PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN BARREL PEMBUATAN KOMPOSIT MATRIKS POLYPROPYLENE HIGH IMPACT(PPHI) BERPENGUAT SERAT NANAS DENGAN FRAKSI VOLUME 20% TERHADAP CACAT SINK MARK

Authors

  • TATA TAOPIK Teknik Mesin, Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Komposit, Polypropylene High Impact (PPHI), Serat Daun Nanas, Temperatur Pemanasan Barrel, Injection Molding, Sink Mark

Abstract

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui temperatur pemanasan barrel yang ideal pada pembuatan komposit dengan proses Injection Molding terhadap cacat Sink Mark. Pemanasan pada barrel mempengaruhi hasil komposit yang dibuat secara bentuk fisik maupun sifat mekanik. Pembuatan komposit menggunakan menggunakan Matriks Polypropylene High Impact (PPHI) dengan berpenguat Serat Daun Nanas. Proses Injection Molding dilakukan dengan menggunakan variasi temperatur pemanasan barrel 250 °C, 260 °C, 270 °C, dan 280 °C yang ditujukan untuk memanaskan komposit pada barrel, Pemanasan barrel bertujuan untuk mencairkan komposit. Fraksi volume Serat Nanas yang digunakan sebanyak 20% dengan menggunakan ukuran mesh 170. Setelah melakukan pembuatan spesimen komposit, diperoleh temperatur pemanasan barrel yang ideal yaitu 250 °C. Hasil tersebut merupakan hasil analisa cacat Sink Mark pada hasil spesimen komposit secara visual dengan parameter bentuk fisik spesimen yang mengalami paling sedikit cacat Sink Mark.

 

ABSTRACT
This research was conducted to determine the ideal barrel heating temperature in the manufacture of composites with the Injection Molding process against Sink Mark defects. Heating in the barrel affects the results of composites made in physical form and mechanical properties. Composites are made using High Impact Polypropylene Matrix (PPHI) with Pineapple Leaf Fiber as reinforcement. The Injection Molding Process is carried out by using variations in barrel heating temperatures of 250 °C, 260 °C, 270 °C, dan 280 °C which are intended to heat the composite in the barrel. Barrel heating aims to melt the composite. The volume fraction of Pineapple Fiber Used is 20% using a mesh siza of 170. After making composite specimens, the ideal barrel heating temperature is 250 °C. These results are results of an analysis of Sink Mark defects on the composite specimen results visually with the parameters of the physical form of the specimen that has the least number of Sink Mark defects

Published

2022-06-21 — Updated on 2022-07-06

Versions