Analisis Kinerja Lalu Lintas Bundaran Cibeureum Kota Bandung Menggunakan Metode Bina Marga NO. 09/P/BM/2023 Dan Software Vissim
Keywords:
APILL, vissim, derajat kejenuhan, panjang antrian, tundaanAbstract
Keberadaan simpang APILL di bundaran Cibeureum merupakan upaya pengendalian simpang untuk meminimalkan konflik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas serta kinerja lalu lintas dengan metode Bina Marga dan pemodelan menggunakan Vissim. Berdasarkan hasil analisis dengan metode PKJI 2023 didapatkan kapasitas untuk pendekat utara 771 smp/jam, pendekat selatan 1176 smp/jam, pendekat timur 1 1118 smp/jam, dan pendekat timur 2 464 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan sebesar 0,78 yang menunjukkan kinerja lalu lintas baik. Berdasarkan analisis menggunakan PKJI 2023 didapatkan panjang antrean untuk pendekat utara 33,78 m, pendekat selatan 32,96 m, pendekat timur 1 45,46 m, dan pendekat timur 2 22,2 m. Hasil simulasi dengan Vissim didapatkan panjang antrian untuk pendekat utara 26,91 m,
pendekat selatan 47,34 m, pendekat timur 1 35,35 m, dan pendekat timur 2 37,59 m. Rata-rata tundaan sebesar 33,33 det dengan tingkat pelayanan D.