Kajian Kinerja Struktural Beton Bertulang dan Struktur Kayu dalam Desain Bangunan Hotel
Keywords:
beton bertulang, kayu bangkirai, respons gempa, rasio kapasitasAbstract
Penelitian ini membandingkan respons struktur sistem beton bertulang dan rangka kayu gergajian Bangkirai pada Hotel X Ciater, dengan analisis ETABS 22.0 berdasarkan beban mati, gempa statik dan dinamik (SNI 1726:2019), serta desain kayu (SNI 7973:2023). Evaluasi meliputi kapasitas lentur dan geser balok, interaksi lentur-tekan kolom, waktu getar alami, gaya geser dasar, distribusi lateral, simpangan antar-lantai, lendutan, dan efektivitas penampang. Hasil menunjukkan balok kayu memiliki rasio lentur 0,76–0,87 dan geser 0,22–0,58; balok beton 0,42–0,80 (lentur) dan 0,23–0,53 (geser). Kolom kayu berinteraksi lenturtekan rasio 0,37–0,84; beton 0,36–0,88. Waktu getar kayu ≈ 0,63 s, beton ≈ 0,94 s, sehingga gaya geser dasar kayu 500 kN jauh lebih rendah daripada beton 2258 kN. Meskipun lendutan dan simpangan kayu lebih tinggi, keduanya memenuhi batas δ_izin dan 0,025 h. Rangka kayu Bangkirai terbukti efisien, ringan, dan kompetitif secara seismik.