ANALISIS STABILITAS LERENG TANAH VULKANIK AKIBAT PEMBEBANAN KOMBINASI
Keywords:
stabilitas lereng, tanah vulkanik, hujan, gempa, PLAXIS 2D, faktor keamananAbstract
Lereng tanah vulkanik di Cianjur rusak akibat gempa November 2022 (5,6 M) dan curah hujan tinggi. Penelitian ini mengevaluasi stabilitas lereng pada kondisi kombinasi hujan dan gempa menggunakan PLAXIS 2D dengan model Mohr-Coulomb dan Hardening Soil. Hasil menunjukkan penurunan signifikan faktor keamanan di bawah batas SNI 8460:2017 (SF > 1,5). Model Mohr- Coulomb menghasilkan gelincir dangkal dan penurunan faktor keamanan drastis, sedangkan Hardening Soil menunjukkan keruntuhan progresif dengan deformasi lebih besar dan realistis. Analisis saturasi dan suction menunjukkan hujan meningkatkan saturasi hingga 100% dan menurunkan suction menjadi 0 kN/m², sehingga lereng menjadi kritis. Studi ini menegaskan pentingnya kajian geoteknik untuk menentukan tindakan perkuatan lereng pada wilayah rawan bencana.