ANALISIS KADAR UNSUR LOGAM PADA RESIDU PADAT HASIL PROSES PIROLISIS (CHAR) LIMBAH PADAT MEDIS DENGAN JARUM SUNTIK MENGGUNAKAN METODE UJI X-RAY FLUORESCENCE (XRF)

Authors

  • OLIVIA ZAHRA PUJIASTUTI Institut Teknologi Nasional Bandung
  • MILA DIRGAWATI Institut Teknologi Nasional Bandung
  • NOVI FITRIA Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Limbah medis, Pirolisis, Residu padat, X-Ray Fluorescence (XRF, Logam berat, Mortar, Bahan substitusi

Abstract

Berdasarkan hasil analisis XRF, residu padat dari proses pirolisis limbah medis jarum suntik diketahui masih mengandung beberapa unsur logam dan mineral anorganik, dengan konsentrasi tertinggi adalah kalsium (Ca) sebesar 53.186,6 ppm, diikuti titanium (Ti)
sebesar 1.717,6 ppm, kalium (K) sebesar 863 ppm, serta unsur jejak zirkonium (Zr), stronsium (Sr), dan skandium (Sc) dalam jumlah yang lebih kecil. Kandungan kalsium yang dominan berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kekuatan mortar, sedangkan titanium dapat meningkatkan ketahanan terhadap pengaruh eksternal seperti cahaya UV. Meskipun demikian, keberadaan unsur-unsur tersebut juga perlu diperhatikan dari sisi potensi pelepasan ke lingkungan melalui uji kelarutan, sehingga pemanfaatannya sebagai bahan substitusi mortar harus melalui evaluasi lebih lanjut. Dengan demikian, residu pirolisis limbah medis jarum suntik memiliki potensi ganda, yakni sebagai sumber risiko pencemar jika tidak dikelola dengan tepat, namun juga sebagai bahan alternatif ramah lingkungan dalam konstruksi apabila dimanfaatkan secara terkontrol dan aman.

Downloads

Published

2026-09-08