Pengaruh Peningkatan Infiltrasi Hujan terhadap Suction dan Stabilitas Lereng pada Tanah tak Jenuh
Keywords:
Infiltrasi, Stabilitas Lereng, Tanah tak Jenuh, Suction, Faktor keamananAbstract
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki iklim hujan tropis yang menyebabkan bervariasinya intensitas curah hujan. Salah satu penyebab terjadiya longsoran pada musim hujan
disebabkan oleh infiltrasi air hujan yang menyebabkan tanah menjadi jenuh disertai perubahan pada karakteristik tanah terutama kekuatannya. Penelitian ini membahas pengaruh peningkatan infiltrasi hujan terhadap perubahan tekanan air pori negatif dan stabilitas lereng tanah tak jenuh dengan menggunakan metode elemen hingga berbasis Program Plaxis 2D. Analisis dilakukan dengan memvariasikan intensitas curah hujan sebesar 100 mm/hari, 150 mm/hari, dan 200 mm/hari selama durasi 3 (tiga) hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infiltrasi hujan
menyebabkan penurunan tekanan air pori negatif (suction) dan faktor keamanan lereng pada tiap skenarionya dengan intensitas 200 mm/hari selama 3 (tiga) hari menghasilkan penurunan yang
lebih besar dengan rata – rata penurunan yaitu 4,98% untuk suction dan 2,285% untuk nilai faktor keamanan. Derajat kejenuhan tanah meningkat mendekati 100% karena infiltrasi air hujan.