ESTIMASI EMISI KARBON DI AREA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT (Studi Kasus: Perkebunan Kelapa Sawit di Panglejar, Subang)

Authors

  • ADIETYA NICKO HARMIYADI Program Studi Teknik Geodesi, Institut Teknologi Nasional, Bandung
  • SONI DARMAWAN Program Studi Teknik Geodesi, Institut Teknologi Nasional, Bandung

Keywords:

Emisi Karbon, Kelapa Sawit, Landsat, Remote Sensing, Google Earth Engine, Light Use Efficiency, NDVI, fAPAR, GPP, NPP

Abstract

Perkembangan industri membawa dampak negatif, khususnya kerusakan lingkungan. Peningkatan emisi karbon menyebabkan ketidakstabilan iklim. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi karbon yang diserap oleh vegetasi kelapa sawit di perkebunan Panglejar, Kecamatan Sariater, Kabupaten Subang, dengan memanfaatkan metode remote sensing dan menggunakan data cita satelit Landsat. Estimasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan model Light Use Efficiency (LUE) melalui pemrosesan data dari NDVI, LAI, fAPAR, PAR, GPP, NPP di platform Google Earth Engine (GEE). Data yang digunakan berupa citra Landsat 5 tahun 1990 dan Landsat 8 tahun 2024. Proses pengolahan data mencakup koreksi radiometrik, kalibrasi, perhitungan indeks vegetasi, serta estimasi emisi karbon berdasarkan parameter biofisik vegetasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan dalam pelepasan emisi karbon oleh tanaman kelapa sawit selama periode pengamatan. Pada tahun 1990, estimasi emisi karbon di lokasi penelitian mencapai 70.853 ton CO2, sedangkan pada tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 72.578 ton CO2. Dengan demikian perkebunan kepala sawit dianggap mampu menjaga keseimbangan lingkungan sama seperti fungsi hutan utuh

Downloads

Published

2026-09-08