LITERATURE REVIEW: PERBANDINGAN HASIL PENGUKURAN DAN MODEL PREDIKSI KEBISINGAN PADA FASILITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA
Keywords:
Kebisingan lalulintas, Fasilitas Pendidikan, Sound Level Meter, Model PrediksiAbstract
Perkembangan pesat kawasan perkotaan di Indonesia turut meningkatkan intensitas kebisingan lalu lintas, yang menjadi isu penting terutama di zona sensitif seperti lingkungan fasilitas pendidikan. Penelitian ini merupakan studi literatur terhadap sepuluh publikasi (2015–2025) yang memadukan pengukuran kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM) dengan model prediksi, meliputi CoRTN, ASJ-RTN, Johnson Model, dan regresi. Hasil analisis menunjukkan CoRTN mendominasi penggunaan (70%), dengan selisih hasil prediksi terhadap pengukuran lapangan berkisar ±1,41 hingga ±7,3 dBA. Model ASJ-RTN dan Johnson menunjukkan akurasi cukup baik, sedangkan regresi berbasis data lokal menghasilkan kesesuaian tinggi namun terbatas pada wilayah spesifik. Perbedaan antara prediksi dan data aktual dipengaruhi oleh variabel lalu lintas, geometri jalan, kondisi lingkungan, dan cuaca. Studi ini merekomendasikan pengembangan model prediksi berbasis parameter lokal Indonesia serta eksplorasi teknologi prediksi modern untuk peningkatan akurasi pada area sensitif.