PENGARUH MODULUS KEHALUSAN PASIR PADA KINERJA SELF COMPACTING CONCRETE

Authors

  • HAMKA AHMAD ALBANNA Mahasiswa, Program Studi Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional, Bandung
  • BERNARDINUS HERBUDIMAN Dosen, Program Studi Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional, Bandung

Keywords:

Self Compacting Concrete, modulus kehalusan pasir, kuat tekan

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) merupakan inovasi beton yang mampu memadat tanpa pemadatan mekanis, sehingga meningkatkan efisiensi pelaksanaan konstruksi sekaligus kualitas beton. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja SCC adalah modulus kehalusan (FM) pasir sebagai agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi FM pasir terhadap workability dan kuat tekan beton SCC. Metode penelitian bersifat eksperimental, menggunakan tiga jenis pasir yaitu pasir Galunggung (FM 3,4), pasir Cimalaka (FM 3,7), dan pasir Garut (FM 3,8). Mix design menggunakan metode kombinasi Okamura dan SNI 03-2834-2000 dengan faktor air semen (FAS) 0,28, serta dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar FM pasir, kuat tekan beton SCC cenderung meningkat. Pada umur 28 hari, kuat tekan rata-rata yang diperoleh adalah 57,26 MPa (Galunggung), 69,29 MPa (Cimalaka), dan 74,27 MPa (Garut). Dengan demikian, modulus kehalusan pasir berpengaruh signifikan terhadap kinerja beton SCC, terutama dalam meningkatkan kuat tekan pada umur tertentu.

Downloads

Published

2026-09-08