Potensi Akumulasi Logam Berat pada Tanaman Padi: Literature Review
Keywords:
padi, logam berat, akumulasiAbstract
Padi (Oryza sativa L.) sebagai pangan pokok utama di Indonesia rentan terkontaminasi logam berat akibat pupuk, pestisida, serta aktivitas industri dan domestik. Kontaminasi ini dapat menurunkan kualitas panen dan menimbulkan risiko kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk membandingkan akumulasi logam berat pada padi di lima lokasi: Kangar (Malaysia), Lenjan (Iran), Kedah (Malaysia), Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Wonosobo (Indonesia). Hasil kajian menunjukkan logam esensial (Cu, Zn, Fe, Mn) lebih banyak terakumulasi di akar, sedangkan logam non-esensial (Pb, Cd, Cr, As) ditemukan pada bulir padi di beberapa lokasi. Analisis bioakumulasi
(BAF) dan translokasi (TF) mengindikasikan sebagian besar padi berperan sebagai excluder, meskipun di beberapa lokasi terdeteksi potensi akumulasi hingga bulir.