Mitigasi Kebakaran Pada Pelaksanaan Proyek X

Authors

  • DAFFA AUGUSTA Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)
  • KATARINA RINI RATNAYANTI Dosen, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)

Keywords:

Mitigasi Kebakaran, Tahap Konstruksi, JSA, Regulasi PUPR

Abstract

Kebakaran pada tahap konstruksi gedung merupakan salah satu risiko yang dapat menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa. Risiko ini umumnya disebabkan oleh penggunaan material mudah terbakar, aktivitas pekerjaan yang menghasilkan panas, serta keterbatasan sarana proteksi kebakaran di lokasi proyek. Penelitian ini menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta pedoman acuan yang digunakan merujuk pada Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya kebakaran berada pada pekerjaan pengelasan, penyimpanan material mudah terbakar, serta instalasi listrik sementara. Upaya mitigasi yang direkomendasikan meliputi penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penempatan material mudah terbakar pada lokasi terpisah dengan ventilasi baik, pelatihan tanggap darurat kebakaran bagi pekerja, serta inspeksi rutin terhadap instalasi listrik. Dengan penerapan strategi pengendalian risiko tersebut, tingkat risiko kebakaran dapat diturunkan ke level yang dapat diterima sehingga mendukung terciptanya lingkungan kerja konstruksi yang lebih aman.

Downloads

Published

2026-09-08