis, seperti Cicaheum, Ujungberung, hingga Cibiru. Tingginya aktivitas di sepanjang jalan ini menjadikannya koridor ekonomi penting, namun kondisi perlengkapan dan geometri jalan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko bahaya untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Analisis dilakukan dengan membagi ruas jalan menjadi tiga segmen, yaitu segmen 1 (STA 0+000–STA 2+400), segmen 2 (STA 2+400–STA 3+000), dan segmen 3 (STA 3+000–STA 5+600). Metode yang digunakan meliputi Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK), Upper Control Limit (UCL), dan pendekatan 5W+1H. Hasil menunjukkan bahwa segmen 1 dan segmen 3 memiliki tingkat risiko bahaya tertinggi, sedangkan segmen 2 relatif lebih rendah. Rekomendasi penanganan meliputi perbaikan perlengkapan jalan, perbaikan trotoar, serta pembangunan median jalan.

Downloads

Published

2026-09-08