PEMANFAATAN CACAHAN LIMBAH PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE ) PADA CAMPURAN AC – WC TERHADAP PENGUJIAN MARSHALL

Authors

  • SOFIA MUDZALIFAH Institut Teknologi Nasional Bandung
  • BARKAH WAHYU WIDIANTO Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Limbah Plastik PET, Modifikasi Aspal, Uji Marshall, Kadar Aspal Optimum, AC-WC

Abstract

Permasalahan kerusakan pada perkerasan jalan aspal beton (AC) masih menjadi tantangan di Indonesia akibat beban lalu lintas tinggi, iklim tropis, dan mutu material yang belum optimal. Di sisi lain, limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) terus meningkat dan menimbulkan persoalan lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi cacahan PET terhadap karakteristik aspal dan parameter Marshall pada campuran Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC). Variasi kadar PET yang digunakan adalah 0%, 3%, dan 6% dari berat aspal Pen 60/70. Hasil pengujian menunjukkan aspal modifikasi dengan
3% PET masih memenuhi spesifikasi, sedangkan kadar 6% tidak memenuhi spesifikasi. Karakteristik Marshall menunjukkan bahwa Kadar Aspal Optimum (KAO) pada campuran 0% PET sebesar 6,4%,
sedangkan pada campuran 3% PET sebesar 6,6%. Parameter Marshall terbaik diperoleh pada kadar 3% PET dengan stabilitas 1.850 kg dan flow 2,80 mm. Penelitian ini menunjukkan bahwa limbah PET 3% dapat dimanfaatkan sebagai bahan modifikasi aspal untuk meningkatkan kinerja perkerasan sekaligus mengurangi
masalah lingkungan.

Downloads

Published

2026-09-08