Pengelompokan Rute Kendaraan Pengangkut Sampah di Wilayah Bandung Barat Menggunakan Pendekatan Savings Matriks dan Metode Nearest Neighbor (Studi Kasus di PD. Kebersihan Kota Bandung)

Authors

  • Hasni Fatimah Safitri Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Bandung
  • R. Hari Adianto Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Bandung

Keywords:

Minimasi Rute, Savings Matriks, Vehicle Routing Problem, Multiple Trips, Intermediate Facility, Nearest Neighbor

Abstract

ABSTRAK
Penelitian yang dilakukan di PD. Kebersihan ini membahas tentang penentuan rute kendaraan pengangkutan sampah yang ada di wilayah Bandung Barat. Kondisi pengangkutan sampah yang ada di wilayah Bandung Barat belum memilik rute pasti yang mengakibatkan pada saat proses pengangkutan sampah hanya mengandalkan intuisi seorang supir saja dan TPS yang dikunjungi perharinya hanya 1 hingga 2 TPS saja. Rute pengangkutan sampah dibuat dengan adanya memperhatikan adanya fasilitas antara, rute kendaraan yang bersifat majemuk. Maka dapat dimodelkan ke dalam VRP yang disebut Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). Penentuan rute pengangkutan sampah dibuat menggunakan pendekatan savings matriks dan metode nearest neighbor. Hasil dari penelitian dengan total 39 TPS ini menghasilkan 7 tur dengan container kapasitas 12 m3 dan 6 tur dengan container kapasitas 6 m3. Pengelompokan rute menggunakan savings matriks ini menghasilkan jarak yang ditempuh sebesar 1843,9 km untuk container kapasitas 12 m3 dan 1557,9 km untuk container kapasitas 6 m3. Setelah melakukan penentuan rute dengan menggunakan metode nearest neighbor, dihasilkan 1808,9 km untuk container kapasitas 12 m3 dan 1543,2 km untuk container kapasitas 6 m3.

ABSTRACT
Research conducted at PD. this cleanliness discusses the determination of the route of garbage transport vehicles in the West Bandung area. The condition of transportation of garbage in the West Bandung area has not had a definite route that resulted in the process of transporting garbage only relying on the intuition of a driver only and polling stations visited per day only 1 to 2 polling stations only. The route of transporting waste is made by paying attention to the existence of intermediate facilities, vehicle routes that are compound. It can then be modeled into a VRP called Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF). Determination of waste transport routes is made sing savings matriks approach and nearest neighbor method. The results of the study with a total of 39 polling stations resulted in 7 tours with a capacity container of 12 m3 and 6 tours with a container capacity of 6 m3. Grouping routes using savings matriks resulted in a distance traveled of 1843.9 km for a container capacity of 12 m3 and 1557.9 km for a container capacity of 6 m3. After determining the route using the nearest neighbor method, it was produced 1808.9 km for a container capacity of 12 m3 and 1543.2 km for a container capacity of 6 m3.

Published

2022-06-21 — Updated on 2022-07-11

Versions