Instrumen Penilaian Kesiapsiagaan Stakeholder Terhadap Bahaya Rip Current
Keywords:
rip current, kesiapsiagaan, stakeholderAbstract
Pantai merupakan destinasi wisata unggulan di Indonesia dengan tingkat kunjungan yang tinggi, namun kondisi tersebut juga meningkatkan potensi risiko kecelakaan laut akibat rip current. Dalam kerangka manajemen bencana, fase kesiapsiagaan merupakan aspek penting untuk mengurangi dampak sebelum kejadian. Penelitian ini bertujuan menyusun instrumen penilaian kesiapsiagaan stakeholder terhadap bahaya rip current di kawasan pantai. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap penelitian terdahulu dan pedoman internasional maupun nasional. Hasil sintesis menunjukkan bahwa terdapat empat parameter utama kesiapsiagaan, yaitu: (1) kualitas dan kapasitas SDM, (2) edukasi dan kampanye bahaya, (3) sarana dan peralatan pendukung, serta (4) tanggap darurat dan penutupan pantai. Berdasarkan parameter tersebut, dirumuskan 18 indikator penilaian yang mencakup aspek pelatihan teknis, penyuluhan, rambu peringatan, peralatan keselamatan, kolaborasi komunitas, hingga dokumentasi insiden. Instrumen ini diharapkan menjadi acuan untuk mengukur kesiapsiagaan stakeholder pesisir, memperkuat sistem keselamatan wisata bahari, dan menjadi dasar validasi empiris pada penelitian selanjutnya.