ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI KABUPATEN CIREBON MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A
Keywords:
Perubahan Garis Pantai, Cirebon, Sentinel-2A, Bilko, DSAS, Abrasi, AkresiAbstract
Kabupaten Cirebon sebagai wilayah pesisir di Jawa Barat mengalami perubahan garis pantai yang signifikan akibat proses alami dan aktivitas manusia. Penelitian ini menganalisis perubahan garis pantai di delapan kecamatan pesisir menggunakan citra satelit Sentinel-2A tahun 2019 dan 2024. Metode BILKO digunakan untuk delineasi batas darat dan perairan, sedangkan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dengan parameter Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point Rate (EPR) diterapkan untuk menghitung perubahan. Hasil menunjukkan dominasi akresi di Kecamatan Losari (33,62%), Pangenan (17,69%), dan Kapetakan (17,44%), sementara abrasi tertinggi terjadi di Losari (39%) dan Gebang (29,26%). Temuan ini menjadi dasar penting untuk pengelolaan wilayah pesisir dan mitigasi dampak aktivitas manusia