Evaluasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Desa Majaserta Kabupaten Bandung Berdasarkan Sanitation Inspections

Authors

  • SITI EVI FAUZIAH Institut Teknologi Nasional Bandung
  • NICO HALOMOAN Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

sanitasi, MCK, pengelolaan air limbah domestik, sanitation inspection

Abstract

Pemenuhan akses terhadap fasilitas sanitasi layak dan aman berperan penting dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Namun, berdasarkan data BPS tahun 2022, hanya 72% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak, dengan kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Untuk melihat seberapa jauh kondisi sanitasi dan sistem pengelolaan air limbah domestik di wilayah pedesaan, penelitian dilakukan di Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, melalui pendekatan sanitation inspection yang direkomendasikan WHO.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, serta studi dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar warga masih belum memiliki akses terhadap fasilitas MCK yang memadai dan aman. Dari 10 MCK yang ada, sebagian besar belum dilengkapi dengan tangki septik, sarana cuci tangan dengan sabun, serta belum sepenuhnya memenuhi aspek keamanan, privasi, maupun kebersihan. Sekitar 80% fasilitas masih membuang limbah langsung ke lingkungan tanpa proses pengolahan yang layak, sehingga
berisiko menimbulkan pencemaran sumber air bersih dan penyakit berbasis air. Selain itu, 8 dari 10 fasilitas mengalami kerusakan pada bagian penutup lubang atau lempengan. Hasil kajian menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur sanitasi, pembangunan sistem pengolahan limbah cair domestik, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap praktik sanitasi yang aman dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-09-08