KAJIAN POTENSI LIKUIFAKSI PADA TANAH VULKANIK MENGGUNAKAN METODE ANALITIK YOUD DAN IDRISS (STUDI KASUS: KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT)

Authors

  • FAKHRI AKBAR Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)
  • DESTI SANTI PRATIWI Dosen, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)

Keywords:

tanah vulkanik, likuifaksi, SPT, Pangandaran, metode Youd dan Idriss

Abstract

Kabupaten Pangandaran merupakan wilayah dengan risiko seismik tinggi akibat aktivitas subduksi dan sejarah gempa signifikan, termasuk peristiwa tahun 2006. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik tanah vulkanik dan potensi likuifaksi di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi analisis data Standard Penetration Test (SPT) berdasarkan pendekatan empiris Youd dan Idriss (2001) serta Boulanger dan Idriss (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah vulkanik di pesisir Pangandaran didominasi oleh lapisan pasir lanauan lepas (1–15 m), pasir kasar lepas (1,5–6 m), dan lempung plastis lunak (5–8,5 m). Nilai N-SPT rendah (0–8) pada kedalaman 0–6 meter mengindikasikan kerentanan tinggi terhadap likuifaksi. Hasil perhitungan faktor keamanan (FS) menunjukkan bahwa lapisan dangkal pada BH-01 (6 m), BH- 02 (1,5 m), dan BH-03 (0,25 m) berpotensi mengalami likuifaksi (FS < 1,0), sementara lapisan lebih dalam stabil (FS > 1,2). Kombinasi nilai N-SPT rendah, kandungan material vulkanik, dan kondisi kejenuhan air menjadi faktor kritis pemicu likuifaksi. Diperlukan tindakan perkuatan tanah pada lapisan rentan untuk mitigasi risiko gempa masa depan.

Downloads

Published

2026-09-08