Penentuan Titik Netral pada Tiang Pancang sebagai Batas Transisi Negative skin Friction ke Tahanan Selimut Positif
Keywords:
Tiang pancang, titik netral, Negative Skin Friction, Kurva Load and Resistance Distribution methodAbstract
Penggunaan tiang pancang pada tanah lunak sering menghadapi masalah negative skin friction (NSF), yaitu gaya geser negatif akibat penurunan tanah yang lebih besar dibandingkan penurunan tiang. NSF menambah beban aksial (dragload) sehingga dapat mengurangi kapasitas dukung efektif. Salah satu aspek penting dalam fenomena ini adalah titik netral (neutral plane), yaitu kedalaman di mana gaya geser negatif berakhir dan berubah menjadi tahanan selimut positif. Penelitian ini bertujuan menentukan kedalaman titik netral menggunakan metode kurva beban–tahanan (load–resistance distribution method) berdasarkan data hasil Standard Penetration Test (SPT). Analisis dilakukan pada tiang tunggal berdiameter 0,6 m dengan panjang 25 m. Hasil menunjukkan titik netral berada pada kedalaman 14 m dengan total gaya negatif (Qnsf) sebesar 128,74 kN. Kurva beban–tahanan memperlihatkan bahwa di atas titik netral bekerja gesekan negatif, sedangkan di bawahnya terjadi kontribusi tahanan selimut positif. Temuan ini menegaskan pentingnya penentuan titik netral dalam perencanaan tiang pancang pada tanah lunak.