Analisis Kerugian Daya dan Jatuh Tegangan Pada Saluran Transmisi dari Gardu Induk Balambano ke Gardu Induk Thermal 150 kV

Authors

  • MUHAMMAD NUR PRATAMA Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung
  • WALUYO Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

gardu induk, jatuh tegangan, kerugian daya, saluran transmisi, switchyard, drop voltage, power loss, transmission line

Abstract

ABSTRAK
Kebutuhan energi listrik yang meningkat, mensyaratkan ketersediaan energi listrik yang efisien dan berkualitas. Untuk menyuplai energi listrik tersebut dibutuhkan saluran transmisi dimana saluran ini berfungsi menyalurkan energi listrik dari sisi pengirim(pembangkit listrik) ke sisi penerima(beban listrik). Dalam proses penyaluran energi listrik terjadi kerugian energi listrik atau pengurangan energi listrik pada sisi penerima(beban listrik) dan menyebabkan jatuh tegangan sehingga menghasilkan biaya listrik yang harus dikeluarkan akibat kerugian daya. Pada penelitian ini menggunakan metode pengambilan data terukur yang selanjutnya akan dilakukan perhitungan. Hasil kerugian daya tertinggi diperoleh 205,496 kW pukul 21:00 di Line 4 dan pada Line 3 diperoleh 2461,794 kW pukul 22:00. Besarnya jatuh tegangan yang diperoleh sebesar 1797,654 ∠ 79,06º V pada line 4 dan 5946,019 ∠ 79,43 º V pada line 3. Berdasarkan standar kerugian daya PLN sebesar 5% hasil kerugian daya diatas dapat disimpulkan bahwa saluran transmisi gardu induk balambano ke gardu induk thermal masih beroperasi dengan baik.

ABSTRACT
The increasing demand for electrical energy requires the availability of efficient and quality electrical energy. To supply this electrical energy, a transmission line is needed where this channel functions to distribute electrical energy from the sending side (power plant) to the receiving side (electrical load). In the process of distributing electrical energy, there is a loss of electrical energy or a reduction in electrical energy on the receiving side(electrical load) and causes a drop voltage resulting in electricity cost that must be incurred due to power losses. In this study using the method of taking measured data which will than be calculated. The highest power loss results were obtained at 205,496 kW at 21:00 on Line 4 and on Line 3 obtained 2461,794 kW at 22:00. The magnitude of the drop voltage obtained is 1797,654 ∠ 79,06° V on line 4 and 5946,019 ∠ 79,43° V on line 3. Based on the standard PLN power loss of 5%, it can be concluded that the transmission line from the balambano substation to the thermal substation is still operating properly.

Published

2022-06-14 — Updated on 2022-07-06

Versions