Penetapan Tarif Tol Minimum Pada Jalan Tol Ciranjang - Padalarang

Authors

  • ISMAIL MU’AFA Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)
  • KATARINA RINI RATNAYANTI Dosen, Program Studi Teknik Sipil (Institut Teknologi Nasional Bandung)

Keywords:

Jalan Tol, IRR, BCR, WACC, BOK

Abstract

Penetapan tarif tol merupakan aspek krusial dalam menilai kelayakan proyek jalan tol. Penelitian ini mengkaji Jalan Tol Ciranjang–Padalarang melalui indikator Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Weighted Average Cost of Capital (WACC), serta penghematan Biaya Operasi Kendaraan (BOK) sebagai dasar tarif tol. Metode penelitian mencakup analisis arus kas investasi, penentuan tarif berbasis BOK, dan uji sensitivitas terhadap tarif serta volume lalu lintas. Hasil menunjukkan proyek memiliki BCR > 1, namun IRR belum melampaui WACC + 2%. Nilai penghematan BOK mencapai Rp 2.970/km dengan rekomendasi tarif maksimum Rp 2.386/km. Analisis sensitivitas menegaskan kelayakan dapat dicapai dengan kenaikan tarif 10%, sehingga tarif awal Rp 2.200/km dianggap realistis. Dengan demikian, penetapan tarif tol berperan penting dalam menjamin kelayakan finansial investasi jalan tol.

Downloads

Published

2026-09-08