Evaluasi Kinerja IPAL Dengan Unit Anaerobik- Aerobik di RW 17 Melong, Kota CImahi

Authors

  • FAKHRI JANNATAN HARITS SUNGKAR Institut Teknologi Nasional Bandung
  • MOHAMAD RANGGA SURURI Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

IPAL, waktu detensi, kualitas air limbah, anaerobik–aerobik, efisiensi penyisihan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RW 17 Melong, Kota Cimahi, yang menggunakan sistem kombinasi anaerobik–aerobik dengan media bioball. Evaluasi dilakukan melalui analisis kuantitas debit, waktu detensi, serta kualitas air limbah berdasarkan baku mutu PermenLHK No. 68 Tahun 2016. Hasil pengukuran menunjukkan debit rata-rata air limbah sebesar 2,9 L/s. Seluruh unit pengolahan tidak memenuhi kriteria desain waktu detensi, baik pada unit
sedimentasi, anaerobik, maupun aerobik. Dari sisi kualitas, hanya parameter pH dan minyak-lemak yang sesuai dengan baku mutu, sementara TSS, BOD, COD, amoniak, dan total coliform belum memenuhi standar. Kondisi ini mengindikasikan efisiensi penyisihan masih rendah akibat waktu detensi yang tidak sesuai serta adanya permasalahan operasional seperti penumpukan lumpur. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar perbaikan desain dan operasional IPAL domestik di Kota Cimahi.

Downloads

Published

2026-09-08